24.9 C
Padang
Friday, November 27, 2020
Beritasumbar.com

Ustaz KH. Fadzlan Garamatan Minta Maaf pada Masyarakat Adat Papua
U

Kategori -

PADANG – Sehubungan dengan beredarnya video ceramah yang sengaja diselewengkan oleh oknum tak bertanggung jawab, Ustaz KH. Fadzlan Garamatan didampingi oleh Ketua MUI Papua KH. Saiful Islam Al Payage melakukan konferensi pers pada hari Senin, 2 April 2018 jam 16.00 WIB di Rumah Makan Abunawas, jalan Matraman Raya No.15, Kebun Manggis Matraman – Jakarta Timur.
“Saya bersyukur dan berterimakasih kepada Allah karena masalah Video Ustaz Fadzlan Garamatan, beliau dengan hati yang sangat mulia, hati yang sangat bersih, beliau mau minta maaf,” ujar Kiai Haji Saiful saat melakukan tabayun bersama Ustaz Fadzlan di Jakarta, Senin (2/3).
Pada konferensi pers itu, KH. Fadzlan Garamatan dengan hati yang tulus meminta maaf pada masyarakat Papua, meskipun video itu hanyalah fitnahan pada dirinya.
Adapun video yang diselewengkan tersebut adalah video ceramah KH. Fadzlan Garamatan pada beberapa tahun lalu yang dengan sengaja dipotong-potong, diedit, dan disebar di internet oleh oknum penghasut, untuk tujuan tertentu.

  1. Fadzlan Garamatan tidak ingin hasutan ini berpengaruh pada kerukunan antar umat beragama di Papua, yang sudah berjalan harmonis sejak dulunya. Jangan sampai berimbas dengan pelarangan azan dan pelaksanaan ibadah berpengeras suara, serta bangunan Masjid Al Aqsha di Sentani – Papua.

Pada acara konferensi pers tersebut, KH. Fadzlan Garamatan juga keluarkan surat resmi permohonan maafnya. Sesuai surat aslinya, isinya disalin sebagaimana berikut;
—–
Lembaga Sosial Da’wah dan Pembinaan SDM  Kawasan Timur Indonesia
Kepada Yth,
Seluruh Masyarakat Adat Papua
di Pesisir, Pantai, Lembah, Bukit, dan Pegunungan
Hal: Permohonan Maaf
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahiim
Dengan hormat,
Mencermati perkembangan media sosial belakangan ini, berkaitan dengan kesalahpahaman terhadap isi ceramah saya pada sebuah kajian di Jakarta beberapa tahun yang lalu, yang sengaja diviralkan lewat sebuah potongan video pendek, yang kemudian menimbulkan gangguan pada tatatan kehidupan yang telah terjalin dan terjaga dalam kebersamaan kehidupan adat istiadat di masyarakat. Serta dalam rangka menjunjung tinggi suasana ketertiban dan keamanan yang kondusif, yang telah memberi ruang kebebasan beribadah kepada seluruh umat beragama di tengah masyarakat di negeri ini, juga dalam rangka memelihara dan menjaga keutuhan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdaulat.
Bersama ini sava: Ustaz Muhammad Zaaf Fadzlan Rabbany Garamatan, putra adat asli Papua, kelahiran Kampung Patipi Pulau (Nusa), Distrik Teluk Patipi, di bawah Petuanan Raja Patipi, Kab. Fakfak, Papua Barat, sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat adat Papua, menyampaikan:
Permohonan Maaf kepada seluruh masyarakat adat Papua, atas kesalahpahaman dalam memahami isi kandungan video ceramah saya, yang telah diviralkan oleh pihak/oknum yang tidak bertanggunjawab. Yang secara sengaja atau tidak, telah menimbulkan ketersinggungan serta bibit perpecahan di antara elemen umat beragama. Dimana selama ini kerukunan antara umat beragama di seluruh Papua, telah tertata dan terjaga dengan baik dari leluhur, bahkan telah menjadi ketauladan dalam memelihara pranata sosial dengan falsafah adat “Satu Tungku Tiga Batu”.
Lewat tuntunan adat ”Satu Tungku Tiga Batu” tersebut, saya mengajak saudara-saudariku. semua komponen masyarakat adat Papua, mari kita berdiri di tanah ini untuk saling isi-mengisi dan nasehat- menasehati. Sekaligus saling menyempurnakan berbagai kekurangan yang ada di masyarakat, demi kemajuan masyarakat Papua secara luas, guna memberi perubahan terhadap masyarakat Papua yang lebih berperadaban, yang selama ini masih dipandang dan dipersepsikan sebagai masyarakat primitif yang tertinggal dan terbelakang.
Mari sama-sama kita berdiri berdampingan, dengan gagasan, pikiran, dan karya nyata, dalam pola pikir, pola sikap, dan pola tingkah, untuk saling asih, asah, asuh, dari rasa kita sendiri, agar tercipta perubahan.
Kantor Pusat :
Pondok Pesantren Nuu Waar Kampung Bunut RT. 02 RW. 06 No. 41 Desa Tamansari
Kecaman Setu Kabupaten Bekasi 17320 Jawa Barat Indonesia
Untuk kemajuan masyarakat dan negeri tercinta ini. Mari kita hindari perpecahan, dengan saling memperbaiki diri, menjaga dan menjamin ketertiban dan keamanan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Demikian permohonan maaf saya sebagian dari keluarga, kepada seluruh masyarakat adat Papua atas kesalahpahaman yang terjadi. Dan agar semua permasalahan yang ada dapat terselesaikan dengan baik, sehingga kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat hidup berdampingan dalam keberagaman dengan nilai moral dan spiritual, dapat mewujudkan pembangunan adat yang berkemajuan dan berperadaban lebih baik.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Jakarta, 2 April 2018
Hormat Saya
 
(MZ. Fadzlan  Rabbany Garamatan)
—–
(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Surat permohonan maaf Ustaz KH. MZ. Fadzlan Rabbany Garamatan (Dok. Perwira Management)

Surat permohonan maaf Ustaz KH. MZ. Fadzlan Rabbany Garamatan (Dok. Perwira Management)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Gamaik Kolaborasi Hoyak Pasar Ekraf 2020 Payakumbuh

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Grup Musik Gamaik Mandayu asal Kota Padang tampil dalam pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020 di Agam Jua Art and...

Paud Yayasan Kemala Bhayangkari Ranting Lintau Buo Peringati HGN

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Paud Yayasan Kemala Bhayangkari ranting Lintau Buo peringati Hari Guru Nasional (HGN) secara sederhana pada hari Rabu 25/11/2020 di...

Adiba Cahya Angkat Konsep Minimalis Elegan di Videoklip Lagu ‘Kesan di Matamu’ Didukung Beberapa Brand dan Produk

Adiba Cahya, gadis belia usia 14 tahun yang memiliki kecantikan ala putri keraton dan bersuara merdu, optimis meraih kesuksesan dalam meniti karir di dunia musik. Gadis asal Surabaya yang pernah sukses ikut Indonesian Idol Junior dan The Voice Kids Indonesia ini akan merilis videoklip lagu perdananya berjudul 'Kesan di Matamu' pada Selasa 24 November 2020 di kanal YouTube Chossy Pratama Production.

“Trinda Farhan Menyelami Visi Mulia Agam Madani Aristo Munandar”

Oleh Syaddam Anelka Abdillah Siapa yang tak kenal dengan Nama yang satu ini, Seorang Bupati yang ramah, mudah senyum...

Jaga Fluktuasi Harga, Pemko Payakumbuh Dukung Aspartan

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Kelompok/Asosiasi Tani di Kota Payakumbuh terus bergerak untuk mendekatkan langsung petani dengan konsumen tanpa perantara (toke) yang selama ini terjadi....
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Dicokok KPK, Ini Sepak Terjang Edhy Prabowo di KKP

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan hal tersebut. "Iya...

KPK Menyerahkan Aset BMN Untuk Mendukung Operasional Kantor KASN

Bertempat di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/11/20) diselenggarakan acara serah terima penetapan status penggunaan barang milik negara yang berasal dari...

Tak Kunjung Penuhi Panggilan Polisi, HY Dijemput Paksa

Riau,- Akhirnya Oknum ustad kondang HY Resmi ditahan oleh unit Reskrim Polsek kota Pekanbaru pada 22 November 2020 dimapolsek kota Pekanbaru...

Tak berhenti di Laporan, Riset Harus Tersambung Dengan Industri

Jakarta, - Pemerintah terus mendorong hilirisasi riset yang dilakukan oleh semua lembaga litbang. Salah satu upayanya yaitu dengan pemberian anugerah Hak Kekayaan...

IMO-Indonesia Siap Gaungkan Wisata Nusantara

JAKARTA | Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada industri wisata tanah air, terpuruknya sektor pariwisata sembilan bulan terakhir sejak pandemi membuat banyak pihak...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Bertekad Kuatkan Kearifan Lokal dan Khasanah Budaya

BOGOR - Bangsa Indonesia ini lahir terdiri dari berbagai Suku, adat- istiadat, budaya, agama, dan memiliki kearifan lokal dimasing-masing daerah. Bangsa Indonesia...

Sistem Pembelajaran Tatap Muka Bergantung Perkembangan Penanganan Covid-19 di Daerah

JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait kemungkinan diadakannya kembali Pembelajaran Tatap Muka pada...

Pengembangan Sektor Pangan Butuh Cara-Cara Baru yang Inovatif

Jakarta,- Kebutuhan yang sangat besar masyarakat dunia terhadap pangan membuka peluang yang amat besar dan akan terus bertumbuh bagi sektor tersebut. Pengembangan...

Smart Garden dan Water Recycle Sukses Dikembangkan Dosen Saintek UIN STS Jambi

JAMBI, BeritaSumbar.com - Dosen yang tergabung dalam Green Sutha UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berhasil mengembangkan sistem Smart Garden yang terintegrasi dengan Water...
- Advertisement -