24.4 C
Padang
Selasa, Oktober 19, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Tinjau Lahan Pembangunan Rest Area Ulu Aia, Ini Kata Gubernur Sumbar dan Bupati Limapuluh Kota
T

Kategori -
- Advertisement -

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, S.P. lakukan kunjungan kerja peninjauan Rest area Ulu Aia, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. Didampingi Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo, Gubernur menyampaikan pemerintah provinsi akan melakukan penataan kawasan kelok sembilan dan akan memberikan jaminan kepada pedagang agar tetap memperoleh pendapatan.

“Kita sangat apresiasi atas kerjasama para pedagang yang telah bersedia untuk ditata kembali ke lokasi yang baru. Alhamdulillah para pedagang menerima dengan baik arahan yang kita berikan,” Kata Mahyeldi.

Dijelaskannya, pembangunan rest area dilakukan agar jembatan kelok sembilan tertata dengan lebih baik. Rest area ini dalam rencana akan memiliki tida fungsi diantaranya penunjang objek wisata dan membuka lapangankerja baru bagi masyarakat.

“Tujuan tetap kepada peningkatan ekonomi masyarakat yang menggeluti usaha berdagang di destinasi wisata. Saya sudah bicara dengan beberapa pedagang, mereka baik-baik dalam menyikapi tujuan pemerintah untuk membangun rest area,” pungkas Mahyeldi.

Senada dengan Gubernur Sumbar, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo menyampaikan manfaat dari rest area yang akan di bangun tersebut. Dikatakan Safaruddin jaminan yang diberikan pemerintah provinsi Sumatera Barat akan di tindak lanjuti Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.

“Kita akan tindaklanjuti dengan baik dan terukur agar rest area yang akan di isi oleh para pedagang tersebut memiliki dampak ekonomi yang baik.” sebut Safaruddin.

Lebih lanjut dijelaskannya, jalur transportasi Sumbar- Riau merupakan salahsatu bukti nyata terhadap sirkulasi ekonomi dan perkembangan yang terjadi di Sumatara Barat dan Kabupaten Limapuluh Kota khususnya. Lahan yang akan dibangun itu merupakan lahan yang dulu juga menjadi tempat persinggahan. Untuk konsep rest area sebagai gambaran, rest area yang menyediakan tempat beristirahat nyaman dan layanan berkualitas lainnya bagi pengguna jalan. Dalam pengelolaan akan melibatkan masyarakat setempat secara profesional dan proporsional.

“Terlihat dari jalur transportasi dan tingkat kunjungan ke Kabupaten Limapuluh Kota, selaian sebagai jalur lalu lintas barang dan jasa, kelok sembilan juga menjadi destinasi wisata di Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam pengelolaan melibatkan peran serta masyarakat lokal dalam pengelolaan yang profesional tanpa ada bentuk premanisme didalamnya. Zaman berubah tahun berganti, kita sama-sama dituntut zaman untuk terus berbuat dan berinovasi dalam membangun dan mengembangankan setiap potensi yang ada untuk kesejahteraan masyarakat,” Tutup Bupati. (Rino/tikatul/Fitri)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img