Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Sikapi Perkembangan Wabah Covid-19 saat ini Walikota Payakumbuh keluarkan 20 butir Instruksi

TENTANGPEMBATASAN DAN PENGETATAN AKTIVITAS WARGA DAN AKSESIBILITAS KELUAR MASUK KOTA PAYAKUMBUH

Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi terhadap penyebaran dan dampak Corona Virus Disease (COVID-19) di Kota Payakumbuh.Dengan ini menginstruksikan Kepada:
1.Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh
2.Instansi Vertikal
3.Majelis Ulama Indonesia
4.Dewan Masjid
5.Tokoh Masyarakat dan seluruh warga Kota Payakumbuh.

Untuk:
KESATU: Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh mengkoordinir distribusi dan pemanfaatan sumber daya manusiaTHLPemkoPayakumbuh, Aparat TNI dan Polri serta relawan untuk melakukan pembatasan dan pengetatan aktivitas warga dan aksesibilitas keluar masuk Kota Payakumbuh.

KEDUA: Memberi kewenangan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah(OPD)untuk mengatur jadwal kerja di kantor dan bekerja dari rumah bagi ASN di unit kerja masing-masingdenganmenyesuaikan keadaan dan kebutuhan kerja.

KETIGA: Melarangsetiap orang yang masuk ke Kota Payakumbuh dari daerah terjangkit wabah Covid-19.

KEEMPAT: Tim gugus tugas mendirikan posko pemantauan pada titik yang telah ditetapkan, melakukan pendataan dan menindaklanjuti semua kasus.

KELIMA: Izin khusus keperluan keluar masuk darurat dapat diberikan oleh masing-masing pimpinan Forkopimda terhadap bawahan yang bersangkutandandikoordinasikan ke posko penanggulangan Covid-19 di masing-masing daerah.

KEENAM: Dilarangbongkar muat barang langsung ke pasar dan mengarahkan bongkar muat barang serta kebutuhan pokok pada titik-titik di sepanjang jalan lingkar Utara, dan disterilisasi sebelum di distribusikan ke pasar-pasar dengan kendaraan berukuran kecil lainnya.

KETUJUH: Kota Payakumbuh untuk sementara tertutup bagi pendatang dan orang yang datang dari luar Kota Payakumbuh, sehingga Camat, Lurah dan PengurusRT dan RW melakukan pamantauan kepada setiap tamu atau pendatang baru.

KEDELAPAN: Bagi setiap orang/ tamu/ pendatang baru yang lolos masuk ke Kota Payakumbuh maka yang bersangkutan diwajibkanuntuk melapor serta memeriksakan diri ke posko covid-19 di wilayah masing-masing, setelah itu melakukan prosedur isolasi mandiri.

KESEMBILAN: Camat dan Lurah bersama-sama dengan KAN,Ninik mamak, LPM, Karang Taruna, Pengurus RT dan RW agar proaktif dalam mendorong masyarakat untuk tinggal di rumah, melarang pertemuan, dan khusus penduduk yang berusia 60 tahun keatas agar tetap dirumah.

KESEPULUH: Dinas Sosial bersama Camat dan Lurah serta Ormas dan seluruh komponen masyarakat secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri melakukan penanganan dampak sosial dan dampak ekonomi yang ditimbulkan dengan mengintensifkan zakat, infak dan sedekah dari masyarakat serta optimalisasi penggunaan anggaran Dinas Sosial.

KESEBELAS: Satpol PP dan aparat akan melakukan pengetatan dan boleh memerintahkan pembubaran pertemuan dan kembali kerumah masing-masing

KEDUABELAS: Memperpanjang periode belajar di rumah bagisiswa PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA sampai dengan tanggal 15 April 2020.

KETIGABELAS: Memberhentikan sementara pelayanan masyarakat yang diberikan di Mal Pelayanan Publik Kota Payakumbuhdan kebutuhan pelayanan langsung ke dinas terkait.

KEEMPATBELAS: Mematuhi himbauan MUI Sumatera barat terkait antisipasi wabah virus Covid-19 serta menghimbau kepada pengurus mesjid dan masyarakat untuk sementera waktu tidak menyelenggarakan/melaksanakan shalat Jumat dan menggantinya dengan shalat Zuhur di rumah.

KELIMABELAS: Melarangperjalanan dinas keluar daerah bagi ASN Pemerintah Kota Payakumbuh dengan tetap mempertimbangan kemaslahatan masyarakat Kota Payakumbuh dan kepentingan kemanusiaan.

KEENAMBELAS: Meminta kepada pemilik jasa pengiriman untuk mensterilisasi barang hantarannya.

KETUJUHBELAS: Melarang resepsi pernikahan selama masa tanggap darurat bencana wabah corona diterapkansampai keadaan kembali normal.

KEDELAPANBELAS: Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh menyediakan APD bagi Dokter dan Tenaga Medis yang menangani pasien dan suspek corona virus, serta menambah ruang isolasi pasien di Rumah Sakit Adnaan WD dan RSI Ibnu Sina.

KESEMBILANBELAS: Agar semua pihak yang terlibat dalam penanganan wabah virus corona menginstal aplikasi ZOOM Cloud Meetings pada perangkat smartphone masing-masing dalam rangka mengikuti rapat yang dilaksanakan secara online dan meniadakan rapat/ pertemuan yang menghadirkan peserta rapat secara langsung di lokasi pertemuan.

KEDUAPULUH: Toleransi terhadap Instruksi Walikota tentang pembatasan dan pengetatan aktivitas warga dan aksesibilitas keluar masuk Kota Payakumbuh diberikan selama tiga (3) hari semenjak instruksi ini ditetapkan.

File Asli: Instruksi Walikota Payakumbuh

loading...