23 C
Padang
Senin, Januari 24, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Tanah Datar Berduka Dirut PT Semen Padang Sudah Pergi
T

Kategori -
- Advertisement -

Tanah Datar – Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe bersama Wakil Bupati Irdinansyah tarmizi beserta jajaran saat berkunjung ke rumah duka mengatakan meninggalnya seorang putra Tanah Datar (Dirut Semen Padang, Munadi Arifin di Rumah Sakit Gatot subroto, Senin, 15 September pukul 01.24 WIB dalam usia 60 tahun1 bulan) merupakan duka mendalam bagi masyarakat Tanah Datar khususnya dan Sumatera Barat umumnya.

Almarhum Munadi Arifin Dirut Semen Padang merupakan Tokoh bisnis yang selalu memperjuangkan ekonomi Sumbar,dikabarnya tidak sakit dimana sebelum meninggal ia berkunjung ke acara resepsi perkawinan sahabatnya di Bandung. Setelah itu, kembali ke Jakarta. Sampai di Jakarta malam hari.

Sementara itu Corporate Secretary PT Semen Padang, Benny Wandry membenarkan Dirut Semen Padang, Munadi Airfin meninggal dunia. “Beliau (Dirut Semen Padang, Munadi Arifin) meninggal dunia pukul 01.30 dini hari,” ujar Wandry,.

Ia belum bisa memastikan penyebab meninggalnya bosnya tersebut. “Beliau tidak sakit. kita juga tidak tahu persis penyebabnya,” jelasnya.

Namun, sebelum meninggal ia berkunjung ke acara resepsi perkawinan sahabatnya di Bandung. Setelah itu, kembali ke Jakarta. Sampai di Jakarta malam hari.

“Setelah itu, beliau di bawa ke RSPAD Gatsu Jakarta. di rawat di sana dan akhirnya beliau meninggal, ” katanya.

Jenazah dibawa ke rumah duka di Bukit Indarung D-1 di dekat komplek Semen padang dengan diterbangkan melalui pesawat pada pukul 06.20.

Malahan beberapa karyawan PT Semen Padang banyak yang tak percaya, orang nomor satu di perusahan semen terbesar di Indonesia ini pergi untuk selama lamanya.

“Kami sangat kehilangan, Munadi adalah pemimpin yang sangat peduli, tidak hanya kepada kami sebagai karyawan, tapi juga kepada masyarakat Sumba yang sudah mengabdi selama 33 tahun,” ujar Anton Syofnevil salah seorang karyawan PT Semen Padang.

Jenazah dikebumikan di kampung halaman, di nagari Sungayang jorong Balai Gadang dipandam kuburan kaumnya. (rfk/humas tanah datar)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img