24.5 C
Padang
Tuesday, November 24, 2020
Beritasumbar.com

Sijunjung Pesta Budaya dan Olah Raga
S

Kategori -

Padang, BeritaSumbar.com – Sijunjung kembali membuktikan kalau daerah tersebut merupakan daerah wisata dan adat.

Pembuktian tersebut melalui sebuah event arung jeram bertajuk, Silokek Geofest Rafting Word Cup 2019, yang akan diselenggarakan 10-14 November 2019.

Adapun daerah yang akan diperkenalkan pada dunia yakni Batang Kuantan Silokek Geopart dan Perkampungan Adat Nagari Sijunjung.

Ketua panitia atau Event Director Miya Maharani..yang juga Sekretaris Umum Federasi Arung Jeram Indonesia ( FAJI) Sumbar mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu kalender kegiatan International Rafting Federatiaon (IRF), yang merupakan sebuah kehormatan bisa mendapatkannya, karena ini kegiatan rutin kejuaraan Internasional setiap tahun.

Meskipun sampai Lunching, Kamis (31/10) peserta yang baru mendaftar 50 team dari 13 provinsi dan 2 negara, dengan jumlah peserta 250 orang, oficial 75 orang dan lebih 100 orang team medik.

Kegiatan ini juga diisi dengan festival kopi internasional, dimana pola pengelolaanya melalui cara tertentu juga bazar dan banyak kegiatan lainnya.

Mendukung pernyataan Miya, Ketua FAJI Sumbar Muhammad Zuhrizul, mengatakan dengan kegiatan internasional ini bisa mengangkat potensi yang ada.

“Kegiatan ini merupakan potensi besar, dimana kondisi wisata ini akan viral dibelahan dunia, apalagi para peserta akan diinapkan pada rumah gadang, yang juga baru kali ini ada di Dunia,” ulas Zuhrizul.

Ditambahkannya, rasa salut untuk Pemkab Sijunjung, dimana Bupati Yuswir Arifin dan Sekda Zefnihan sangat respon terhadap tawaran FAJI.

“Begitu kami menawarkan event ini, pak bupati dan sekda langsung respon dan memerintahkan semua SKPD dan menggubungi stakeholder yang ada untuk bisa membantu dan bergerak,” tambahnya lagi.

Apa yang disampaikan Zuhrizul dipertegas pula oleh Bupati Sijjunjung Yusir Arifin, dimana ini merupakan kejutan,karena Silokek Giopart baru 1 tahun diresmikan, namun sudah mendapat kepercayaan dunia untuk dikunjungi.

“Kami kaget karena baru 1 tahun diresmikan mentri Pariwisata, Silokek sudah menjadi alternatif wisata dunia, khususnya dalam event arung jeram,” ungkap Yuswir.

Yuswir juga menambahkan, dengan adanya event ini, tentunya akan menambah minat orang untuk berwisata ke Silokek, maka tingkat perekonomian masyarakat juga akan meningkat.

Agar wisatawan tidak merasa takut untuk mengunjungi Silokek dan kampung adat, masyarakat tidak boleh lagi mepakukan penambanga disekitar aliran sungai.

“Agar sungainya jernih akan dibuat pertigaan yang dananya berasal dari APBN, dan siapapun tidak boleh lagi menambang batu-batuan dan lainnya,” tegas Yuswir lagi.

Diyakini Yuswir, Silokek Geofest Rafting Word Cup bukan hanya untuk gagah-gahan semata, akan tetapi lebih penting menjadi tempat pembelajaran adat serta belajar bagaimana mempertahankan alam.

“Target kita bukan untuk sementara, tapi untuk jangka panjang dimana kita sudah bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi,” tukuk Yuswir.

Ditambahkan Sekda, dimana para penambang akan diarahakan menjadi pemandu wisata, sehinga mereka mendapatkan usaha baru tanpa merusak lingkungan.

“Kita jadikan masyarakat sadar wisata, mengarahkan pada kegiatan lain berupa pemandu wisata dan pedagang serta penginapan tradisinal,” tambahnya mengakhiri. (Nov)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

IMO-Indonesia Siap Gaungkan Wisata Nusantara

JAKARTA | Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada industri wisata tanah air, terpuruknya sektor pariwisata sembilan bulan terakhir sejak pandemi membuat banyak pihak...

Persentase Kesembuhan Pasien COVID-19 di Payakumbuh Capai 75 Persen

Payakumbuh, BeritaSumbar - Meski angka kasus positif COVID-19 di Kota Payakumbuh terus meningkat, Dinas Kesehatan Kota (DKK) di daerah itu mencatat angka...

Jaga Fluktuasi Harga, Pemko Payakumbuh Dukung Aspartan

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Kelompok/Asosiasi Tani di Kota Payakumbuh terus bergerak untuk mendekatkan langsung petani dengan konsumen tanpa perantara (toke) yang selama ini terjadi....

Launching TRD Holding, H Suherman TRD Lahirkan Peradaban Baru Dari Silabuak 5 Kaum

Tanah Datar, BeritaSumbar.com,- TRD Holding merupakan group bisnis terbaru H Suherman TRD untuk membangun kampung resmi diluncurkan selasa ( 17/11/ 2020) kemarin.

DWP Kota Payakumbuh Gelar Muskot

Payakumbuh--- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Payakumbuh mengadakan Musyawarah Kota (MUSKOT) untuk merencanakan program kerja sekaligus mensahkan pergantian kepemimpinan DWP Kota Payakumbuh...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Dukung PBM Tatap Muka, DPRD Payakumbuh: Terapkan Prokes Secara Ketat

Payakumbuh, beritasumbar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh, mendukung rencana pemerintah kota setempat yang akan melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM)...

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Sudah Zona kuning, Kegiatan PBM Tatap Muka Di Payakumbuh Mulai Rabu Ini

Payakumbuh, beritasumbar.com - Setelah ditetapkan kembali sebagai daerah zona kuning atau daerah dengan zona penyebaran rendah, Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat akan...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Melihat Kondisi Jalan Memprihatinkan, Warga Tanam Batang Pisang

Sijunjung,BeritaSumbar.com, --Sungguh memprihatinkan jalan negara lintas sumatera disimpang Simanjung Nagari Padang Sibusuk kecamatan Kupitan kabupaten Sijunjung ditanami Batang Pisang oleh masyarakat pada...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Kak Seto Hadir di Acara Seminar Peringatan HUT PGRI Dan HGN Sijunjung

Sijunjung, Berita Sumbar--Memeriahkan HUT PGRI ke 75 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2020, di Kabupaten Sijunjung, ditandai dengan Workshop dan Seminar Nasional...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...
- Advertisement -