26 C
Padang
Saturday, October 31, 2020

Semakin Ramai, Kawasan Batang Agam Akan Dikelola Mandiri

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,– Pemerintah Kota Payakumbuh akan menyiapkan pengelolaan mandiri untuk kawasan Batang Agam (BWSS5) yang saat ini semakin ramai dikunjungi warga, Selasa (23/6).
Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi Wakil Wali Kota Erwin Yunaz didampingi oleh Asisten II Elzadaswarman, bersama Kadis PUPR Muslim, Kadis DISPARPORA Andiko Jumarel, Kadis Lingkungan Hidup Dafrul Pasi, Kadis Koperasi dan UKM Dahler dan Kasat PolPP Devitra, di Balaikota.
Wawako Erwin Yunaz mengatakan pengelolaan kawasan Batang Agam yang baik akan membuat sektor ekonomi di kawasan tersebut semakin bergeliat. Kawasan ini diciptakan pemerintah untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebaik-baiknya, pengelolaan yang baik akan membuat sektor ekonomi tumbuh pula.
Ditambahkan, selain pengelolaan tempat yang baik, pemerintah juga akan menyiapkan kegiatan-kegiatan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di sektor tersebut. Sarana publik yang tentunya menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Batang Agam.
“Meski akan banyak kegiatan, pengelolaan harus tetap memikirkan keseimbangan di daerah. InsyaAllah Batang Agam ini akan disiapkan pengelolaan mandirinya,” ujarnya.
Saat ini, pemerintah belum memberlakukan tarif masuk ke area Batang Agam, namun Pemko saat ini akan fokus agar masyarakat yang memanfaatkan kawasan tersebut dapat tertib.
“Kita mengelola penempatan dulu, seperti perilaku tertib bagi masyarakat. Sehingga kawasan ini akan selalu terjaga, seperti tidak menginjak rumput di taman, tidak buang sampah sembarangan, apalagi ke sungai Batang Agam,” sebutnya.
Terkait ramainya kunjungan kawasan Batang Agam di era tatanan normal baru produktif aman Covid-19 (TNBPAC), Erwin Yunaz menyebutkan Pemko telah menyiapkan seluruh protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh masyarakat.
“Bagi masyarakat yang mengunjungi Batang Agam akan diwajibkan untuk menggunakan masker, jaga jarak, dan lainnya. Nantinya akan kita siapkan tempat-tempat cuci tangan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatpol PP Devitra menyampaikan tim satgas penegakan protokol kesehatan yang terdiri dari TNI-POLRI dan Satpol PP terus gencar berpatroli melakukan pengawasan dan menindak tegas warga yang masih abai dengan aturan.
“Sanksi yang diberikan cukup beragam, pendekatan yang humanis dan mendidik kita harapkan dapat membuat masyarakat ikut patuh pada aturan saat ini,” ujarnya.
Kadisparpora Andiko Jumarel menyebut tidak hanya kawasan Batang Agam saja, kawasan wisata lainnya yang ada di Payakumbuh juga harus mengikuti protokol kesehatan.
“Segala sesuatu aturan ini sudah disiapkan oleh Dinas Pariwisata. Dan ini harus dijalankan, kita tidak ingin nantinya akan ada penambahan kasus positif Covid-19, terlebih saat ini Payakumbuh kasus sudah nol,” pungkasnya. (Humas)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Pandemi Covid-19 dapat Mengancam Penurunan Populasi Hiu, Bagaimana Dampaknya terhadap Ekosistem?

Selama pandemi Covid-19 ini, tentunya kita dihadapkan dengan pencarian solusi terkait masalah ini dengan berbagai upaya penelitian, terutama untuk penelitian vaksin Covid-19....

Tim Gabungan Terpadu Ikut Turun Tegakkan Perda AKB Di Payakumbuh

Payakumbuh - Tim Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh mendapatkan asistensi sekaligus dimonitor oleh Tim Gabungan Terpadu penegakan Perda Nomor 6 Tahun 2020 Provinsi...

Menepis Mitos Menjelang Hadirnya Vaksin COVID-19

Pemerintah Indonesia berencana akan memulai vaksinasi COVID-19 pada bulan Desember 2020. Setidaknya ada tiga kandidat vaksin COVID-19 yang bakal masuk ke RI pada November...

Sri Rejeki Si Primadona Pembawa Rezeki di Tengah Pandemi

Mari mengenal salah satu jenis tumbuhan yang sedang marak dibudidayakan dikalangan ibu-ibu saat ini, siapa lagi kalau bukan Sri Rejeki atau kita...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pecah Rekor Positif Covid-19 Di Payakumbuh, Muncul Klaster Tahanan Polisi

Payakumbuh, www.beritasumbar.com - Kasus Covid-19 di Kota Payakumbuh pecah rekor, dimana pada pada Jumat, 30/10 terkonfirmasi 30 orang warga positif virus corona...

Umumkan Hasil Seleksi CPNS, Pemko Padang Berikan Masa Sanggah Tiga Hari

Padang,beritasumbar.com - Perserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Padang, yang tidak lulus seleksi bisa melakukan sanggah dalam waktu tiga hari...

Tenun Balai Panjang Pukau Ribuan Pasang Mata Dalam ISEF 2020

Payakumbuh --- 12 desainer menampilkan karya terbaiknya dalam Fashion Show di hari ketiga gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang diselenggarakan secara...

Cerdik, Camat Payakumbuh Timur Genjot Penerimaan PBB lewat Program BPUM

Payakumbuh, --- Perpanjangan masa pendaftaran warga calon penerima bantuan presiden (Banpres) produktif bagi usaha mikro atau Bantuan Pemerintah untuk Usaha Mikro (BPUM)...
- Advertisement -