Limapuluh Kota, BeritaSumbar.com,-Serangkaian tes mulai dilalui para relawan demokrasi Kabupaten Limapuluh Kota di KPU setempat. Mereka diseleksi untuk terjun dalam mensukseskan pemilu serentak 2019 ini.

Tes tersebut, meliputi tes tertulis serta tes wawancara yang dilakukan langsung oleh masing-masing Komisioner KPU Kabupaten Limapuluh Kota pada Kamis (17/1) siang.

Dari 78 calon Relasi penghubung Pemilu mengikuti tes, yang akan diterima sebanyak 55 orang untuk ditempatkan di 10 basis yang di 13 kecamatan, 79 nagari serta 410 jorong se Kabupaten Limapuluh Kota.

10 basis itu, yakni basis keluarga, basis pemilih pemula, basis pemilih muda, basis pemilih perempuan, basis disabilitas, basis pemilih berkebutuhan khusus, basis pemilih marginal, basis komunitas, basis keagamaan dan basis warga internet.

“Untuk Relawan Demokrasi masih dalam tahap tes wawancara. Ada 55 relawan demokrasi ini yang akan ditempatkan di 10 basis,”terang Masnijon Ketua KPU Limapuluh Kota melalui divisi Hukum Amfreizer saat tes berlangsung diaula KPU setempat.

Dijelaskan Amfeizer, tujuan dibentuk Relawan Demokrasi itu, yakni untuk meningkatkan kwalitas proses Pemilu, meningkatkan partisipasi pemilih, meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi dan membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam agenda Pemilu.

“Setelah Relawan Demokrasi ini terbentuk, nantinya mereka akan turut ke tengah-tengah masyarakat untuk sosialisasikan Pemilu ini dengan metode simulasi Pemilu, melalui permainan, diskusi kelompok, ceramah, melalui alat bantu serta postingan di media sosial,”ucap Amfreizer.

Terhadap masyarakat, Relawan Demokrasi itu menyebarkan pentingnya demokrasi terhadap tatanan negara , yaitu melalui partisipatif Pemilu. “Kepada masyarakat, Relawan Demokrasi ini memberikan edukasi Pemilu. Seperti jadwal Pemilu, tatacara pemberian suara serta pengenalan peserta Pemilu ke masyarakat,”ucapnya.

Ke 55 Relawan Demokrasi terpilih nantinya, ucap Amfreizer , merupakan orang-orang yang indepnden, memiliki pergaulan luas, berprilaku baik serta bertindak santun.

“Relawan Demokrasi ini adalah orang-orang independen. Dalam bertugas, mereka tidak diperbolehkan menerima pemberian apapun atau gratifikasi dari peserta Pemilu,”terang Amfreizer.(*)

loading...