spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Profesor Perawat Indonesia dan Fakultas Keperawatan Universitas Andalas Gelar Pendampingan Psikososial dan Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Padang
P

Kategori -
- Advertisement -

Padang,Beritasumbar.com,- 5 Desember 2025 — Bencana banjir bandang yang melanda Kota Padang beberapa hari lalu membawa dampak besar bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang terpaksa mengungsi. Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian, Perwakilan Profesor Perawat Indonesia bersama tim dari Fakultas Keperawatan Universitas Andalas (UNAND) turun langsung ke dua posko pengungsian untuk memberikan pendampingan psikososial dan penyerahan bantuan bagi para penyintas.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipimpin oleh Prof. Nelwati, S.Kp, MN., Ph.D yang merupakan Guru Besar Tetap Fakultas Keperawatan UNAND dengan dua orang Guru Besar lainnya yakni Prof. Dr. Ns. Meri Neherta, S,Kep., M.Biomed dan Prof. Dr. Emil Huriani, S.Kp, MN. Kegiatan ini juga didukung oleh tim dosen Keperawatan Jiwa yakni Dr. Ns. Rika Sarfika, S.Kep., M.Kep dan Ns. Ira Erwina, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.J. Enam orang mahasiswa Prodi Profesi Ners dan empat orang mahasiswa perwakilan BEM Fakultas Keperawatan UNAND turut serta dalam kegiatan ini. Kehadiran para profesor, dosen, dan mahasiswa ini menunjukkan kuatnya komitmen profesi keperawatan dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Kolaborasi Profesor Perawat Indonesia dan Fakultas Keperawatan UNAND mengunjungi dua titik pengungsian utama, yaitu SDN 2 Cupak Tangah dan Masjid Taqwa Koto Tuo Kapalo Koto, Pauh. Kedua lokasi tersebut masih menampung ratusan warga dari berbagai usia yang membutuhkan dukungan fisik maupun emosional di tengah ketidakpastian pasca-bencana.

Salah satu fokus kegiatan adalah pendampingan psikososial untuk anak-anak, yang menjadi kelompok paling rentan terhadap dampak emosional setelah peristiwa traumatis. Sebelum pendampingan diberikan, skrining kesehatan mental pada anak dilakukan dengan menggunakan instrumen yang valid. Melalui berbagai aktivitas bermain, menggambar, dan sesi komunikasi hangat, tim berupaya menciptakan suasana yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak. Aktivitas ini dirancang agar mereka dapat mengekspresikan emosi, mengurangi kecemasan, serta memperoleh dukungan psikologis yang sangat dibutuhkan selama masa pengungsian.

Selain pendampingan, tim juga menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan dasar kepada warga di kedua posko tersebut. Bantuan yang diserahkan meliputi satu kodi selimut, satu kodi handuk, setengah kodi mukena, setengah kodi sarung, setengah kodi sajadah, empat lusin celana dalam wanita, pria dan anak-anak, tujuh kardus susu kotak UHT, dua kardus roti, sepuluh pak biskuit kering, dua pak besar tisu, dan tiga pak pembalut. Selain logistik, peralatan yang diperlukan untuk kegiatan pendampingan psikososial pada anak berupa buku gambar, pensil warna, buku tulis, dan alat tulis juga disiapkan sebanyak dua lusin. Seluruh donasi ini merupakan hasil penggalangan dana dari Profesor Perawat Indonesia, yang secara kolektif memberikan dukungan agar masyarakat terdampak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di pengungsian.

Kehadiran tim kesehatan, khususnya tenaga perawat, memberikan dampak signifikan dalam membantu masyarakat pulih dari situasi krisis. Tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga dukungan emosional dan sosial yang sangat penting bagi keberlanjutan proses pemulihan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara akademisi profesi keperawatan, dan mahasiswa dapat memberikan kontribusi besar dalam penanganan bencana. Tim berharap pendampingan ini dapat terus berlanjut sehingga para penyintas, terutama anak-anak, dapat bangkit lebih kuat dan kembali menjalani kehidupan secara normal.

Oleh: Nelwati
Guru Besar Tetap Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img