30.5 C
Padang
Wednesday, October 21, 2020

Prabowo Mau Beli Kapal Perang Bekas Jerman? Ini Kata Wamenhan

Indonesia dikabarkan berminat untuk membeli kapal perang atau fregat bekas asal Jerman, yakni kelas Bremen, F 214 Lubeck. Fregat ini merupakan satu-satunya fregat kelas Bremen yang tersisa di Jerman. Rencana ini mencuat setelah pembelian fregat Iver Huitfeldt dinilai membutuhkan proses waktu yang lama.

Ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jakarta, Rabu (2/9/2020), Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono membantah hal tersebut.

“Belum, belum. Kita sedang teliti semua. Kita sedang menyiapkan seperti defence masterplan kita seperti apa. Dari situ (terlihat kebutuhannya). Itu kan wacana ya. Saya sih belum, belum ada pembelian,” kata Trenggono.

Lebih jauh, Ia menyebut bakal lebih memprioritaskan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang memiliki kekuatan baik. Di sisi lain, tentu ada harga yang harus dibayar.

“Rencana beli yang baru dong, yang bagus dong,” ujar Trenggono.

Isu ketertarikan Indonesia membeli alutsista bekas terlihat dari dokumen-dokumen yang diterima situs khusus pertahanan, www.janes.com. Surat tersebut menyebut pengadaan yang harus diprioritaskan antara tahun 2020 dan 2024, seperti TNI-AL akan memenuhi persyaratan keamanan nasional yang diuraikan dalam fase III cetak biru moderasi militer, Minimum Essential Force (MEF).

Kelas Bremen terdiri dari delapan fregat yang ditugaskan oleh Angkatan Laut Jerman antara tahun 1982 dan 1990. Fregat ini memiliki panjang 130 meter dan dapat menampung 219 awak. Fregat itu juga dapat menerbangkan hingga dua helikopter.

Dalam hal persenjataan, kelas Bremen dilengkapi dengan peluncur rudal anti-kapal RGM-84D Harpoon, rudal anti-udara Raytheon Sea Sparrow, dan empat tabung torpedo 324 mm. Ia juga dilengkapi dengan meriam angkatan laut Oto Melara 76 mm / 62 di posisi utama dan dua meriam 20 mm dari Rheinmetall.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Razia Hari Ke Lima, Menyisir Kantor Pelayanan Publik, 4 Orang Terjaring

Payakumbuh --- Razia mobile yang dilaksanakan Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh pada hari ke lima menyisir ke kantor-kantor pelayanan publik yang ada di...

Kodim 0311/Pessel Dukung Operasi Yustisi

Pessel,-- Ditengah kesibukan dalam pelaksanaan program tentara manunggal membangun desa (TMMD) ke-109 yang berlokasi di kampun Dilan kenagarian Pancung Taba kecamatan IV...

Pacu Itiak, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, Simak Sejarahnya

Payakumbuh --- Pacu Itiak atau yang biasa dikenal sebagai Pacu Terbang Itiak merupakan salah satu permainan anak nagari di Kota Payakumbuh telah...

Minggu Jumlah Warga Payakumbuh Positif Covid-19 Kembali Melambung

Payakumbuh, -- Ledakan besar kasus positif covid-19 di Kota Payakumbuh kembali terjadi. Sepanjang Minggu (18/10) ini, terkonfirmasi 18 orang warga kota positif...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Perbumma Adat Nusantara Kupas Prospek dan Solusi Peningkatan Penyediaan Pangan Nusantara

JAKARTA – Hari Pangan Sedunia yang ke XL pada tanggal 16-Oktober 2020, moment yang tepat bagi Perbumma Adat Nusantara dan KUP Suta...

GM FKPPI Jambi Hadiri Silaturahmi Ormas dan OKP Bersama Polda dengan Tema Jambi Cinta Damai

JAMBI - Kepolisian Daerah Jambi selalu dekat dan merangkul Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dengan mengadakan Silaturahmi untuk meningkatkan...

P3S Gelar Webinar Dengan Tema “Masa Depan Penyiaran Analog (Konvensional) di Indonesia”

Topik menarik seputar kontroversi antara penyiaran analog dan digital akan dibedah dalam webinar Political and Public Policy Studies (P3S) dan esensinews.com yang...

Kemen PUPR: Pembangunan Bendungan Dapat Cegah Banjir Pangkalan

Limapuluh Kota, Beritasumbar.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI mengemukakan salah satu solusi untuk mengatasi banjir yang melanda...
- Advertisement -