Kandi Sawahlunto,BeritaSumbar.com—Sebanyak 40 orang peserta pelatihan Penanggulangan bencana Kota Sawahlunto, melaksanakan praktek lapangan. Dalam praktek lapangan ini, kita memberikan materi pemasangan tenda pengungsi, sehingga peserta paham dan bisa memasang tenda apabila terjadi bencana didaerah ini, kata Dedi Satria, ketua pelaksana pelatihan Badan Penanggulan Bencana Daerah, Dilokasi Camping ground Kandi, Sabtu (12/10).

Menurut Dedy Satria peserta pelatihan dalam daerah, relawan penanggulan bencana dari unsur BPD desa ini, Kedepannya masing-masing desa bisa menganggarkan dana desa untuk penanggulangan bencana di desanya. Kota Sawahlunto termasuk wilayah yang sangat rawan dengan berbagai bencana, seperti tanah lonsor, pergeser tanah, banjir bandang, dan bencana lainnya.

Dengan adanya kepedulian pemerintah desa dalam menyediakan dana desa untuk penanggulangan bencana, akan meringankan beban pemerintahan kota, jelas Dedy.
Pemerintahan Desa bersama BPD sebagai pemerintah terdepan, supaya peduli meningkatkan kesiap siagaan dan kapasitas, dan pengambil keputusan di tingkat pemerintah terdepan, dalam penanggulangan bencana di kota Sawahlunto.

Selesai Pelatihan ini bisa meningkatkan kemampuan individu dan kelompok masyarakat dari unsur BPD. Begitu juga dengan adanya praktek pemasangan tenda ini, berarti disetiap desa yang ada dikota Sawahlunto sudah ada masyarakat yang paham dan bisa memasang tenda pengungsi yang ukuran 6 meter kali 12 meter.

Selesai pelatihan ini, kita berharap para peserta pelatihan telah memiliki ilmu pengetahuan tentang penanggulangan bencana serta penganggarannya dalam dana desa. Kedepannya kita berharap masing-masing desa bisa menganggarkan dana desa untuk pembuatan tenda kecil dengan ukuran 3 meter kali 3 meter. Apabila terjadi bencana disuatu tempat atau desa, maka tenda-tenda ini bisa dimanfaatkan, kata Dedy.(alim)

loading...