27.5 C
Padang
Friday, November 27, 2020
Beritasumbar.com

Pembangunan Jalan Tol Padang-Riau Akan Dimulai
P

Kategori -

Padang – Sesuai amanat undang-undang No 26 tahun 2007 tentang penataan ruang kota, Padang telah memiliki rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) melalui bantuan teknis dari Direktorat Jenderal penataan ruang, Kementerian Pekerjaan Umum pada tahun 2010. Dari luas 694.96 KM2 wilayah daratan Kota Padang, hanya 25 persen yang merupakan wilayah efektif perkotaan.

Sedangkan 75 persen merupakan kawasan lindung yang terdiri dari hutan suaka, hutan lindung, sempadan pantai, sungai, pertanian, dan ruang terbuka hijau kota. Sehingga Kota Padang memiliki keterbatasan daya dukung dan daya tampung yang dapat dikembangkan untuk kegiatan perkotaan.

Demikian disampaikan Wakil Walikota Padang Ir. H. Emzalmi, MS.i didampingi Sekda Nasir Ahmad, dan Kepala Bappeda H. Hervan Bahar pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema” Implementasi dan evaluasi RTRW Kota Padang tahun 2010-2030 serta issu-issu strategis penataan ruang,” di ruang Abu Bakar Jaar, lantai II Balaikota Padang, Selasa (6/10).

RTRW Kota Padang telah mengakomodir beberapa fungsi penting Kota Padang dan disusun dengan memperhatikan serta mempedomani RTRW nasional. Dimana Kota Padang memiliki posisi strategis, berada dipesisir barat pulau sumatera, mengemban fungsi sebagai pusat kegiatan nasional (PKN)

Begitu juga berdasarkan RTRW Provinsi Sumbar, Kota Padang berada di posisi sebagai Kota inti dari pengembangan Kota Metropolitan, sebagai pusat kegiatan nasional, ucap Wakil Walikota Emzalmi.
Setelah itu RTRW Kota Padang juga telah ditetapkan melalui Perda No 4 tahun 2012 tentang rencana Tata Ruang wilayah Kota padang tahun 2010-2030, dan telah dijadikan acuan bagi Pemko Padang dan masyarakat umum dalam perencanaan, pemanfaatan serta pengendalian pembangunan di Kota Padang. Kemudian pola ruang dan struktur ruang pada RTRW Kota Padang juga sudah selaras dengan prioritas pembangunan yang menjadikan Kota tercinta sebagai kota pendidikan, perdagangan, pariwisata, yang sejahtera, religious dan berbudaya.

Menjadikan bagian terpenting dari fasilitas kota yang kita miliki. Terlebih lagi akan dimulainya pembangunan jalan tol Padang-Bukittinggi-Riau, yang tentunya akan menimbulkan multiplier effect yang positif bagi Kota Padang khususnya dan Sumbar pada umumnya.

Sedangkan Kepala Bappeda Kota Padang H. Hervan Bahar menyampaikan, tujuan yang diharapkan dari Focus Group Discussion (FGD) adalah menjaring informasi dan permasalahan tentang implementasi RTRW 2010-2030, sebagai bahan untuk evaluasi dan peninjauaan kembali RTRW tersebut.

Melihat kesesuaian RTRW antara RTRW dan kebutuhan pembangunan yang memperhatikan perkembangan lingkungan startegis. Hal –hal terkait dengan perubahan mendasar dalam RTRW Kota Padang tyahun 2010-2030, serta mempertimbangkan hal-hal yang kurang sesuai dengan RTRW Kota Padang tahun 2010-2030 yang ada saat ini.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Walikota Buka Muzakarah MUI Kota Payakumbuh

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,— Walikota Payakumbuh yang diwakili Staff Ahli bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Ir. Syahril buka acara Muzakarah Majelis Ulama Indonesia (MUI)...

Jaga Fluktuasi Harga, Pemko Payakumbuh Dukung Aspartan

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Kelompok/Asosiasi Tani di Kota Payakumbuh terus bergerak untuk mendekatkan langsung petani dengan konsumen tanpa perantara (toke) yang selama ini terjadi....

Urgensi Vaksin Covid-19

Oleh: Ayu Resti Andrea Suri - Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Baru-baru ini masyarakat telah digencarkan oleh banyaknya vaksin yang...

Pembelajaran Tatap Muka Dimulai, Ini Kata Kadisdik Kota Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Kota Payakumbuh melalui dinas pendidikan kembali menyampaikan pembelajaran dengan sistem tatap muka kembali dilakukan. Tentu hal ini tetap memperhatikan protap...

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...

Peminat KPPS Di Kecamatan VII Koto Padang Pariaman Melimpah

Padang Pariaman, beritasumbar.com -Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan VII Koto Sungai Sariak menyerahkan hasil seleksi calon Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) oleh...
- Advertisement -