28.4 C
Padang
Wednesday, October 21, 2020

Payakumbuh Sentra Penyeda Bibit Sayuran Berkualitas

Kementerian Pertanian RI, melalui Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan, mengirim staf Litbang Kementerian Pertanian, Prof. Ir. Irsal Las, MS, ke Payakumbuh, Selasa (2/9). Kedatangan profesor pertanian ke Payakumbuh, didampingi Ir. Ismon, M.Sc dari BPTP Sukarami dan sejumlah staf. Dalam rangka persiapan, untuk menjadikan Payakumbuh sebagai daerah sentra penyedia bibit sayuran berkualitas ke depan.

Robongan Kementerian Pertanian RI itu, diterima langsung Walikota Payakumbuh, Riza Falepi dikantornya di  Balaikota Bukik Sibaluik. Walikota Riza menjelaskan, komitmen pemko dalam program tanaman holtikultura ini sejak bebarapa tahun terakhir. Termasuk dalam membangun infrastruktur untuk pertanian.

Menurut Walikota,  komoditas sayur-sayuran yang dimiliki Payakumbuh, sudah dikenal luas.  Hadirnya Terminal Agro yang berada di Koto Panjang Payobasuang, Kecamatan Payakumbuh Timur, bentuk kepedulian pemko dalam program tersebut. Sementara itu, di setiap kecamatan, juga sudah punya Sub Terminal Agrobinis dengan produksi andalan masing-masing.

Walikota berharap, kunjungan staf Litbang Kementerian Pertanian  Irsal Las,  bersama   Ismon, dari BPTP Sukarami dimaksud, memberi warna positif terhadap kemajuan pertanian tanaman holtikultura Payakumbuh ke depan. Makanya, usai pertemuan dengan walikota, rombongan profesor dibawa ke lapangan di Kelurahan Koto Baru Payobasung, meninjau rumah kompos dan pembibitan tanaman sayuran  yang dikembangkan  Keltan Bina Bersama.

Menurut Prof. Irsal, Payakumbuh mempunyai lahan yang cukup luas untuk dijadikan  sebagai lahan penelitian dan pengembangan bibit sayur yang berkualitas. Melalui kerjasama dengan BPTP Sukarami, Kementerian akan berusaha untuk mengembangkan jenis bibit sayuran yang berkualitas dan bisa dipasarkan ke daerah lainnya di Sumatera. ”Rencananya, kota ini, akan disiapkan sebagai sentra  sayur-sayuran berkualitas asli Payakumbuh, seperti cabe Kopay dan lainnya.

Menurut Kadis Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Kehutanan, Iqbal Bermawi, bersama Staf Ahli Walikota, Merry Yuliesday, tahun 2013,  Payakumbuh mendapat bantuan untuk membangun Rumah Kompos dan bibit Sayuran sebanyak Rp. 35 juta. Bantuan ini disalurkan ke Keltan Bina Bersama di Koto Baru Payobasuang yang memiliki Sub. Terminal Agro Koba Jaya. Bibit sayuran tersebut merupakan 6 jenis komoditi yang sedang dikembangkan oleh Kementerian, yaitu mentimun, pare, kacang panjang, buncis, gambas (pitulo), serta terong tauco.

Ke-enam jenis komoditi sayuran ini  ditanam berbarengan di lahan sekitar 1 Hektar yang dimiliki oleh Keltan Bina Bersama. Kemudian akan dilihat dan diteliti, jenis komoditi mana yang bisa bertahan dan mempunyai kualitas yang baik. Kedepannya, pemko akan merencanakan untuk membuat Rumah Bibit dari 6 jenis komoditi tadi, dengan bekerjasama dengan Balai Litbang Kementerian Pertanian dan Keltan-Keltan yang ada di Payakumbuh. Sehingga, nantinya Payakumbuh menjadi sentra Penyedia bibit komoditi sayuran yang berkualitas” ujar Iqbal.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

30 Orang Terjaring Razia Prokes Di Kawasan Batang Agam

Payakumbuh --- 30 orang harus memilih diberikan sanksi kerja sosial di Kawasan batang Agam. Warga yang terkejut kedatangan Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh...

Minggu Jumlah Warga Payakumbuh Positif Covid-19 Kembali Melambung

Payakumbuh, -- Ledakan besar kasus positif covid-19 di Kota Payakumbuh kembali terjadi. Sepanjang Minggu (18/10) ini, terkonfirmasi 18 orang warga kota positif...

Kemen PUPR: Pembangunan Bendungan Dapat Cegah Banjir Pangkalan

Limapuluh Kota, Beritasumbar.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI mengemukakan salah satu solusi untuk mengatasi banjir yang melanda...

Setahun Gerakan Merawat Bumi dari Rumah Tangga di Indonesia

Eco Enzyme (EE) adalah cairan yang diproduksi dari fermentasi sampah organik seperti kulit buah dan sayuran dicampur gula dan air yang menghasilkan...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Pertamina Mengkaji Penghapusan Premium dan Pertalite

PT Pertamina (Persero) kini tengah mengkaji penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dengan nilai oktan (Research Octane Number/ RON) di bawah...

Krisis Ekonomi Dampak Pandemi

Jakarta – Sampai kini, ekonomi Indonesia mulai dari makro sampai moneter terus terpuruk di tengah pandemi corona, melihat kondisi Political and Public Policy Studies...

Ada Peluncuran Uang Pecahan Rp 75 Ribu Saat Hut RI Ke 75

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo bersama Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati dikabarkan bakal meluncurkan uang pecahan Rp 75 ribu. Uang emisi 2020 itu...
- Advertisement -