Foto Keluarga Pasien dengan Pihak Manajamen complaen RSI Ibnu Sina Yarsi Simpang 4 Pasbar. Dan di Hadiri Awak media

Pasbar,BeritaSumbar.com,-Rumah Sakit Islam (RSI) Yarsi simpang Empat Pasaman Barat (Pasbar) Sumatera Barat (Sumbar) diduga tidak bertanggung jawab terhadap pasiennya  Nurul (17) Korban kecelakaan akibat Ditabrak Becak beberapa hari lalu.

Orang tua Nurul, Firman (45) merasa kesal dan kecewa atas pelayanan Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Yarsi simpang Empat Pasaman Barat, Pasalnya pada rabu malam (28/08/19) Nurul telah di bawa ke rumah sakit yarsi Simpang Empat, karena kepala Nurul terdapat luka benturan, kemudian pihak yarsi mengusulkan agar Nurul di rujuk ke Rumah Sakit  Umum M.Djamil Padang, pada saat itu keluarga Nurul menerima usulan pihak yarsi tersebut demi kesembuhan Nurul.

Lanjutnya, setelah sampai di rumah sakit M.Djamil Padang, Nurul di tolak oleh pihak RSU M.Djamil Padang dengan alasan semulanya pihak yarsi telah melakukan komunikasi dengan pihak M.Djamil terkait rujukan Nurul ke padang namun pihak M.Djamil telah menyampaikan bahwa pihak M.jamil menolak rujukan Nurul di karenakan alat Sken di RSU M.Djamil Padang sedang rusak. Karena RSU M.Djamil menolak Nurul untuk di rawat ,pada saat itu orang tua Nurul meminta agar ambulance yarsi Simpang Empat mengantarkan Nurul ke Rumah Sakit Siti Rahmah padang, namun sopir ambulance dengan lantang menjawab terburu-buru pulang kembali ke RSI Ibnu Sina yarsi simpang Empat Pasaman Barat.

Pada kamis (29/08/19) akhirnya Nurul sampai di Pasaman Barat, karena keluarga Pasien tidak merasa senang dengan tingkah pihak yarsi,orang tua Pasien mendatangi kembali yarsi simpang Empat dengan membawa Nurul, namun pada saat itu ia tetap di tidak di acuhkan.

Beberapa jam kemudian awak media mencoba untuk mengkonfirmasi Direktur Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Yarsi Simpang Empat, namun pada saat itu direktur yarsi tidak sedang berada di tempat, kemudian beberapa menit kemudian pihak yarsi melakukan pertemuan dengan pihak keluarga Nurul.

Dari pantauan Beritasumbar.com Statement manajemen komplaen Rumah Sakit Yarsi Simpang Empat, Muti’ah mencoba meyakinkan pihak keluarga Nurul bahwa Nurul telah di terima di rujuk di rumah sakit M.jamil Padang dengan bukti register terdaftar pasien.

“Ketika kecelakaan kepala Nurul terbentur, sehingga menyebabkan cedera kepala ringan, kita  takut ada kemungkinan buruk karna Nurul mengalami muntah, dan pihak dokter spealis memeriksa, kemudian  kita telpon pihak RSU M.Djamil Padang, dengan jawaban sken rusak, lalu kita menghubungi Rumah Sakit siti rahmah Padang, dengan jawaban tidak usah di siti rahmah silahkan kirimkan pasien ke RSU M.Djamil Padang biar saya periksa kata saipul samil. Dokter spealis siti rahmah”Terang Muti’ah

Lanjutnya, “Sesampai di M.jamil Padang Pihak M.Jamil menolak , karena sken rusak, Padahal awalnya di terima. Lalu bapak komplen ke kita karena Ambulannya pulang. Dan kami heran kenapa pihak RSU M.Djamil seperti itu Awalnya sudah di terima di pendaftaran” Tambah Muti’ah

Selanjutnya untuk meyakinkan keluarga Pasien, Dokter Ardiles menyampaikan
“Pihak yarsi Akan tanggung jawab, kita akan fokus pada kesembuhan pasien. Nanti kita akan buat penanggung jawab dari Dokter bedah” tutur Ardiles

Lanjut Ardiles,” ketika keluarga pasien meminta tolong kembali untuk mengantarkan pasien ke Rumah Sakit Siti Rahmah Padang Ambulance Yarsi Simpang Empat menolak karena tak sesuai SOP ia hanya sopir ambulanz,takutnya di tolak lagi, komunikasi sopir agak kurang karena kualitas pendidikannya kurang, dan Kewenangan kami hanya mendaftarkan mengenai di terima atau tidak bukan kewenangan kami” Tambah Ardiles

Sementara itu Firman, Orang tua Pasien menerangkan kepada Beritasumbar.com Pihak M.Djamil menyampaikan awalnya kami udah menolak kenapa masih kesini lagi. Pihak Yarsi Simpang Empat sudah sering melakuan perihal seperti ini, kata Pihak RSU M.Djamil ke orang tua Pasien

Sementara itu paman dari pasien, Indra juga merasa kecewa atas pelayanan Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Yarsi Simpang Empat. “misi kemanusiaan kita orang pasbar Dimana minta tolong diantar ambulan tidak bisa. Tapi Sudahlah saya menganggap ini miskomunikasi antara Pihak Yarsi Simpang empat dengan Pihak M.Jamil Padang.”tutur Indra

Sementara itu sekira pukul 10:00 Wib , Jumat (30/08/19) Beritasumbar.com mencoba kembali menemui rektur RSI Ibnu Sina Yarsi Simpang Empat, Namun Rektur RSI Ibnu Sina Simpang Empat, Dr.Meri Herliza, Enggan dan Bungkam untuk menjawabnya. (Joni Harahap)

loading...