27.4 C
Padang
Monday, September 21, 2020

Menuju Kota Sehat Wistara ke-6, Kota Payakumbuh Diverifikasi Kemenkes RI

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Menuju predikat Kota Sehat kategori Wistara untuk yang keenam kalinya, Kota Payakumbuh kedatangan Tim Verifikasi yang dipimpin oleh Eko Budi Yunihasto dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Kedatangan tim disambut oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz dan jajaran di Rumah Dinas Wali Kota Payakumbuh, Senin (5/8).

Eko Budi Yunihasto yang bertugas di Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kemenkes RI itu, mengapresiasi keikutsertaan Kota Payakumbuh yang dari tahun ke tahun selalu ikut mengajukan diri sebagai kota sehat. “Karena tidak semua daerah juga yang berani dan berkomitmen untuk diverifikasi. Makanya ini bukanlah lomba, namun bagaimana sebuah daerah terus berbenah untuk menjadi Kota Sehat,” tutur Eko.

Disampaikan Eko, tahun ini ada 202 daerah secara administrasi mengajukan diri sebagai Kota Sehat. “Setelah kita periksa dokumennya sekarang tinggal 165 daerah. Untuk Sumbar ada 11 daerah termasuk Payakumbuh,” ucapnya.

Menurut Eko, sosialisasi Kota Sehat harus lebih ditingkatkan kepada masyarakat agar kesadaran hidup sehat semakin tertanam di dalam. “Misalnya di Payakumbuh, masyarakat tau gak yang mana sekolah sehat? Jangan tau nya mana sekolah favorit ataupun sekolah mahal saja,” ucapnya.

Namun di sisi lain, Eko menilai Payakumbuh sudah begitu baik dalam mensosialisasikan Kota Sehat sehingga kebersamaan dalam mewujudkannya dapat tercapai. “Apalagi Payakumbuh sudah punya tugunya juga. Ini sudah luar biasa,” ucapnya.

Untuk perbaikan ke depan, Eko merekomendasikan agar Payakumbuh punya lokus yang lebih spesifik dalam mengimplementasikan Kota Sehat. “Misalnya dibuat Kelurahan Bebas Rokok, atau Kelurahan 3R, dan lainnya,” ujarnya.

Usai ekspos Kota Sehat oleh Wakil Wali Kota Erwin Yunaz dan Ketua Forum Kota Sehat Amrizal Jufri, Tim penilai kemudian bertolak ke lapangan meninjau Terminal Koto Nan Ampek dan Kawasan Wisata Ngalau Indah.
Turut mendampingi Sekda Rida Ananda, Asisten Setdako Elzadaswarman dan Amriul Dt. Karayiang, Kepala Dinas Kesehatan Bakhtarudin, dan sejumlah kepala OPD lainnya.(humas)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Akhirnya, Ponsel BM di Indonesia Benar-benar Diblokir Mulai Malam Ini

Setelah mengalami penundaan beberapa kali, akhirnya aturan pemblokiran ponsel ilegal atau black market (BM) melalui nomor IMEI resmi diberlakukan.

Biden Jangan Sok Kepedean, Pakar : 2016 Hillary Ungguli Survey, Buntutnya Tumbang

Dalam sejumlah jajak pendapat di Amerika Serikat (AS) jelang presidential election (Pemilihan Presiden) sang petahana Donald Trump masih tertinggal 8 bahkan 9...

Akhirnya, Ponsel BM di Indonesia Benar-benar Diblokir Mulai Malam Ini

Setelah mengalami penundaan beberapa kali, akhirnya aturan pemblokiran ponsel ilegal atau black market (BM) melalui nomor IMEI resmi diberlakukan.

Pembangunan Mesjid Agung, Ini Kata Ketua MUI dan Kakankemenag Kota Payakumbuh

Payakumbuh -- Rencana pembangunan Mesjid Agung Kota Payakumbuh yang diinisiasi Wali Kota Riza Falepi mendapat tanggapan dari Ketua MUI Kota Payakumbuh dan...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

CSR 100 Juta Dari Bank Nagari Untuk Pemko Payakumbuh

Payakumbuh --- Pemerintah Kota Payakumbuh menerima Corporate Social Responsibility (CSR) Bidang Pendidikan sebesar 100 juta rupiah dari Bank Nagari Cabang Payakumbuh di...

Hitungan Jam, Pelaku Pembunuhan di Payobadar Berhasil Dibekuk

Payakumbuh,- Jumat 18/9 pagi warga kota Payakumbuh gempar karena ada seorang nenek meninggal dunia dalam warung dengan luka bekas tusukan sajam di...

Seorang Nenek ditemukan Meninggal Dunia Dengan Luka Tusukan

Payakumbuh,-Warga Payobadar Payakumbuh Timur pada Jumat 18/9 pagi digemparkan dengan penemuan mayar seorang nenek dalam warung tempat almarhumah sehari hari berjualan.

Satpol PP Payakumbuh Dan Tim Gabungan Disiplinkan Masyarakat

Payakumbuh --- Pada hari Rabu (16/9), puluhan petugas yang terdiri dari TNI-POLRI dan Satpol PP Payakumbuh melakukan sidak ke beberapa tempat di...
- Advertisement -