24 C
Padang
Senin, April 12, 2021
Beritasumbar.com

Mencintai Yang Diridhai Allah
M

Mencintai adalah sebuah anugerah yang diberikan oleh Allah yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, sebagai sebaik-baiknya makhluk yang yang diciptakan, manusia memiliki sebuah keistimewaan yang membedakan dengan makhluk yang lainnya, keistimewaan tersebut adalah rasa cinta dan karena rasa cinta tersebut manusia dapat merasakan sebuah rasa yang tidak dapat diartikannya.
Manusia dapat merasakan sebuah arti kehidupan yang amat sangat istimewa, karena adanya cinta yang sudah tertancap didadanya. Kehidupan kita ini pastinya sangat menyenangkan jika kalau kehidupan kita ini sudah diselubungi dengan rasa cinta. Dan selaku kita sebagai manusia yang normal, pastinya kita sudah ataupun lagi mencintai seseorang hamba Allah. Tapi apakah kita ini tahu kalau cinta yang sedang kita alami tersebut diridhai Allah apakah sebaliknya?.
Didunia ini banyak hamba-hamba Allah yang menjalin cintanya dengan seseorang yang dicintainya, yang dimana dari rasa cinta yang ada dihatinya dia senantiasa mendapat keridhaan dan pahala dari Allah, sebagai contoh kisah cinta menantu Rasulullah SAW yaitu Sayyidina Ali bin Abi Thalib dengan putri baginda Rasulullah SAW yaitu Sayyidah Fatimah Az-Zahra, dimulai dari kisah pertama kali mereka berdua saling jatuh cinta.
Menjelang remaja, tumbuhlah rasa cinta Ali kepada Fatimah. Pintu hati Ali terketuk pertama kali saat Fatimah dengan sigap membasuh dan mengobati luka ayahnya, Nabi Muhammad yang luka parah karena berperang. Tapi Ali tidak bodoh. Ia adalah pemuda yang beriman. Ali berusaha untuk selalu menjaga hatinya. Ia pendam rasa cinta itu bertahun-tahun. Ia simpan rasa itu jauh di dalam lubuk hatinya dan doanya, bahkan Fatimah pun tidak pernah tahu bahwa Ali menyimpan lama rasa cinta yang luar biasa untuknya.
Hingga ketika Ali telah dewasa dan telah siap untuk menikah, maka Ali pun berniat menghadap Rasul dengan tujuan ingin melamar Fahtimah, Lantas dengan tekun Ali mengumpulkan uang untuk membeli mahar dan mempersunting Fatimah. Namun malangnya, saat sedang bersusah payah untuk membeli Mahar, sahabat nabi yaitu Abu Bakar sudah terlanjur melamar Fathimah. Hancurlah perasaan Ali saat itu. Ali sadar diri kalau Abu Bakar memiliki kualitas iman, Islam, dan kekayaan yang jauh lebih tinggi dari dirinya. Walau dikenal sebagai pahlawan Islam yang gagah berani, Ali dikenal miskin.
Namun, kesedihan Ali terhapus saat mendengar Fatimah menolak lamaran Abu Bakar. Tapi keceriaan Ali kembali sirna saat orang dekat nabi lainnya, Umar Bin Khattab meminang Fatimah. Lagi-lagi Ali hanya bisa pasrah karena dia tidak mungkin bersaing dengan Umar yang gagah perkasa. Maka Ali pun hanya bisa bertawakal kepada Allah, Ia berdoa kepada Allah semoga dikuatkan hatinya akibat derita cinta yang sedang dialaminya. Kali ini, Ali harus benar-benar ikhlas dan tegar menghadapi kenyataan itu. Namun Ali adalah pemuda yang shalih. Ia pun yakin bahwa Allah Maha Adil. Pasti Allah sudah mempersiapkan pendamping hidup baginya. Derita cinta memang menyakitkan. Aku mengutamakan kebahagiaan Fatimah diatas cintaku, bisik Ali dalam hati.
Disaat Ali merasakan derita cintanya, tak disangka-sangka, datanglah Abu Bakar dengan senyum indahnya. Dan memberitahu Ali untuk segera bertemu dengan Rasul karena ada yang ingin beliau sampaikan. Ali saat itu berpikir mungkin ia akan dipanggil untuk ikut membantu persiapan pernikahan Fathimah dengan Umar Bin Khattab.
Dengan tegarnya walau hati sedang diterpa bertubi-tubi luka akibat cinta, Ali pun bergegas segera menemui Rasulullah. Siapa sangka bahwa sayyidina Ali lah yang pilih oleh Nabi sebagai menantunya.
Dari kisah yang sangat memberi inspirasi tersebut, kita dapat memetik sebuah pelajaran, bahwa jika kalau kita mencintai seseorang kita seharusnya juga mencari keridhaan dari cinta tersebut, dengan cara tidak menjadikan rasa cinta yang kita rasakan ini menjadi jurang kemaksiatan kepada Allah, yang mana akan mejauhkan kita dari ridha Allah SWT. Jika Allah sudah meridhai cinta kita pastinya Allah yang akan menuntun kita.
Oleh:
Ach Muzemmil selaku mahasiswa semester 6 (enam) pendidikan bahasa Arab IAIN Madura

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Saat Rampungkam RPJMD, Bupati Minta OPD Sijunjung Himpun Data Ril Ke Lapangan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sijunjung diberi waktu selama dua minggu untuk turun ke lapangan dan menyusun langkah strategis untuk...
- Advertisement -

Polres Sinjunjung Bekuk Dua Orang Pengedar Narkoba

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepolisian Resos Sijunjung mengamankan dua orang pengedar dan pemakai nakorba jenis yang selama ini beroperasi di wilayah hukum polres tersebut. “Yang bersangkutan berhasil...

Disdukcapil Kota Payakumbuh Disambangi Tim Penilai Tingkat Provinsi

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Payakumbuh disambangi Tim penilai Disdukcapil kabupaten/kota terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
- Advertisement -

Kadisnakerin Wal Asri : Generasi Milenial Adalah Potensi Duta Informasi Dan Media Promosi

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Beberapa hari ini, banyak aktifitas yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh bersama insan pendidikan, mulai dari kunjungan studi tur, sosialisasi bursa kerja, sampai kepada kegiatan penguatan sumber daya manusia lainnya.

Menjadi Ikon Basket Sumbar, Riza Falepi Berlaga Dengan Perbasi Kota Solok

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Payakumbuh dijamu Perbasi Kota Solok dalam pertandingan persahabatan yang digelar di Sport Centre Hall Indoor Kota Solok, Sabtu (3/4).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan SIK.M.Hum memberikan apresiasi berupa reward/penghargaan berupa sertifikat kepada enam orang masyarakat dan 29 personel polres setempat atas...

Mengintip Pemilihan Legislatif Tingkat Nagari Di Simpang Kapuak Dalam Kabupaten Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Pada Rabu (7/4) puluhan warga Jorong Lobuah Tunggang Nagari Simpang Kapuak berbondong-bondong menuju bangunan Taman Kanak-kanak (TK) yang terletak...

Saat Rampungkam RPJMD, Bupati Minta OPD Sijunjung Himpun Data Ril Ke Lapangan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sijunjung diberi waktu selama dua minggu untuk turun ke lapangan dan menyusun langkah strategis untuk...

Polres Payakumbuh Amankan Tiga Tersangka Terduga Penggelapan Dana Koperasi

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat mengamankan tiga orang tersangka terduga penggelapan dana Koperasi Serba Usaha (KSU) Sutra Ketinggian Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota. Kasat...

Polres Sinjunjung Bekuk Dua Orang Pengedar Narkoba

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepolisian Resos Sijunjung mengamankan dua orang pengedar dan pemakai nakorba jenis yang selama ini beroperasi di wilayah hukum polres tersebut. “Yang bersangkutan berhasil...

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

Mahyeldi Dukung Pemajuan Kebudayaan Koto Gadang Koto Anau untuk Jadi Destinasi Wisata Dunia

Peninggalan sejarah memiliki potensi besar bagi kemakmuran masyarakatnya. Jika tidak dijadikan cagar budaya, keberadaannya akan mengalami kepunahan. Menyikapi hal tersebut, Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Peneliti di Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) memprakarsai Penyusunan Grand Design Pemajuan Kebudayaan Nagari Koto Gadang Koto Anau yang digelar pada 3 - 4 April 2021 di Depan Balai Adat Nagari Koto Gadang Koto Anau, Kabupaten Solok, Kecamatan Lembang Jaya, Provinsi Sumatera Barat.

Tak Sampai 24 Jam Polres Sinjujung Bekuk Sindikat Pencuri Antar Provinsi, Korban Rugi Puluhan Juta

Sijunjung, beritasumbar.com - Sekitar 12 jam setelah kejadian jajaran Polres Sijunjung berhasil membekuk enam orang pelaku pencurian dengan modus gembos ban dan pecah kaca mobil. “Pelaku...

Wako Sawahlunto: Mari Ciptakan Generasi Berlandaskan Al-Quran-Hadits

Sawahlunto, beritasumbar.com - Walikota Sawahlunto Deri Asta menyebutkan perlu menciptakan anak-anak di daerah itu agar memiliki landasan hidup yang kuat dengan Al-Quran dan Hadits....

Percepat Pembangunan Infrastruktur, DPRD Sumbar Raker Bersama Pemkab Pasaman-Pasbar

Padang, beritasumbar.com - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Daerah Pemilihan (Dapil) IV Pemilihan Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, melakukan Rapat Kerja Usaha Percepatan Penanganan dan...
- Advertisement -