29 C
Padang
Sabtu, Oktober 16, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Mangombang Nan Talipek, Rang Kampai Nagari Simpang Kapuak Bapanghulu
M

- Advertisement -

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Setelah belasan tahun gelar penghulu Datuak Monti Bosa talipek atau tidak dipakainya, Warga Suku Kampai Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota akhirnya kembali memiliki penghulu.

Hal itu setelah Fitriande Randika Sukma secara resmi dilewakan dan diberi kepercayaan untuk mengemban amanah sebagai Datuak Monti Bosa. Proses malewakan gala pusako tersebut berlangsung di Rumah Gadang Suku Kampai, Jorong Lobuah Tunggang, Kamis (1/7).

Proses malewakan gala pusako sendiri diawali dengan pidato adat yang disampaikan Niniak Mamak se-Kenagarian Simpang Kapuak. Kegiatan dilanjutkan dengan memasangkan baju kebesaran penghulu, setelahnya seluruh Niniak Mamak yang hadir melakukan pemukulan gong sebagai salah satu syarat pengesahan gelar Datuak Monti Bosa yang kembali dipakai.

Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Simpang Kapuak, H.M. Darnison Dt. Bangso Dirajo menyebut setelah resmi dilewakan sebagai penghulu, tanggung jawab dan beban berat kini sudah berada di pundaknya. Ada banyak hal yang mesti jadi perhatian utama seorang penghulu di tengah-tengah masyarakat.

“Tugas penghulu ini sangat penting di tengah-tengah kaum, tugas utamanya adalah menjaga dan mengayomi anak kemenakan,” katanya.

Dia menjelaskan, mangombang nan talipek maksudnya adalah menggantikan posisi penghulu lama yang sudah lama meninggal. Dalam kasus ini, Datuak Monti Bosa terakhir telah meninggal dunia belasan tahun silam.

“Dalam adat yang empat itu ada iduik bakarelaan, yang kedua mati batungkek budi, mangombang nan talipek, dan mambangkik batang tarandam. Kini datang salah satunya, yakni mangombang nan talipek yang maksudnya penghulu lama telah sekian lama meninggal dunia, hari ini dikembangkan lagi,” katanya.

Proses malewakan gala pusako Datuak Monti Bosa sendiri disambut antusias oleh kaum suku Kampai Nagari Simpang Kapuak yang senantiasa bahu membahu menyukseskan kegiatan tersebut. Fitriande Randika Sukma yang resmi dilewakan sebagai Datuak Monti Bosa mengaku akan berupaya maksimal dalam menjalankan tugasnya sebagai penghulu.

Dia pun meminta dukungan seluruh Niniak Mamak se-Kenagarian Simpang Kapuak dalam menjalankan tugasnya. Dia pun akan terus belajar adat istiadat agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab semaksimal mungkin. (Di/Rel)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img