25 C
Padang
Jumat, Juni 21, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Kreatif, Santri Asrama MAN 1 Solok PK Gelar Lomba Cerdas Cermat Bahasa Asing
K

- Advertisement -

Kabupaten Solok, beritasumbar.com – Santri asrama MAN 1 Solok Plus Keterampilan sukses mengangkat lomba Cerdas Cermat bahasa Arab dan bahasa Inggris di Masjid Jabal Nur MAN 1 Solok PK, Ahad (05/02/23).

Lomba ini diadakan dalam rangka meningkatkan kemampuan berbahasa asing bagi santri asrama, dan memotivasi agar santri senantiasa terlatih menggunakan bahasa asing dalam keseharian di asrama.

Cerdas cermat 2 bahasa asing ini diikuti oleh 8 kelompok santri dan masing-masing kelompok terdiri dari 4 orang. Soal cerdas cermat tersebut hanya menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Arab, tidak diterjemahkan sama sekali oleh panitia.

Kepala MAN 1 Solok, Drs. Syukrizal, M.M saat dihubungi media, sedang mengikuti rakernas di kantor Kemenag Kab. Solok,”Mohon maaf tidak bisa hadiri acara santri pagi ini, sedang rakernas di Kemenag. Semoga acara berjalan lancar dan menjadi pembelajaran serta pengalaman baru bagi santri asrama,” ujarnya

Mewakili Kemad dan Kepala Pengurus Asrama, Ustadz Fauzi Agus, S.Th.I membuka acara tersebut secara resmi. Dalam sambutannya, guru al-Qur’an Hadits dan Ilmu Tafsir MAN 1 Solok PK tersebut menyampaikan bahwa ini pertama kalinya santri asrama mengangkat lomba cerdas cermat 2 bahasa asing seperti ini.

Pembina asrama putera tersebut juga mengungkapkan, “Kita bangga dengan apa yang ditampilkan anak-anak kita pada hari ini. Semoga acara seperti ini bisa kita laksanakan kembali dalam waktu dekat dan kita persiapkan lebih matang lagi. Kita juga berharap hal yang sama bisa diadakan di madrasah, tidak hanya santri asrama saja,” harap Ustadz Fauzi di akhir acara

Sementara itu, panitia pelaksana sekaligus pembina bahasa asing asrama MAN 1 Solok, Talia Nurin Najah dan Aisyah Hasanah mengungkapkan, “Alhamdulillah acara yang sudah kita rancang dan kita persiapkan sejak beberapa waktu lalu ini dapat terlaksana hari ini,” ujarnya

“Terima kasih kepada Ustadz Fauzi Agus yang telah membimbing dan mengarahkan kita, dan terima kasih kepada Bapak Kepala Madrasah dan para pengurus asrama yang telah memberikan support untuk kelangsungan acara pada hari ini,” lanjut mereka

Tidak hanya cerdas cermat, santri asrama MAN 1 Solok PK juga diberi kesempatan menampilkan kreativitas dan keterampilan yang memberi kesan tersendiri dan membuat suasana jadi haru.

Penampilan diawali dengan shalawat badar oleh santri putera, usai CC babak penyisihan pertama dilanjutkan dengan penampilan lagu andalan bahasa Arab+Indo dengan judul Man Shalla.

Lagu Man Shalla itu berisikan tentang  seorang siswa yang memerintahkan taat kepada guru, rajin belajar, jangan pernah tidur di kelas dan juga tentang murid yang minta maaf kepada gurunya.

Lagu ini sukses membuat ustadz dan ustadzah yang hadir menjadi terharu, karena tidak menyangka mendapatkan persembahan terbaik dalam acara ini.

Usai penyisihan kedua dilanjutkan dengan pidato bahasa Arab oleh Zakiyah Darajat, santri kelas XII asal Sijunjung. Dan penampilan terakhir adalah lagu Atuna Tufuli, yang menceritakan tentang seorang anak kecil di Palestina yang mohon diberi masa kecil.

Lagu ini menggambarkan betapa pilunya nasib yang dialami anak-anak Palestina akibat konflik yang terjadi karena serangan yang belum berhenti dari zionis Israel.

Acara ini usai setelah shalat zuhur dan ditutup dengan do’a oleh Rifqy, santri kelas X asrama putera. Kegiatan ini sekaligus menjadi bahan evaluasi dari program bahasa asing yang telah berjalan di asrama sejak pertengahan tahun 2022 lalu.

Program bahasa asing ini dibimbing oleh 2 orang santriwati dari Pondok Pesantren Darul Rahman Jakarta yang sedang mengabdi di asrama puteri MAN 1 Solok PK.

Ponpes Darul Rahman sendiri sudah menjalin kerja sama dengan MAN 1 Solok PK sejak tahun 2021. Talia Nurin Najah mengatakan, “Di Ponpes Darul Rahman lebih fokus pada bahasa asing dan kitab. Kita senang diberi kesempatan berbagi pengalaman dengan adik-adik di sini,” ujar santriwati  asal Jakarta Timur itu

Aisyah Hasanah juga menimpali, “Di sini kami mengabdi 1 tahun, bulan Juli 2023 nanti kami akan kembali lagi ke Jakarta. InsyaAllah setelah kami selesai mengabdi, akan terus ada regenerasi yang akan membina bahasa asing di asrama MAN 1 Solok PK ini,” ungkap perempuan berdarah Madura tersebut. (Fitria)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img