25.4 C
Padang
Friday, October 30, 2020

KPRI Kencana Sudah Punya Modal Rp621 Lebih

Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Kencana BKKBN Payakumbuh, makin mengkilap. Akhir Desember 2014, koperasi milik 49 anggota ini sudah memiliki modal usaha Rp621.076.399. Modal ini melonjak Rp73.459.475 (13,41%) dibanding tahun 2013 yang  berjumlah Rp547.616.924.

Ketua KPRI  Kencana BKKBN Payakumbuh, Agusri Irman, menginformasikan, Senin (16/3), dengan putaran modal Rp600 juta lebih itu, sepanjang tahun buku 2014, KPRI Kencana sukses meraup sisa hasil usaha (SH) Rp34.359.475, naik Rp1.554.930 atau 4,74% dibanding dengan SHU 2013 yang berjumlah Rp32.804.545.

Menurut Agusri Irman, koperasi yang dipimpinnya bukan sekedar mengejar keuntungan tinggi. Tapi, bagaimana memberikan kesejahteraan kepada anggotanya, dengan pemberian bunga pinjaman yang rendah. Selain itu, koperasi ini juga ajang silaturahim bagi anggota mantan PNS BKKBN Payakumbuh yang sekarang sudah banyak tersebar pada sejumlah SKPD di kota ini.

Koperasi Kencana, dikatakan, terbilang  sehat di Payakumbuh. Koperasi mampu memberikan pinjaman tertinggi Rp60 juta buat anggota. Namun demikian, pemberian pinjaman tertinggi, harus memenuhi kreteria yang ditentukan. Misalnya, simpanan yang bersangkutan sudah mencapai 75% dari pinjaman. Kemudian koundite yang bersangkutan selama ini, cukup baik dan tidak pernah menunggak dalam mengembalikan pinjaman. Terpenting, alasan peminjaman cukup rasional, misalnya buat keperluan pesta perkawinan anak, katanya.

Selain  melakukan operasional dibidang simpan pinjam, KPRI kencana juga memotivasi  anggota untuk pro aktif melakukan setoran Simpanan Sukarela dan Simpanan Qurban.   Simpanan qurban, dikatakan, terbilang cukup tinggi mencapai Rp12 juta lebih, sehingga membantu anggota untuk ikut serta menjalani ibadah qurban setiap tahun.

Sementara itu, jumlah pinjaman yang disalurkan koperasi sepanjang 2014, mencatat Rp681.000.000, naik Rp30 juta, dibanding total pinjaman 2013 yang berjumlah Rp651.000.000.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Forum Adat Seni Budaya Anak Nagari (FASBANA) Kota Pariaman adakan MUBES Petama

Pariaman, BeritaSumbar.com,- Afriade selaku Founder FASBANA, menjelaskan bahwa Fasbana ini dibentuk atas kekhawatiran sekelompok pemuda dan anak mudo sekarang ini, mulai jauh...

Darma-Tani Lintau IX Koto Solidkan Kekuatan Menuju Kemenangan

Demi meraup suara besar, tim pemenangan, relawan dan simpatisan Darma Tani Lintau IX Koto, sepakat solidkan serta satukan kekuatan pada sabtu (24/10/20)...

Forum Adat Seni Budaya Anak Nagari (FASBANA) Kota Pariaman adakan MUBES Petama

Pariaman, BeritaSumbar.com,- Afriade selaku Founder FASBANA, menjelaskan bahwa Fasbana ini dibentuk atas kekhawatiran sekelompok pemuda dan anak mudo sekarang ini, mulai jauh...

Polres Limapuluh Kota Berhasil Mengamankan Dua Tersangka yang Miliki 135 Paket Besar Ganja

Limapuluh Kota, www.beritasumbar.com - Kepolisian Resor (Polres) Limapuluh Kota berhasil mengamankan dua tersangka penyalahgunaan narkotika berinisial RS dan YFA yang miliki 135...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Kolaborasi Noka dan ALKO Berdayakan Petani Kerinci di Tengah Pandemi

Kedai kopi asal Bandung, Noka Coffee, meluncurkan outlet kedua mereka di kota Padang, Sumatera Barat Sabtu 9 Oktober 2020. Sebagai brand yang...

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Pertamina Mengkaji Penghapusan Premium dan Pertalite

PT Pertamina (Persero) kini tengah mengkaji penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dengan nilai oktan (Research Octane Number/ RON) di bawah...

Krisis Ekonomi Dampak Pandemi

Jakarta – Sampai kini, ekonomi Indonesia mulai dari makro sampai moneter terus terpuruk di tengah pandemi corona, melihat kondisi Political and Public Policy Studies...
- Advertisement -