26 C
Padang
Monday, October 26, 2020

Ke Payakumbuh, Gubernur Bawa Bantuan Rp5 Miliyar Lebih

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, di depan seribuan petani dan  peternak dari berbagai kelompok tani di Payakumbuh, minta seluruhnya punya komitmen yang tinggi terhadap peningkatan produksi pertanian. Perhatian pemerintah, tak akan pernah terputus dalam bidang pertanian, dan seyogianya, perhatian itu diaplikasikan dengan peningkatan produksi, agar Payakumbuh menjadi kota terdepan dalam mewujudkan swasembada pangan di tingkat nasional.

Demikian  ditegaskan Gubernur Irwan Prayitno,  dalam acara  silaturahim dengan petani dan peternak di GOR Serbaguna M. Yamin Payakumbuh, Jum’at (6/8). Dalam pertemuan itu,  gubernur membawa bantuan total Rp5 Miliyar lebih kepada petani dan  peternak di kota ini. Bantuan terbesar dialokasikan kepada Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan lebih kurang Rp3,4 Miliyar, disusul buat Dinas Peternakan dan Perikanan Rp2 M,

Selama di Payakumbuh, gubernur didampingi anggota DPRD Sumbar H. Irsyad Safar, dan sejumlah pejabat terkait Walikota Riza Falepi, Sekdako H. Benni Warlis, Ketua TP-PKK Ny. Henny Riza Falepi serta sejumlah pimpinan SKPD Payakumbuh.

Bantuan buat Dinas Tanaman Pangan, di antaranya berupa belasan handtractor, pengembangan jaringan irigasi tersier yang akan mengaliri 1.400 hektar sawah, bantuan pupuk,  bantuan pupuk buat pengembangan upsus jagung, swasembada padi, benih padi, serta bantuan gerakan tanam cabe pada musim kemarau.

Sedangkan, terhadap Dinas Peternakan dan Perikanan, diperuntukkan buat pengembangan budidaya  sapi perah, sapi potong, sapi indukan dan budidaya kambing. Pengembangan budidaya sapi perah diperuntukkan buat Kelompok Baliak Saiyo Kelurahan Payolasek, Kelompok Horiza Padang Sikabu, masing-masing 15 ekor. Sedangkan sapi potong buat Kelompok Makmur Cubadak Air, sebanyak 28 ekor.

Sedangkan, penerima sapi indukan jenis Braman Cross buat Kelompok Telaga Kelurahan Ompang Tanah Sirah, 23 ekor, kemudian budidaya kambing untuk Kelompok Ingin Maju Bulakan Balai Kandi dan Kelompok Belimbing Subarang Batuang, masing-masing 60 ekor.

Sedangkan, petani binaan  Kantor Ketahanan Pangan, diberi penghargaan oleh Gubernur sebagai juara pertama Sumbar dalam Lomba Adikarya Pangan Nusantara, yang diraih KWT Bunga Melati Padang Alai. Sebagai juara Sumbar KWT  yang dibina Ketua TP-PKK Ny. Henny Riza Falepi ini, memperoleh hadiah Rp6,5 juta.

Gubernur Irwan Prayitno,  mengungkapkan, pemko bersama pelaku tani agar ada sama-sama punya komitmen  dalam menggali potensi lahan yang tersedia dan mengetahui masalah yang ada di lapangan.  Menurutnya, dibutuhkan sinergi antar pemerintah dengan keltan  guna pencapaian swasembada pangan.

Dibagian lain gubernur mengatakan, ongkos pertanian dapat ditekan, jika seluruh petani merubah prilaku dari sistem tradisional menjadi modern.  “Mengganti sistem pertanian tradisional menjadi sistem modern akan mempersingkat waktu penanaman dan menurunkan biaya produksi,” tegasnya.

Walikota Riza Falepi dalam sambutannya mengaku lega dengan kepedulian Pemprov Sumatera Barat dengan Payakumbuh, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak di Payakumbuh. Menurutnya, kucuran dana dari pemprov dan pemerintah pusat yang kian meningkat, harus disyukuri dengan  peningkatan kinerja oleh SKPD terkait  dan masyarakat petani,” simpulnya.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Sekolah Online Ditengah Pandemi, Masyarakat Sungai Salak Tanjung Emas Terhalang Jaringan

Tanah Datar,- Wabah virus covid 19 masih terasa efeknya hingga saat ini, bahkan kepelosok desa/ nagari sekalipun. Ditengah kasus...

Dana Transfer Daerah Menurun, APBD Payakumbuh Tahun 2021 Berkurang 100 Miliar Lebih, OPD Dan DPRD Siap Terpangkas

Payakumbuh --- Kota Payakumbuh defisit anggaran di Tahun 2021. Akibat dana alokasi umum (DAU) dan dana intensikasi daerah (DID) yang turun signifikan,...

Pengunjung Risih, Anjing Liar Masuki Taman Pagaruyung

Tanah Datar,- Beredar beberapa foto di media sosial menunjukkan bahwa mulai maraknya binatang "anjing" liar disekitar areal taman Pagaruyung Batusangkar.

Tanyakan Kinerja DPRD, Aliansi Mahasiswa Tanah Datar Gelar Unjuk Rasa

Tanah Datar,- Aliansi Mahasiswa Tanah Datar kembali lakukan aksi masa ke DPRD setempat. Lain halnya dengan aksi unjuk rasa tolak omnibuslaw lalu,...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Kolaborasi Noka dan ALKO Berdayakan Petani Kerinci di Tengah Pandemi

Kedai kopi asal Bandung, Noka Coffee, meluncurkan outlet kedua mereka di kota Padang, Sumatera Barat Sabtu 9 Oktober 2020. Sebagai brand yang...

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Pertamina Mengkaji Penghapusan Premium dan Pertalite

PT Pertamina (Persero) kini tengah mengkaji penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dengan nilai oktan (Research Octane Number/ RON) di bawah...

Krisis Ekonomi Dampak Pandemi

Jakarta – Sampai kini, ekonomi Indonesia mulai dari makro sampai moneter terus terpuruk di tengah pandemi corona, melihat kondisi Political and Public Policy Studies...
- Advertisement -