Kampung jamur Payolinyam, New Area Pemberdayaan Perempuan

jamur tiram

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Kampung jamur Payolinyam Payakumbuh, New Zona Pemberdayaan Perempuan dalam menunjang penghasilan keluarga di Daerah Payakumbuh.

Baca Juga: Manfaat Jamur Tiram Bagi Tubuh

Payakumbuh yang dulu identik dengan nama sebagai kota batiah kini mulai bergerak sebagai daerah pemberdayaan perempuan. Sebagai salah satu daerah yang kini menjadi sorotan dunia sebagai daerah pemberdayaan adalah Payolinyam, karena dalam beberapa waktu lalu Warga Negara Australia datang langsung untuk melakukan riset di kampung jamur ini tentang budidaya jamur tiram.

Pemberdayaan perempuan dalam yang dilakukan dalam payung Kelompok Wanita Tani (KWT) Rosella kini sudah membuahkan hasil bagi kaum ibu di kelurahan Tigo Koto Dibaruah khususnya di Wilayah Payolinyam, sebab dari hasil budidaya ini keluarga di Payolinyam sudah mendapatkan penghasilan penunjang Keluarga bahkan menjadi penghasilan utama keluarga.

Noviantini atau yang lebih dikenal dengan Eti sebagai peringkat 3 wanita inspiratif Sumatera Barat dan juga sebagai ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Rosella menyampaikan bahwa ” dalam pemberdayaan ini sudah ada sekitar 110 Rumah yang menjadi sentra penghasil jamur Tiram di Payolinyam, dan Alhamdulillah dengan pembudidayaan ini, kaum ibu bisa menambah penghasilkan keluarga, bahkan ada yang bisa menghasilkan Rp.400.000 sehari dan itu membuat kami semua bahagia”.

Baca Juga: Dengan Budidaya Jamur Tingkatkan Pendapatan Keluarga

“Selain itu sekarang kita juga sudah mulai mendistribusikan media tanam ke berbagai daerah Se-Sumatera Barat bahkan sampai ke daerah Sumatera Utara itu juga sangat membahagiakan, bahkan beberapa waktu Lalu Baznas memesan 32.000 media tanam pada kami untuk bantuan pada masyarakat dalam penguatan ekonomi masyarakat dan Alhamdulillah bisa kami penuhi”.

“Sekarang ini kami sedang terus mengembangkan produk Olahan Dengan Brand Payopali (Payokumbuah payolinyam) yang sudah di distrubusikan ke banyak Wilayah Idonesia dan Luar Negeri serta dalam pesanan Besar Pecinta jamur bisa melakukan metode Preorder dahulu kata eti”.

“Tetapi dari sekian banyak keistimewaan yang kami miliki kami juga memiliki beberapa halangan dalam proses pembudidayaan ini khususnya dalam pengiriman hasil Budidaya dalam bentuk jamur segar ke Luar Provinsi, Sebab dalam pengiriman tidak bisa memakan waktu lama karena bisa membuat jamur Busuk, kami berharap ada metode baru yang lebih efektif dalam pengiriman ini dari pemerintah”.

Pungkasnya Eti menyampaikan bahwa “pintu kampung jamur Payolinyam selalu terbuka bagi semua orang yang mau tau tentang pembudidayaan Jamur tiram ini, karena kami selalu berharap kaum Ibu,makin produktif Di era sekarang”.(*)

loading...