25.8 C
Padang
Sunday, October 25, 2020

KADISPARPORA, Kunjungan Wisatawan Belum Naik Signifikan

Kunjungan wisatawan ke Payakumbuh masih belum naik signifikan. Sepanjang 2014, tercatat 111.648 wisatawan  yang berkunjung ke kota ini. Di antaranya 108 wisatawan   mancanegara, dan 111.540  wisatawan nusantara. Dibanding kunjungan 2013 yang berjumlah 105.870 orang, terjadi kenaikan sebanyak 5.778 wisatawan (5,18%). Namun, kenaikan itu belum memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan kota dan kesejahteraan masyarakat.

Demikian disampaikan Kepala Disparpora Payakumbuh Drs. Syahnadel Khairi didampingi Kabid Kendali Program Budhy D Permana, dalam acara rapat Forum Pengembangan Ekonomi Daerah (FPED) yang digelar Bagian Perekonomian Setdako Payakumbuh, di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh,  Senin (30/11). Rapat dipimpin langsung Asisten II Setdako H. Amriul.

Pertemuan FPED itu, menurut Amriul dan Kabag Perekonomian Julpiter, untuk memberikan masukan kepada Disparpora, dalam rangka pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di kota setempat. Seluruh anggota FPED, seperti SKPD terkait dan stakeholder lainnya, seperti Kadin, Gapensi, Ikatan Pedagang Pasar, Hipmi, ikut hadir memberikan masukan buat pengembangan pariwisata ke depan.

Kadisparpora  Syahnadel mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisata. Di antaranya, melakukan promosi wisata, membangun berbagai fasilitas di objek wisata, seperti di Taman Wisata Ngalau Indah dan Panorama Ampangan serta di Medan nan Bapaneh. Namun, karena keterbatasan dana daerah, membuat fasilitas yang dibangun belum maksimal.

Usaha lainnya, mengajak pemilik modal membangun hotel berbintang dan objek wisata baru di kota ini. Namun, usaha yang telah dilakukan sejak lama itu, hingga sekarang belum terwujud.  Pembangunan menunjang wisata di Payakumbuh, baru dilakukan pengusaha daerah yang relatif kecil modalnya.

Menurut Kadisparpora Syahnadel, pihaknya banyak menerima masukan untuk pengembangan pariwisata dan industri kreatif ke depan. Seluruh anggota FPED, dikatakan sangat peduli untuk memajukan dunia pariwisata kota ini. Seluruh rekomendasi itu, akan dilaksanakan, sesuai dengan rencana dan program Disparpora sendiri, simpulnya

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Prima dan Tesi Lolos Seleksi MC MTQ Nasional ke 28

Limapuluh Kota,- Untuk suksesnya suatu acara yang bersifat publik tentu butuh MC yang profesional dan mahir membawakan acara. Begitu juga halnya dengan...

Banpres Usaha Mikro Tahap Kedua Di Payakumbuh, Warga Tak Perlu Lagi Datang Bawa Berkas Permohonan Ke Kantor Dinas Koperasi dan UKM

Payakumbuh --- Kabar gembira bagi pelaku usaha mikro di Kota Payakumbuh. Ada Perpanjangan waktu pendataan Bantuan Presiden bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM)...

Pimpinan Pondok Gontor Wafat, Alumni Gontor Berduka

KH DR ( HC) Syukri Zarkasy MA Selaku Pimpinan pondok modern darussalam gontor ponorogo jawa timur wafat dikediamannya pada hari rabu 21/10/20...

Pacu Itiak, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, Simak Sejarahnya

Payakumbuh --- Pacu Itiak atau yang biasa dikenal sebagai Pacu Terbang Itiak merupakan salah satu permainan anak nagari di Kota Payakumbuh telah...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Polling Pilkada Kota Bukittinggi 2020

Mari semangati calon Walikota - Wakil Walikota Bukittinggi pilihan pembaca dengan klik dukungan di polling di bawah ini.

Polling Pilgub Sumbar 2020

Mari dukung dan semangati kandidat calon Gubernur Sumbar di Pilkada serentak 2020 pilihan pembaca dengan klik polling berikut ini.

Sabar AS, Kearifan Lokal Harus Terus Dijaga

Pasaman,-Bakal calon Wakil Bupati Pasaman SABAR AS beserta rombongan hadiri tradisi buka ikan larangan di Jorong 5 Pertemuan Pasaman, Minggu, 30/8/2020
- Advertisement -