Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Untuk pertama kalinya Pemerintah Kota Payakumbuh melalui BAPEDA (badan perencanaan pembangunan daerah) Kota Payakumbuh, melaksanakan ajang perlombaan Karya Inovasi TTG (Teknologi Tepat Guna) tingkat Kota Payakumbuh tahun 2020.

Event ini di bagi menjadi tiga kategori, yaitu pelajar, mahasiswa dan umum.
Secara teknis teknologi tepat guna merupakan jembatan antara teknologi tradisional dan teknologi modren.

Semula event ini rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan April, bertempat ditaman BWS Batang Agam, namun karena ditengah kondisi mewabahnya Covid-19, maka baru bisa terealisasi pada bulan juni.

Salah satu Kontestan pada event tahun ini adalah kelompok industri pengolahan kopi, Bengkel Kopi Uda Parjock yang beralamat di Kelurahan Limbukan Payakumbuh Selatan. Kelompok ini mendaftarkan sekaligus 2 unit alat pengolahan kopi, mesin sangrai kopi dan alat seduh kopi manual.

Penjurian yang dilaksanakan pada Rabu, (24/06) bertempat dirumah produksi Bengkel Kopi Kelurahan Limbukan, turut hadir dalam tim juri, Kasi Inovasi dan Teknologi Bappeda Payakumbuh Robby Hafanos juga penggiat kakao bapak Joni Saputra, owner pabrik Coklat Chokato kelurahan Ampangan.

Robby menyampaikan, maksud dan tujuan diselengarakannya event ini adalah untuk mendorong tumbuh kembangnya kegiatan inovatif dimasyarakat dan menjaring Inovator-inovator kreatif dari Kota Payakumbuh.

“Pemanfaatan teknologi tepat guna memiliki peran yang sangat strategis di dalam mendorong tumbuh kembangnya kegiatan inovatif di masyarakat,” ujarnya.

Implementasi teknologi tepat guna merupakan strategi untuk mengoptimalkan semua aspek sumber daya lokal secara berkelanjutan yang mampu memberikan nilai tambah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Teknologi tepat guna, apabila dimanfaatkan secara optimal diyakini akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, memberikan nilai tambah produk, perbaikan mutu dan membantu dalam mewujudkan usaha produktif yang efisien.

Melalui event ini, diharapkan tak sekadar dapat membuka peluang bagi para pengusaha untuk berinvestasi dalam mengembangkan teknologi tepat guna di daerah, tetapi juga terus mendorong tumbuhnya inovasi-inovasi kreatif dalam rangka mewujudkan kemandirian, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.(*)

loading...