Padang,BeritaSumbar.com,-2020 Provinsi Sumatera Barat kembali ikut perhelatan pemilihan Gubernur daerah ini. Menurut informasi dari KPU RI, proses untuk pilkada serentak 2020 sudah akan di mulai dari September 2019 ini. Nama nama untuk menjadi orang nomor 1 di Sumatera Barat mulai bermunculan. Salah satunya Irjen Fakhrizal M.Hum. Yang saat ini masih menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat.

Lembut tanpa kehilangan sikap tegas dalam penegakan hukum. Sikap itu sarat dengan pendekatan nilai “Minang genius” (kearifan lokal – kecerdasan Minang), ditunjukan kepada masyarakat maupun anggotanya yang ternyata melakukan tindakan melawan hukum. Impactnya, kamtibmas terkendali baik. Fenomena ini bagian fakta, memberikan dukungan terpenuhi harapan masyarakat, agar Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakrizah, M.Hum bersedia menjadi Gubernur Sumatera Barat. Bukan sekedar rayuan masyarakat bahkan TB Rahmad Sukendar (BPI KPNPA RI) memberi pengakuan kelayakan. Artinya yang berharap, benar-benar menepati komitmennya memberikan dukungan penuh.

Fenomena terakhir Fakhrizal Jenderal berbintang dua ini, menarik perhatian publik. Dilansir media masa dan medsos secara gencar. Ia mendapat dukungan signifikan, mengapa masyarakat berharap, ia mau menjadi orang nomor satu di Sumatera Barat. Fenomena ini dibuktikan dengan hasil jejak pendapat online, tentang siapa Calon Gubernur Sumbar pilihan masyarakat ke depan yang digelar September 2020 pasca habisnya masa jabatan kedua Gubernur sekarang Irwan Prayitno.

Beberapa media online dalam menyonsong pilgub 2020 ini membuat polling pembaca akan calon yang layak untuk Sumatera Barat lebih baik kedepan ada beberapa nama meraih vote terbanyak. Dan posisi teratas dipegang Irjend Fakhrizal M.Hum.

Yuk ikut: Polling Kandidat Calon Gubernur Sumatera Barat Untuk Pilkada 2020

Ada berberapa fakta mendukung, terekam jejak sukses Fakhrizal, yang menguat menjadi Gubernur Sumatera Barat itu. Dianalisis dari temuan Prokabar, di antaranya pertama, sosok kepemimpinan yang transformatif harapan masyarakat, dambaan harapan ini tertumpang pada Fakhrizal. Kedua komunikasi atas bawah lancar, selanjutnya gubernur kedepan berpotensi menjadi menteri lagi. Potensi ini dimiliki Fakhrizal.

Namun yang menarik fakta yang ditemukan sukses Fakhrizal sebagai hasil penelitian tahun 2017 dan 2018 oleh Drs TB Rahmad Sukendar, SH Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI). Temuan ini disiarkan masmedia dan medsos terutama oleh Tribunnews, editor Imanuel Nicolas Manafe (16 Juli 2018). Dengan temuan sukses Fakhrizal ini, Ketua Umum BPI KPN PA RI itu menganugerahi Piagam Penghargaan dan Award BPI KNPA RI 2017 Irjen Pol Fakhrizal M Hum Kapolda Sumbar ini, di Mapolda, 19 Okt 2017.

Rahmad dengan timnya, melakukan penelitian di tujuh kabupaten/kota di Sumatera Barat (Sumbar) sejak Februari 2018 lalu untuk mengukur kinerja aparat kepolisian di Ranah Minang.

Rahmad mengatakan persepsi masyarakat pada tujuh kabupaten/kota itu memperkuat bahwa Irjen (Pol) Fakhrizal, Kapolda Sumatera Barat dipandang mampu mengendalikan kantibmas secara baik dengan pendekatan lokal.

Pendekatan lokal tentu sudah dimiliki Fakhrizal, bukan saja ia orang Minang lahir di Bukittingi dan besar di Padang itu, juga kaya dengan pengalaman dan kuat dengan energi persahabatan di ranah Minang ini, di samping pengalaman dan jam terbang yang pernah bertugas di berbagai daerah di Nusantara. Karenanya beralasan Rahmad, mengatakan pengalaman dan kekuatan lokal yang digunakannya berpotensi mengantarkan Fakhrizal.

Ia boleh dicatat satu di antaranya bintang Bayangkara di langit Minang ini. Kata Rahmad 15 Juli tahun lalu, “masyarakat Sumbar menyukai pendekatan yang dilakukan oleh Fakhrizal sehingga membantu tugasnya dalam menjalankan tugas kantibmas. Dia dianggap sebagai sosok pemimpin yang memiliki kepedulian sangat tinggi terutama kepada masyarakat kecil di samping menyantuni anggotanya di lingkungan Polda Sumbar”. Sungguh pun demikian kata Rahmad, “di balik pendekatannya yang lembut kepada masyarakat, Irjen Fakhrizal tidak kehilangan sikap tegasnya”.

Tegas dan santun Irjen Fakhrizal sebagai Kapolda Sumbar kepada anggota, terkesan pada penugasan ratusan personal anggota satuan Brimob dan Shabara membantu Polda Metro Jaya dalam pelaksanaan tugas negara pengamanan ‎pemilihan presiden. Mereka disambut dengan haru dalam linang air mata dan keluarga saat kembali ke pangkuan Polda Sumbar, di Hanggar BIM, 2 Juli lalu. Ia sebagai Kapolda beserta seluruh jajaran Polda Sumbar dan keluarga Bayangkara/i mengucapkan selamat datang kembali berkumpul dengan keluarga. Saya mengucapkan terima kasih, kehadiran anggota kembali ke Polda selepas pelaksanaan tugas negara bersama jajaran Polda Metro Jaya. Kiranya pengalaman itu menjadi bekal untuk tugas selanjutnya, kata Kapolda santun dan haru.

Kata Rahmad juga, tegas dan santun Fakhrizal itu, dimungkin dibekali pengalamannya yang pernah menjadi Karo (Kepala Biro) Paminal Divisi Propam Mabes Polri di samping terakhir berturut-turut menjadi Kapolda. Dengan begitu menjadi lebih paham terhadap kondisi dan situasi di daerah. Justru iadikesankan masyarakat sebagai pejabat kantibmas, gemar turun ke lapangan untuk mendengarkan dan melihat kondisi riil masyarakat”. Rahmad melihat harapan dari masyarakat, agar Fakhrizal menjadi pemimpin (nomor satu pengganti yang sekarang–pen) pemerintahan di Ranah Minang dengan pengalamannya yang sukses di kepolisian.(red)

loading...