26.9 C
Padang
Selasa, April 13, 2021
Beritasumbar.com

INSTITUSIONALISME
I

Kategori -

Oleh : Syaiful Anwar

Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh

Konsep Dasar

Aliran institusionalisme ini muncul di daratan Amerika Serikat pada tahun 1920-an . Ada sedikit persamaan antara aliran institusional dengan aliran sejarah, sebab keduanya sama-sama menolak metode klasik. Akan tetapi dasar falsafah dan kesimpulan kesimpulan politik kedua aliran tersebut berbeda. Aliran institusional menolak ide eksperimen sebagaimana yang di anut oleh aliran sejarah. Begitu juga pusat perhatian aliran institusional terhadap masalah-masalah ekonomi dalam kehidupan masyarakat juga berbeda.

Orang yang paling berpengaruh dan mempunyai peran dominan terhadap keberadaan aliran institusional adalah Thorstein Bunde Veblen (1857-1929). Veblen pada intinya mengkritik teori-teori yang digunakan kaum klasik dan neo-klasik dan model model teoritisnya dan cenderung terlalu menyederhanakan fenomena-fenomena ekonomi. Pemikiran ekonomi klasik dan neo-klasik juga dikritiknya karena di anggap mengabaikan aspek-aspek non ekonomi seperti kelembagaan dan lingkungan. Padahal pengaruh keadaan dan lingkungan sangat besar terhadap tingkah laku ekonomi masyarakat.

Bagi Veblen masyarakat adalah suatu kompleksitas dimana tiap orang hidup, dan tiap orang dipengaruhi serta ikut mempengaruhi pandangan serta perilaku orang lain. Dari penelitian dan pengamatannya ia menyimpulkan bahwa perilaku masyarakat berubah dari tahun ke tahun. Penelitian tentang perubahan perilaku dilakukannya dengan pendekatan metode induksi. Bagi Veblen masyarakat merupakan suatu fenomena evolusi, dimana segala sesuatunya terus menerus mengalami perubahan.

Veblen adalah anak seorang petani miskin yang melakukan imigrasi dari Norwegia ke Amerika. Dalam keluarga petani miskin ini, termasuk di dalamnya Veblen, ada Sembilan orang bersaudara. Agaknya latar belakang kehidupan yang serba kekurangan inilah yang menjadi pangkal tolak mengapa dalam kehidupannya ia sering bersikap getir, skeptis, dan bahkan ada yang menilainya sebagai seorang fasis. Gelar yang diberikan pada Veblen sangat banyak. Selain gelar-gelar diatas, ia juga sering digelari sebagai seorang maverick, yang kira-kira bisa diartikan dengan orang yang suka “lain dari yang lain”

Gelar lain yang diberikan pada Veblen adalah iconoclast, yaitu orang yang suka menyerang dan ingin menjatuhkan ide-ide atau gagasan-gagasan orang-orang atau institusi tradisional yang diterima secara umum (iconoclast = one who attacks and seeks to overthrow traditional or popular ideas or institutions). Gelar “radikal” juga cocok untuk Veblen, sebab ia sering atau bahkan terus menerus mempermasalahkan inti kebenaran dari tata susunan masyarakat.

Dengan gelar-gelar sebagaimana disebutkan diatas Veblen sering diperbandingkan dengan Karl Mark, tokoh sosialis/marxis yang juga mempunyai kemampuan intelektual yang luar biasa dan sama-sama sering melawan arus serta revolusioner. Bahkan latar belakang pendidikan di antara keduanya mempunyai kemiripan, yaitu mempunyai latar belakang pendidikan yang luas di bidang sosiologis, politik, falsafah, sejarah dan antropologi disamping ekonomi. Pendidikan awal yang ditempuh Veblen adalah bidang filsafat, yang diambilnya di Johns Hopkins University dan Yale University. Kemudian ia memperdalam ekonomi di Cornel University. Walaupun ia seorang brilian, tetapi anehnya jabatannya sebagai dosen tidak pernah lebih tinggi dari pembantu professor, baik waktu ia mengajar di Chacago, Stanford maupun Missouri. Karena namanya sangat terkenal waktu pendaftaran mahasiswa berbondong-bondong mengambil mata kuliah yang diajarkannya. Tetapi yang ditemui mahasiswa adalah seorang eksentrik yang selalu menggerutu.

Dari buku-buku yang ditulis telah membuat Veblen sangat terkenal. Beberapa buku yang ditulis nya antara lain: The Theory of Leisure Class (1899), The Theory of Business Enterprise (1904), The Instict of Workmanship and the state of the Industrial Art (terbit tahun 1914, dan tahun 1920 dipublikasikan kembali dengan judul: The Vested Interests and the Comman Man); The Enggeneer and The Price system (1921); Absentee Ownership in Recent Time; The Cese of America (1923). Selain buku-buku yang disebutkan di atas masih banyak buku-buku lain yang ditulisnya menyangkut masalah social, politik, bahkan juga tentang pertahanan keamanan, dunia pendidikan dan sebagainya.

Dalam The Theory of Leisure Class Veblen menjelaskan hal-hal yang berhubungan dengan dorongan dan pola prilaku konsumsi masyarakat. Menurut Veblen, dulu perilaku orang terikat dengan masyarakat sekeliling, dan orang dalam tingkah lakunya orang berusaha ikut menyumbang terhadap perkembangan masyarakat. Orang berusaha menghindari perbuatan yang merugikan orang banyak. Tetapi apa yang dilihatnya sekarang dalam masyarakat kapitalis financial di Amerika ialah orang-orang yang hanya mementingkan kepentingan diri sendiri saja, dan tidak tertarik dengan kepentingan \ masyarakat banyak. Yang diperhatikan oleh masyarakat sekarang hanyalah uang.

Ahli Penganut Aliran institusionalisme

  1. Thourstein Bunde Veblen

Orang yang paling berpengaruh dan mempunyai peran dominan terhadap keberadaan aliran institusional adalah Thorstein Bunde Veblen (1857-1929). Veblen pada intinya mengkritik teori-teori yang digunakan kaum klasik dan neo-klasik dan model model teoritisnya dan cenderung terlalu menyederhanakan fenomena-fenomena ekonomi. Pemikiran ekonomi klasik dan neo-klasik juga dikritiknya karena di anggap mengabaikan aspek-aspek non ekonomi seperti kelembagaan dan lingkungan. Padahal pengaruh keadaan dan lingkungan sangat besar terhadap tingkah laku ekonomi masyarakat.

Bagi Veblen masyarakat adalah suatu kompleksitas dimana tiap orang hidup, dan tiap orang dipengaruhi serta ikut mempengaruhi pandangan serta perilaku orang lain. Dari penelitian dan pengamatannya ia menyimpulkan bahwa perilaku masyarakat berubah dari tahun ke tahun. Penelitian tentang perubahan perilaku dilakukannya dengan pendekatan metode induksi. Bagi Veblen masyarakat merupakan suatu fenomena evolusi, dimana segala sesuatunya terus menerus mengalami perubahan.

Konsep Pemikiran Dari Teori Veblen:

  • Inti pemikiran Veblen dapat dinyatakan dalam beberapa kenyataan ekonomi yang terlihat dalam perilaku individu dan masyarakat tidak hanya disebabkan oleh motivasi ekonomi tetapi juga karena motivasi lain (seperti motivasi sosial dan kejiwaan), maka Veblen tidak puas terhadap gambaran teoretis tentang perilaku individu dan masyarakat dalam pemikiran ekonomi ortodoks. Dengan demikian, ilmu ekonomi menurut Veblen jauh lebih luas daripada yang ditemukan dalam pandangan ahli-ahli ekonomi ortodoks.
  • Revolusi perkembangan pemikiran yang dikemukakan Veblen yaitu dengan memperluas lingkup pengkajian ilmu ekonomi, membawa akibat perluasan dan perubahan dalam metodologi, andaian-andaian, dan perilaku variabel-variabel ekonomi. Veblen melihat pengkajian ilmu ekonomi dari berbagai aspek ilmu sosial sehingga diperlukan interdisiplin. Oleh karena itu pula Veblen mendapat tuduhan bukan sebagai seorang pemikir ekonomi, tetapi sebagai seorang sociologist.
  • Pandangan pemikiran Veblen yang utama bahwa teori-teori ekonomi ortodoks, seperti teori konsumsi, perilaku bisnis, andaian-andaian laba maksimal, persaingan sempurna ditolaknya. Persaingan sempurna hampir tidak terjadi, yang banyak terjadi adalah monopoli, bukan persaingan harga, tetapi harga ditetapkan lebih tinggi. Konflik-konflik yang terjadi bukan lagi antara tenaga kerja dan pemilik modal, tetapi antara bisnismen dengan para teknisi. Karena dunia bisnis telah dikuasai oleh mesin, maka peranan teknisilah yang menentukan proses produksi.
  • Selanjutnya pandangan Veblen pada tahap awal sukar dipahami oleh ahli-ahli ekonomi, karena dia menggunakan istilah-istilah yang datang dari disiplin lain. Namun demikian, pandangan-pandangannya telah mendorong berkembangnya aliran ekonomi kelembagaan Amerika Serikat. Murid-muridnya melanjutkan dan melakukan pengembangan terhadap pemikiran- pemikirannya.
  1. Wesley Clair Mitchel

Wesley clair mitchel adalah murid, teman dan pengagum Veblen. la berjasa dalam me-ngembangkan metode-metode kuantitatif dan menjelaskan peristiwa-peristiwa ekonomi. Salah satu karyanya yang sudah menjadi klasik adalah : Business Cycles and Their Causes. Sesudah PD2, Mitchel mengorganisasi sebuah badan penelitian “National Bureau of Economic Research”. Dari penelitian ini memungkinkan lebih dikembangkannya penelitian­penelitian tentang pendapatan nasional, fluktuasi ekonomi atau Business cycles, perubahan produktivitas, analisis harga.

  1. Gunnar Karl Myrdal

Gunnar karl myrdal banyak menulis buku, antara lain: An American Dilema,Value in Social Theory, Challenge to Affluence, dan Asian Drama: An Inquiry into The Poverty of Nations. Salah satu pesan Myrdal pada ahli-ahli ekonomi ialah agar ikut membuat value judgement. Jika  itu tidak dilakukan struktur-struktur teoritis ilmu ekonomi akan menjadi tidak realistis. Myrdal percaya bahwa pemikiran Institusional sangat diperlukan dalam melaksanakan pembangunan di Negara berkembang. Myrdal meraih nobel dibidang Ekonomi pada tahun 1974 bersama F.A Hayek atas jasa-jasanya dalam menyumbang pemikiran ekonomi, terutama bagi pembangunan Negara berkembng.

  1. Joseph A. Schumpeter Joseph A.

Schumpeter di masukkan ke dalam aliran institusional karena  ia mengatakan bahwa sumber utama kemakmuran bukan terletak dalam ekonomi itu sendiri, melainkan berada di luarnya, yaitu dalam lingkungan dan institusi masyarakat. Sumber kemakmuran terletak dalam jiwa kewiraswastaan para pelaku ekonomi yang mengarsiteki pembangunan.

  1. Douglas Nort

Penghargaan terhadap aliran institusional mencapai puncaknya tahun 1993 pada waktu Douglas North menerima hadia nobel dalam bidang ekonomi. Selama ini kebanyakan pakar ekonomi menganggap hanya mekanisme pasar sebagai satu-satunya penggerak roda ekonomi, dan mengabaikan peran institusi. Hal ini dinilai North keliru, sebab peran institusi tidak kalah penting dalam pembangunan ekonomi. la menyimpulkan bahwa Negara komunis hancur karena tidak mempunyai institusi yang mendukung mekanisme pasar. Terhadap perubahan yang radikal di Eropa Timur dan eks Soviet, North mengatakan bahwa reformasi yang dilakukan tidak akan memberikan hasil nyata hanya dengan memperbaiki kebijakan ekonomi macro saja tapi juga dibutuhkan dukungan seperangkat institusi yang mampu memberikan insentif yang tepat kepada setiap pelaku ekonomi. Contoh institusi yang mampu memberikan insentif terse but adalah hukum paten dan hak cipta, hukum kontrak dan pemilikan tanah.

Kelebihan dan Kekurangan Mahzab Institusionalisme

  1. Kelebihan

Veblen menekankan bahwa prilaku manusia di bidang ekonomi dipengaruhi oleh iklim keadaan sekitar dalam zaman tertentu, iklim dan keadaan itulah yang mempengaruhi kompleks dan cita rasa dan fikiran naluri dan nalar, persepsi dan perspektif permasalahan ekonomi.

Veblen mementang falsafah didalam aliran klasik, yang mana tata susunan masyarakat telah diatur menurut alam. Dan menurut veblen ini terlalu sederhana dan tidak sesuai dengan kenyataan.

  • Kekurangan

Kemajuan teknologi cenderung mengurangi nilai rill dari barang-barang alat produksi yang sudah terpasang. Dalam perkembangan teknologi selalu ditemukan yang baru dan alat-alat produksi yang baru pula, ini meningkatkan jumlah dan memperbaiki mutu dan mengurangi biaya. Namun, ini mempercepat usangnya alat yang sudah terpasang, sehingga mengurangi nilai intrinsik dari investasi yang sudah tertanam dalam barang modal itu. Berarti ini merupakan pemborosan terhadap alat-alat modal yang lama karena dengan adanya teknologi baru,yang lama tidak terpakai lagi.

Perbedaan Mahzab Institusionalisme dengan Mahzab Lainnya

INSTITUSIONALISMEPRA- KLASIK
Ruang lingkup usaha-usahanya dalam kedudukan pasar monopoli dan oligopoli.Belum mempersoalkan apakah pasar persaingan sempurna atau tidak.
INSTITUSIONALISMEKLASIK
Manusia dipengaruhi oleh iklim keadaan sekitar zaman tertentu, iklim dan keadaan itulah yang mempengaruhi komplek dan cita rasa dan fikiran, naluri dan nalar, persepsi dan perspektif sekitar permasalahan ekonomi.Tata susuna masyarakat didasarkan atas hukum alam yang berlaku dalam dunia nyata. Perlu pembagian bidang dan spesialisasi. Kebebasan individu dan kemandiriannya akan membawa keserasian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
INSTITUSIONALISMENEO- KLASIK 1
Prilaku ekonomi masyarakat dipengaruhi oleh institusionalisme sekitar yang sedang berlaku.Mahzab ini memfokuskan diri pada konsep Marginalisme dan Prilaku Konsumen.
MAHZAB NEO- KLASIK 2
Yang menekankan pada persoalan pasar persaingan monopolistik dan pasar persaingan tidak sempurna.
MAHZAB KEYNES DAN NEO KEYNES
Perekonomian perlu campur tangan pemerintah. Pemerintah mengendalikan ekonomi dengan kebijakan fiskal.
MAHZAB MONETERIS
Moneteris bersumber pada pemikiran teori kuantitas uang dan harga. Perekonomian harus dikendalikan dengan kebijakan moneter.

Baca Juga: HISTORISMUS

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Musda Golkar Bukittinggi Berlansung Panas

Bukittinggi, BeritaSumbar.com,- Musda ke X Partai Golkar Kota Bukittinggi berlansung panas. proses pemilihan ketua DPD Partai Golkar Kota Bukittinggi yang dilansungkan di hotel Dymens Bukittinggi pada Kamis 8/4 berlansung penuh interupsi dan nyaris ricuh.
- Advertisement -

Pariwisata Nagari Batu Taba Semakin Bersolek, Laksma TNI Angkasa Dipua Resmikan Mushalla Fii Sabilillah

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,-Rangkaian kegiatan terpadu yang terdiri dari peresmian mushalla fii sabilillah, sunat masal, kegiatan bernuansa alek nagari berupa 'maarak galundi', makan bajamba, dan atraksi seni budaya lainnya telah berhasil dilaksanakan di Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan, Minggu (11/04).

Asisten 1 Pemko Payakumbuh Buka Mukerda LPM

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Yufnani Away membuka secara resmi musyawarah kerja daerah (mukerda) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Payakumbuh tahun 2021, di Aula Ngalau Indah Lt. III Balai Kota Payakumbuh, Kamis (08/04).
- Advertisement -

Kadisnakerin Wal Asri : Generasi Milenial Adalah Potensi Duta Informasi Dan Media Promosi

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Beberapa hari ini, banyak aktifitas yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh bersama insan pendidikan, mulai dari kunjungan studi tur, sosialisasi bursa kerja, sampai kepada kegiatan penguatan sumber daya manusia lainnya.

Mengintip PAUD Negeri Percontohan Kota Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Sebagai satu-satunya daerah di Pulau Sumatera yang memiliki sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Negeri Percontohan, Kota Payakumbuh terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia sejak dari usia dini.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

DPRD Lima Puluh Kota Dorong Pemda Tangkap Peluang Ekonomi Yang Ditawarkan Gubernur Jawa Barat

Lima Puluh Kota,  - Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Deni Asra mendorong pemerintah daerah setempat agar segera mengambil peluang ekonomi yang ditawarkan Gubernur...

Terkait Kebijakan Impor Beras, ini Komentar PPI

Jakarta,-Pemerintah baru saja memutuskan untuk melakukan impor beras 1 juta ton dan menugaskan Bulog untuk melaksanakan kebijakan impor tersebut. Terkait dengan kebijakan tersebut, PPI merasa perlu untuk menyampaikan pandangan

Permata Bank dan Astra Life Luncurkan AVA iFamily Protection

Produk e-bancassurance inovatif hasil kolaborasi PermataBank dan Astra Life yang memberikan santunan rawat inap hingga Rp3jt per hari, hadirkan produk perlindungan dan layanan terbaik yang terdigitalisasi bagi keluarga Indonesia

NYALA | OCBC NISP Luncurkan Solusi Finansial Fitness Guna Membangun Generasi Indonesia yang Financially Fit

Solusi Financial Fitness by NYALA OCBC NISP fokus membangun generasi Indonesia agar memiliki pengetahuan, kebiasaan dan mindset finansial yang tepat. Solusi Financial Fitness hadirkan lebih dari sekadar produk keuangan, ini adalah program pendampingan keuangan untuk membawa Indonesia melaju jauh menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045.

Wujudkan Transaksi di Sumbar Berbasis Syariah, Ini Harapan Mahyeldi dan Wako Payakumbuh

Payakumbuh, beritasumbar.com - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Barat mengharapkan masyarakat lebih paham dengan ekonomi syariah serta ke depannya semua transaksi keuangan di daerah...

DEREKSI hadir di Padang

Hallo Sumbar. YEAY!! 🤗 DEREKSI hadir di Padang niiih 😍😍 Khawatir tidak efektif? Dengerin dulu testimoni dari alumni kita 😊

Pemuda Asal Lintau Ini Sukses Rintis Usaha Martabak Di Jambi

Pemuda yang memiliki nama lengkap Brian Fakhrul Razi ini, selain memiliki wajah yang rupawan dan sendu, ternyata adalah salah satu sosok pengusaha muda yang terbilang sukses di Jambi yang memiliki garis keturunan dari ibu asli dari Balai Tangah lintau.

Yakin diminati warga, MS Glow hadir di Payakumbuh

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Salah satu produk skin care dan kosmetik yang banyak digemari di pasar daring, toko MS Glow hadir di Kota Payakumbuh, Sumatera...

Ketua DPRD Sumbar Sebut Pasar Ekraf Geliatkan Ekonomi

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Ketua DPRD Sumbar Supardi menilai kehadiran pasar ekonomi kreatif (ekraf) merupakan salah satu upaya untuk menghidupkan kembali Usaha Mikro Kecil Menengah...

Nasrul Abit Apresiasi Pasar Ekraf di Payakumbuh

Payakumbuh BeritaSumbar.com - Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abid menilai Pasar Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang digelar di Kota Payakumbuh merupakan salah satu langkah untuk kembali...
- Advertisement -