24.9 C
Padang
Tuesday, December 1, 2020
Beritasumbar.com

IMPAMAS Ajak Masyarakat Mapat Tunggul Selatan Kembali Galakkan Bertanam Padi Ladang
I

Kabupaten Pasaman,BeritaSumbar.com,-Beras merupakan salah satu makanan pokok masyarakat di negeri ini. Beras didapat dari hasil bercocok tanam padi. Dari dahulu di Ranah Minang padi tidak hanya di tanam di sawah. Tapi ada juga padi yang di tanam di ladang. Sehingga akrab dengan nama padi ladang.

Seperti yang di lakoni masyarakat di Mapat Tunggul Selatan Kabupaten Pasaman. Walau sudah tidak seberapa lagi masyarakat yang membudidayakan padi ladang ini. Mereka menyebut dengan boladang Padi.
Padi ladang layaknya padi sawah juga menghasilkan beras pulut dan beras biasa. Bedanya dengan padi sawah, masa panen padi ladang bisa mencapai 6 bulan. Khas padi ladang dengan bau harumnya.

Boladang padi adalah salah satu pertanian tradisional yang turun temurun dibumi Mapat Tunggul selatan. Pada zaman dahulu boladang padi adalah salah satu kekuatan perekonomian untuk memenuhi kebutuhan beras bagi masyarakat matuse. Pada saat ini Boladang padi di mapat tunggul selatan sudah ditinggalkan oleh masyarakat. Menurut Siben pembina Ikatan Mahasiswa Mapat tunggul Selatan (Impamas) boladang padi harus kita galakkan lagi ditengah masyarakat. Hal ini mengingat kebutuhan beras masyarakat matuse secara keseluruhan itu didatangkan dari luar (Rao dan tapus).
Masyarakat matuse sekarang harus mandiri dan harus mengembang tradisi boladang padi. Saat ini realitanya jika Rao atau tapus kehabisan stok beras, masyrakat matuse akan kesusahan mendapatkan beras, kalau adapun harga pasti mahal dan melambung tinggi. Harga beras saat ini 250k-350k /15-20 kg itupun kualitas berasnya tidak baik.
Adapun kendala saat ini tidak ketersedian lahan untuk boladang padi karena hutan sudah di ubah fungsikan ke pertanian lain, menurut salah seorang niniak mamak jika masyarakat mau kembali boladang padi, apasalahnya pertanian yang kurang produktik di ganti dengan boladang padi yang lebih produktif, kemudian masih banyak kok lahan yang baik untuk pertanian boladang padi yang belum di garap, agak jauh sih, tapi kalo satu komitmen dengan pemerintah nagari kita usulkan buat jalan pertanian kesana.

Di Mapat Tunggul Selatan boladang padi tidak hanya memberi dampak positif terhadap perekonomian, tapi juga terhadap pengembangan tradisi budaya, Dahulu jika panen besar boladang masyarakat melakukan syukuran atau pesta panen yang disebut iriak ontak, iriak onje, soket dan lainnya. Nah jika boladang tidak digalakkan lagi budaya ini akan hilang dengan sendirinya. Sangat di sayangkan sekali.
Narasi : Reza Jefrika
editor: Zal Ambo
Sumber foto @hryanpasaman

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Dosen UNAND Melakukan Program Kimitraan Masyarakat di Posyandu Anggrek 2 Sebarang Padang

Padang,- Pada saat ini masih ditemukan balita dengan kasus gizi kurang dan gizi buruk di kota Padang, karena penanganan masalah gizi kurang...

Vanny Vabiola Pukau Pengunjung Pasar Ekraf 2020

Payakumbuh,BeritaSumbar.com- Pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020 yang digelar di Agam Jua Art and Culture Cafe, Kawasan Batang Agam pada hari ke tiga...

TP-PKK Bersama Satgas Covid-19 Nasional Gelar Pelatihan Kader Pro Sehat

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Menindaklanjuti surat satuan tugas penanganan Covid-19 nomor Und.23/D-IV/RR.03-SATGASPP/11/2020 perihal rapat koordinasi satgas bidang perubahan perilaku dengan Tim Penggerak PKK(TP-PKK), TP-PKK bekerjasama...

Erwin Yunaz Bersama Forkopimda Dan Kejaksaan Negeri Payakumbuh Musnahkan BB Narkoba

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Barang bukti (BB) narkotika yang telah memiliki kekuatan hukum tetap tahun 2020 dimusnahkan di halaman kantor Kejaksaan Negeri Kota Payakumbuh oleh...

Irfendi Arbi Terima Penghargaan Achievement Motivation Person

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi terus menorehkan prestasi luar biasa di penghujung masa jabatannya.  Kali ini Irfendi sukses meraih penghargaan...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pocket Book Panduan Penilaian Melalui E-Learning Platforms Bagi Guru IPA Tingkat SMP Di Kota Padang

Sejak wabah Covid-19 mulai muncul di Kota Padang, nasional hingga mancanegara, kegiatan pembelajaran di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka terpaksa...

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...
- Advertisement -