31 C
Padang
Senin, Maret 4, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Hasil Audit Kantor Akuntan Publik, PDAM Payakumbuh Raih WTP
H

Kategori -
- Advertisement -

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Payakumbuh, tidak hanya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, tapi juga dinilai terbaik dalam administrasi keuangan. Hasil audit Kantor Akuntan Publik yang direkomendasi BPK Perwakilan Sumatera Barat, untuk tahun buku 2013, PDAM dinyatakan memperoleh WTP (wajar tanpa pengecualian).

Direktur  PDAM Kota Payakumbuh Faisal Mustafa, SE didampingi Kabag Keuangan Eka Susyenti, SE, di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, menginformasikan, Kamis (5/6), sukses merebut WTP itu, cukup melegakan seluruh jajaran PDAM dan Pemko Payakumbuh. Karena, untuk mendapatkan WTP tidaklah mudah.  Butuh komitmen seluruh pegawai PDAM, mulai dari pimpinan sampai ke penjaga kantor  dan pelanggan.

Keberadaan pelanggan, katanya, tidak bisa dipungkiri. Karena, jika pelanggan banyak menunggak rekeningnya, akan menghambat PDAM meraih WTP.  Karena itu, dalam hal pelayanan terhadap pelanggan, nomor satu bagi PDAM. Semua keluhan pelanggan, disikapi dengan cepat, tegas Faisal.

Sepanjang 2013, PDAM Payakumbuh memperoleh pendapatan sebesar Rp18.704.306.341. Sedangkan belanja mencapai Rp16.303.565.000. Belanja tersebut, di antaranya untuk perbaikan infrastruktur dan  jaringan serta  biaya operasional.

Dikatakan, sekarang ini PDAM tengah mengganti pipa primer PDAM di kawasan Koto nan Gadang di  Jalan Sudirman dan Ade Irma Suryani serta di Kelurahan Bunian. Penggantian pipa utama itu, juga akan berlanjut ke Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina). Dana untuk perbakan ini, sebesar Rp6,3 Miliyar berasal dari APBN.

Sementara, total pelanggan PDAM per akhir Mei 2014, mencatat 21.177 sambungan rumah (SR) atau 98,68% dari jumlah penduduk kota ini. Dari total pelanggan itu, 12 kelurahan di antaranya, seperti di sepanjang Jalan Pahlawan dan Khatib Sulaiman, sudah menikmati air bersih yang siap diminum dari kran. Air bersih siap minum tanpa harus dimasak itu, merupakan program andalan PDAM, yang disebut zona air minum prima (ZAMP), yang diluncurkan sejak 2010.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img