28 C
Padang
Senin, Agustus 2, 2021
Beritasumbar.com

Hari Ini Perhelatan Tabuik Piaman 2014 Dimulai
H

Kategori -

Setiap memasuki bulan Muharam atau tahun baru Hijriyah, masyarakat Kota Pariaman menggelar perayaan tabuik. Perayaan membuat dan membuang ke laut keranda yang dihiasi menyerupai buraq (sejenis burung yang membawa nabi Muhammad dalam perjalanan Isra’ Mikraj), ini menjadi iven tahunan Pemko Pariaman yang disaksikan beramai-ramai oleh masyarakat dari berbagai daerah, bahkan luar negeri.

Lalu, bagaimana sejarah tabuik Pariaman ini?

Dalam berbagai literatur disebutkan, perayaan tabuik yang berlangsung 1-10 Muharam itu memperingati meninggalnya cucu nabi Muhammad yang bernama Husein pada tahun 61 Hijriyah, yang bertepatan dengan 680 Masehi. Makanya, muncul istilah Oyak Hosen dalam perayaan tabuik, untuk menggelorakan semangat perjuangan umat Islam dalam menghadapi musuh-musuhnya. Sekaligus ratapan atas kematian Husein yang dipenggal kepalanya oleh tentara Muawiyah dalam perang Karbala di Irak.

Tradisi mengenang kematian cucu Nabi ini menyebar ke berbagai negara dengan cara yang berbeda. Di Indonesia, selain Pariaman, di Bengkulu juga dikenal pesta tabuik atau tabot. Mengenai asal usul tabuik Pariaman, ada beberapa versi.

Beberapa versi mengatakan bahwa tabuik dibawa oleh orang-orang Arab aliran Syiah yang datang ke Pulau Sumatera untuk berdagang. Sedangkan, versi lain (diambil dari catatan Snouck Hurgronje), tradisi tabuik masuk ke Indonesia melalui dua gelombang. Gelombang pertama sekitar abad 14 M, tatkala Hikayat Muhammad diterjemahkan ke dalam Bahasa Melayu. Melalui buku itulah ritual tabuik dipelajari Anak Nagari.

Sedangkan, gelombang kedua tabuik dibawa oleh bangsa Cipei/Sepoy (penganut Islam Syiah) yang dipimpin oleh Imam Kadar Ali. Bangsa Cipei/Sepoy ini berasal dari India yang oleh Inggris dijadikan serdadu ketika menguasai (mengambil alih) Bengkulu dari tangan Belanda (Traktat London, 1824).

Orang-orang Cipei/Sepoy ini setiap tahun selalu mengadakan ritual untuk memperingati meninggalnya Husein. Lama-kelamaan ritual ini diikuti pula oleh masyarakat yang ada di Bengkulu dan meluas hingga ke Painan, Padang, Pariaman, Maninjau, Pidi, Banda Aceh, Melauboh dan Singkil.

Dalam perkembangan berikutnya, ritual itu satu-persatu hilang dari daerah-daerah tersebut dan akhirnya hanya tinggal di dua tempat yaitu Bengkulu dengan sebutan Tabot dan Pariaman dengan sebutan Tabuik. Di Pariaman, awalnya tabuik diselenggarakan oleh Anak Nagari dalam bentuk Tabuik Adat. (berbagai sumber)

Jadwal Tabuik Piaman 2014

oleh: Andra Sikumbang

Hari dan Tanggal:
1.Sabtu,25-Oktober-2014.
Pkl: 16:00 wib-Ritual Maambiak Tanah,Pauh-Galombang.

2.Minggu,26-Oktober-2014.
Pkl: 08:00-23:00 wib-Membuat Kerangka Dasar Tabuik Rumah Tabuik Pasa dan Subarang.

3.Senin,27-Oktober-2014.
Pkl: 08:00-23:00 wib-Lanjutan Pembuatan Tabuik Rumah Tabuik Pasa dan Subarang.

4.Selasa,28-Oktober-2014.
Pkl: 08:00-23:00 wib-Membuat Kerangka Dasar Tabuik Rumah Tabuik Pasa dan Subarang.
Pkl: 17:00 wib-Ritual Manabang Batang Pisang,Galombang-Kampuang Kaliang.

5.Rabu,29-Oktober-2014.
Pkl: 08:00-23:00 wib-Lanjutan Pembuatan Tabuik Rumah Tabuik Pasa dan Subarang.
Pkl: 14:00 wib-Maradai Pasa dan Subarang.

6.Kamis,30-Oktober-2014.
Pkl: 08:00-23:00 wib-Lanjutan Pembuatan Tabuik Rumah Tabuik Pasa dan Subarang.

7.Juma’at,31-Oktober-2014.
Pkl: 08:00-23:00 wib-Lanjutan Pembuatan Tabuik Rumah Tabuik Pasa dan Subarang.
Pkl: 19:00 wib-Maarak Jari-Jari Tabuik Pasa dan Subarang.

8.Sabtu,1-November-2014.
Pkl: 08:00-23:00 wib-Merias Tabuik Rumah Tabuik Pasa dan Subarang.
Pkl: 19:00 wib-Maarak Saroban Tabuik Pasa dan Subarang.

9.Minggu,2-November-2014.
Pkl 08:00-23:00 wib-Lanjutan Merias Tabuik Rumah Tabuik Pasa dan Subarang.
Pkl: 20:00-22:00 wib-Paket Seni Sanggar Darak Badarak(Kota Pariaman) Lapangan Merdeka.
Pkl: 22:00-23:00 wib-Paket Seni Sanggar Binuang Sati(Tandikek Kab Pdg Pariaman) Lapangan Merdeka.

10.Senin,3-November-2014.
Pkl: 08:00-23:00 wib-Lanjutan Merias Tabuik Rumah Tabuik Pasa dan Subarang.
Pkl: 20:00-22:00 wib-Paket Seni Sanggar Carano(Lubuk Alung Kab Pdg Pariaman) Lapangan Merdeka.
Pkl: 22:00-23:00 wib-Paket Seni Dendang Taman Budaya(Kota Padang) Lapangan Merdeka.

11.Selasa,4-November-2014.
Pkl: 08:00-23:00 wib-Lanjutan Merias Tabuik Rumah Tabuik Pasa dan Subarang.
Pkl: 20:00-22:00 wib-Paket Seni Mustika Minang(SMKN 4 Kota Pariaman) Lapangan Merdeka.
Pkl: 22:00-23:00 wib-Paket Seni Talempong Goyang,Lapangan Merdeka.

12.Rabu,5-November-2014.
Pkl: 08:00-23:00 wib-Lanjutan Merias Tabuik Rumah Tabuik Pasa dan Subarang.
Pkl: 20:00-22:00 wib-Paket Seni Must Muda Jambi(Propinsi Jambi),Lapangan Merdeka.
Pkl: 22:00-23:00 wib-Paket Seni Band Talempong Goyang,Lapangan Merdeka.

13.Kamis,6-November-2014.
Pkl: 08:00-23:00 wib-Lanjutan Merias Tabuik Rumah Tabuik Pasa dan Subarang.
Pkl: 20:00-22:00 wib-Paket Seni Karak Anyia,Lapangan Merdeka.
Pkl 22:00-23:00 wib-Paket Seni Kabupaten Dharmasraya,Lapangan Merdeka.

14.Jumat,7-November-2014.
Pkl: 08:00-23:00 wib-Lanjutan Merias Tabuik Rumah Tabuik Pasa dan Subarang.
Pkl: 20:00-22:00 wib-Paket Seni Bengkulu(Propinsi Bengkulu),Lapangan Merdeka.
Pkl: 22:00-23:00 wib-Paket Seni Pekanbaru(Propinsi Riau),Lapangan Merdeka.

15.Sabtu,8-November-2014.
Pkl: 08:00-23:00 wib-Lanjutan Merias Tabuik Rumah Tabuik Pasa dan Subarang.
Pkl: 20:00-23:00 wib-Paket Seni Medan(Propinsi Sumatera Utara),Lapangan Merdeka.

16.Minggu,9-November-2014.
Pkl: 05:00-09:00 wib-Tabuik Naiak Pangkek,Lapangan Merdeka.
Pkl: 12:00-14:00 wib-ISOMA.
Pkl: 14:00-14:10 wib-Tari Ulu Ambek,Lapangan Merdeka.
Pkl: 14:10-14:20 wib-Pembacaan Ayat Suci Alqur’an,Lapangan Merdeka.
Pkl: 14:20-14:50 wib-Band Talempong Goyang,Lapangan Merdeka.
Pkl: 14:50-15:00 wib-Hoyak Tabuik Pasa dan Subarang,Lapangan Merdeka.
Pkl: 15:00-15:10 wib-Laporan Ketua Panitia,Lapangan Merdeka.
Pkl: 15:10-15:20 wib-Sambutan Walikota Pariaman,Lapangan Merdeka.
Pkl: 15:20-15:30 wib-Sambutan Duta Besar Negara Iran,Lapangan Merdeka.
Pkl: 15:30-15:40 wib-Sambutan Gubenur Propinsi Sumatera Barat,Lapangan Merdeka.
Pkl: 15:40-16:00 wib-Pengarahan Sekaligus Peresmian Hoyak Tabuik Oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,Lapangan Merdeka.
Pkl: 16:00-16:10 wib-Doa Bersama,Lapangan Merdeka.
Pkl: 16:10-16:20 wib-Tari Kolosal,Lapangan Merdeka.
Pkl: 16:20-16:40 wib-Parade Gandang Tasa,Lapangan Merdeka.
Pkl: 16:40-17:20 wib-Hoyak Tabuik Pasa dan Subarang,Lapangan Merdeka.
Pkl: 17:20-18:00 wib-Tabuik Dibuang Ke Laut,Pantai Gandoriah Pariaman.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Satu Meninggal, 27 Positif Covid-19 Di Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh kembali mengumumkan terjadinya tambahan kasus satu orang masyarakat positif Covid-19 yang meninggal dunia pada Selasa (27/07).
- Advertisement -

Kakankemenag Padang Panjang Saksikan Penandatangan Kontrak Pembangunan Gedung Kelas Baru MTsN Kota Padang Panjang

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_Kakankemnag Kota Padang Panjang H. Gusman Piliang menyaksikan Penandatangan Kontrak Pembangunan Gedung Kelas Baru MTsN Kota Padang Panjang oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan Direktur Pelaksana Pekerjaan Proyek dan Konsultan Pengawas di Mushalla Kampus II MTsN Kota Padang Panjang di Jalan A. Yani Kelurahan Ngalau, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang, Senin, (26/07/2021)

Ada Temaram di Pintu Aging

Cerita Berseri: Seribu Cerita untuk Bahagia Seri 1/1000 “Ada Temaram di Pintu Aging” Oleh : H. Nofrijal, MA  Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama/IV-e Sudah biasa dan terbiasa ada kata-kata...
- Advertisement -

MTsN 5 Padang Pariaman Gelar Kegiatan Madrasah Berbagi di Momen Idul Adha.

Padang Pariaman, beritasumbar.com,- "Bahagia itu bersama, bukan sendiri. Senang itu bersama, bukan sendiri. Bahagia itu sesungguhnya sederhana, ketika digapai bersama". Itulah ungkapan yang terucap, oleh Dra. Lismaini Amir, M.Si. Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Padang Pariaman, ketika disambangi awak media di ruang kerjanya usai penyerahan bantuan paket sembako kepada beberapa murid-muridnya.

Unit Pemberantasan Pungli Kota Payakumbuh laksanakan Sosialisasi Pencegahan Pungli dan Gratifikasi bagi ASN dan Penyedia/Rekanan

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Unit Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Kota Payakumbuh mengadakan sosialisasi pencegahan pungli dan gratifikasi dalam pengadaan barang dan jasa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta bagi penyedia/rekanan yang bekerjasama dengan Instansi di Pemerintah Kota Payakumbuh yang digelar di Aula Ngalau Indah lantai 3 Kantor Wali Kota Payakumbuh, Rabu(28/7).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Kampung Adat Terpopuler Versi API Itu Berasal Dari Kabupaten Limapuluh Kota

Labuan Bajo, beritasumbar.com - Kementerian Pariwisata RI anugerahkan Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) dengan Anugerah  Pesona Indonesia (API) tahun 2020 yakni juara dua kategori Kampung...

HWK Sumbar Tampil di Konser Minang Bersuara II bersama Seniman dari 5 Negara

PADANG (BeritaSumbar.com)– Eksplorasi seni dan budaya dapat menjadi salah satu cara mengatasi banyak permasalahan. Seni dan budaya juga bermanfaat untuk menyukseskan program Pemerintah dalam...

BPNB Sumbar Sosialisasikan Persiapan Pemajuan Kebudayaan Nagari Koto Gadang Koto Anau

Nagari Koto Gadang Koto Anau yang berada di kaki Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pernah jadi daerah yang kaya dengan hasil cengkehnya. Kekayaan daerah tersebut membuat kolonial Belanda pernah berdiam di sana. Perkembangan kerajaan di Minangkabau hingga perjuangan bangsa sebelum dan awal kemerdekaan juga punya catatan tersendiri bagi daerah tersebut.

Kapur IX Dan Pesona Wisata Alamnya

Saat ini wisata alam baik dalam bentuk tracking, adventure atau olahraga alam sangat banyak digandrungi masyarakat. Spot spot wisata baru jadi sasaran saat ada waktu libur. Kabupaten Limapuluh Kota yang memiliki 13 kecamatan dengan 79 nagari sangat banyak memiliki lokasi untuk wisata alam tersebut. Seperti halnya Kecamatan Kapur IX.

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...

Warga sekitar kumpulkan donasi untuk menangkan Kampung Sarugo di API Award

Limapuluh Kota, beritasumbar.com - Guna memenangkan perkampungan wisata Kampung Saribu Gonjong (Sarugo) di Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2020 sebagai Kampung Adat Terpopuler warga...

Solok Selatan Luncurkan Seragam Daerah Bagi ASN Dan Pelajar

Padang Aro, beritasumbar.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) meluncurkan motif baju seragam daerah untuk Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Kadis Pariwisata Payakumbuh: Ekraf Dapat Menjadi Ajang Promosi Makanan Tradisional

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Kehadiran Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh selain dapat menjadi ajang promosi wisata juga dapat menjadi ajang promosi untuk makanan...

Gamaik Kolaborasi Hoyak Pasar Ekraf 2020 Payakumbuh

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Grup Musik Gamaik Mandayu asal Kota Padang tampil dalam pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020 di Agam Jua Art and Culture Cafe,...

Kontroversi Taman Nasional Komodo, Urgensi Antara Tempat Wisata atau Konservasi Komodo?

Oleh : Hafshah Mentari Zurisah ~ mahasiswi Program Studi S1 Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Siapa yang tidak tahu Taman Nasional Komodo? Taman Nasional Komodo merupakan...
- Advertisement -