30.1 C
Padang
Thursday, October 29, 2020

Gunung Marapi Sumbar Berstatus Siaga, Berbahaya untuk Didaki

Padangpanjang – Gunung Marapi di Sumatera Barat berstatus Siaga. Itu artinya berbahaya untuk dijejaki apalagi didaki. Para pendaki khususnya para pecinta alam diminta agar mengurungkan niatnya untuk menikmati pergantian tahun di atas puncak Marapi.

Pendaki dilarang untuk melakukan pendakian hingga puncak. Petugas keamanan setempat hanya memperbolehkan hingga jarak 3 km dari puncak atau sekitar Pasanggerahan. Namun, peringatan ini ternyata tak membuat sebagian pecandu surut untuk mendaki.

Pada masa-masa libur panjang ini, masih banyak masyarakat melakukan pendakian. Diperkirakan, ini akibat banyaknya pintu menuju puncak Gunung Merapi tersebut, sehingga sulit terawasi. Perlu pengawasan lebih ketat agar peristiwa-peristiwa yang bisa merenggut nyawa bisa diminimalisir.

Dilansir haluan, Kapolsek X Koto AKP Yuhendri mengatakan, pihaknya sudah mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pendakian hingga ke puncak kawah Gunung lantaran sesuai data Badan Meteorologi, status gunung Merapi sejak 3 Desember 2015 dalam status siaga.

“Sewaktu waktu bisa saja menyemburkan abu bercampur batu. Dan sangat berbahaya bagi keselamatan jiwa,” kata perwira menengah Polres Padang Panjang itu.

Untuk pengamanan dan pengawasan, kata Yuhendri, Polres Padangpanjang menurunkan 24 personil bersama aparat dari Dinas BPBD dan Satpol PP Tanahdatar dan Bekerja sama dengan pemuda Koto Baru.

Kepolisian dari Polsek Koto Baru menurunkan 3 shift petugas untuk mengawasi pendakian Gunung termasuk di Pasanggerahan Koto Baru bersama sama dengan aparat Dinas BPBD dan Satpol PP Tanah Datar beserta kalangan pemuda Koto Baru.

Pihaknya, kata Yuhendri, juga telah memasang spanduk larangan di beberapa tempat agar masyarakat tidak mengalami musibah akibat status Gunung Merapi berada pada status siaga. Bahkan beberapa bulan yang lalu sejumlah pendaki gunung sempat terjebak oleh abu yang menyembur dari kawah Gunung Merapi bersamaan dengan gempa tektonik yang terjadi.

“Aktifitas masyarakat hanya diperbolehkan 3 km dari puncak Gunung,” kata Yuhendri pada Jumat (25/12).

Selain itu, ada juga masyarakat yang melakukan pendakian ke puncak Gunung Singgalang. Meski Singgalang bukan gunung aktif, akan tetapi tetap saja berbahaya karena jalan nya sulit dan menyebabkan pendaki sering tersesat. “Apalagi Gunung Singgalang juga telah banyak menelan korban,” ujar Yuhendri lagi.

Sementara itu, arus lalu lintas dari Padang Panjang yang melintas di wilayah hukum Polsek X Koto menuju Bukittinggi sejak beberapa hari belakangan padat akibat tingginya arus kendaraan dimasa libur sekolah ini, ungkap Yuhendri menjelaskan.

Salah seorang aktifis pecinta alam di Padang, Welly menyebutkan, tempat itu, Gunung Marapi memang merupakan tempat primadona yang jadi sasaran warga umum dan pecinta alam menghabiskan malam pergantian tahun, setiap tahun. Biasanya, jika memang para pecinta alam yang mendaki, mereka akan memperhatikan kondisi dengan pengetahuan yang mereka miliki untuk menjajal lereng hingga ke puncak.

“Ndak Mungkin mereka (pecinta alam) akan mengabaikan himbauan seperti itu, apalagi ini untuk keselamatan,” katanya. (hln)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Sejarah Baru, Kecamatan Latina Juara Umum MTQ Nasional Ke XXXIX Tingkat Kota Payakumbuh

Payakumbuh --- MTQ Nasional ke XXXIX Tingkat Kota Payakumbuh yang digelar di Kecamatan Payakumbuh Selatan selama 2 hari pada 24 dan 25...

Hari Pertama OPS Zebra Singgalang 2020,Satlantas Polres Tanah Datar Temukan 30 pelanggaran Ranmor

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Hari Pertama Laksanakan Operasi Zebra Singgalang,Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Tanah Datar temukan dan mengamankan 30 Pelanggaran kendaraan bermotor, Selasa...

Tim Gabungan Terpadu Ikut Turun Tegakkan Perda AKB Di Payakumbuh

Payakumbuh - Tim Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh mendapatkan asistensi sekaligus dimonitor oleh Tim Gabungan Terpadu penegakan Perda Nomor 6 Tahun 2020 Provinsi...

Sejarah Baru, Kecamatan Latina Juara Umum MTQ Nasional Ke XXXIX Tingkat Kota Payakumbuh

Payakumbuh --- MTQ Nasional ke XXXIX Tingkat Kota Payakumbuh yang digelar di Kecamatan Payakumbuh Selatan selama 2 hari pada 24 dan 25...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Polres Tanah Datar Selalu Imbau Pengunjung Pasar Batusangkar Gunakan Masker

Tanah Datar, www.beritasumbar.com- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres tanah Datar selalu mengimbau pengunjung Pasar Batusangkar agar tetap memakai masker, guna mencegah penyebaran...

Polres Limapuluh Kota Berhasil Mengamankan Dua Tersangka yang Miliki 135 Paket Besar Ganja

Limapuluh Kota, BeritaSumbar - Kepolisian Resor (Polres) Limapuluh Kota berhasil mengamankan dua tersangka penyalahgunaan narkotika berinisial RS dan YFA yang miliki 135...

Bawaslu Limapuluh Kota Telah Keluarkan Enam Peringatan Selama Masa Kampanye

Limapuluh Kota, BeritaSumbar - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Limapuluh Kota telah mengeluarkan enam peringatan tertulis kepada calon yang maju dalam Pilkada...

Peringati Sumpah Pemuda, Kodim 0310/SSD Gelar Penegakan Protokol Kesehatan

Sijunjung, www.beritasumbar.com - Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-92 tahun 2020 jajaran Komando Distrik Militer (KODIM) 0310/SSD menggelar penegakan disiplin protokol kesehatan kepada...
- Advertisement -