GONTOR ,BeritaSumbar.com,– Ketum Forum Bisnis (Forbis) Alumni Gontor, H. Agus Maulana, meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan CEO Bukalapak, H. Ahmad Zaky, Ketua Forum Pesantren Alumni (FPA) Gontor, KH Zulkifli Muhadi, dan Ketua Yayasan Pemeliharaan dan Perluasan Wakaf Pondok Modern (YPPWPM), Ustadz H. Imam Shobari. Acara ini dihadiri dan disaksikan oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), KH Hasan Abdullah Sahal, Rektor Unida Gontor, Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, dan Ketum PP IKPM, Ustadz H. Ismail Abdullah.

yuuk ikutan: Polling Kandidat Calon Gubernur Sumatera Barat Untuk Pilkada 2020

Pelaksanaan penandatanganan MoU dilaksanakan Sabtu siang (15/6/2019) bersamaan dengan kegiatan Forbis Expo 2019 yang bertempat di Gedung Olahraga (GOR) PMDG. Forbis Expo 2019 tersebut dibuka oleh Ketum PP IKPM, Ustadz H. Ismail Abdullah, Kamis malam sebelumnya (13/6/2019).

Kiai Hasan, dalam sambutannya, menyampaikan, acara pada siang hari ini merupakan upaya untuk mencari barokah, bukan barokahnya pak kiai, bukan barokahnya pondok, tetapi barokah kebersamaan. “Kita menghidupkan al-itsar dan al-musyawarah. Apa yang terjadi ini adalah hasil dari musyawarah-musyawarah. Kita gerakkan potensi-potensi yang ada, wa fii anfusikum afalaa tubsiruun. Dalam diri kita ini banyak potensi-potensi yang bisa kita gerakkan. Jangan sampai potensi ini digerakkan orang lain, artinya dipermainkan orang lain sehingga tidak bisa membedakan antara yang halal dan yang haram,” jelas beliau.

Kiai Hasan juga secara khusus mengapresiasi pelaksanaan acara ini, “Selamat, sukses, mabruk, mabruk,” doa beliau.

CEO Bukalapak, H. Ahmad Zaky, dalam sambutannya, pertama kali mengungkapkan penghormatannya karena telah diterima oleh keluarga besar PMDG. Ia juga menceritakan bahwa ayahnya adalah alumni Gontor. “Dari kecil, memang saya ini produk Gontor, diajarinya man jadda wajada dan kedisiplinan,” ungkap pria kelahiran Sragen, 24 Agustus 1986 ini.

Ahmad Zaky juga mengatakan, entrepreneurship bukanlah melulu berurusan dengan uang. “Ini tentang karakter, tentang kultur, nanti mengikuti yang lain,” papar alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) Jurusan Teknik Informatika ini.

Ia menambahkan, pilar ekonomi umat Islam perlu dibangun bersama-sama. Pengusaha yang sudah berhasil turun membantu yang masih kecil. “Saya yakin kalau kita sama-sama, yang berhasil turun bareng-bareng, berjamaah, saya sangat yakin hasilnya itu akan sangat luar biasa,” jelasnya.

Penandatanganan MoU ini dilaksanakan antara Forbis dengan Bukalapak, FPA dan YPPWPM. Selain untuk mendistribusikan produk-produk anggota Forbis ke pesantren dan digitalisasi bisnis, sinergi lewat MoU ini juga sebagai ladang amal pengabdian para pengusaha alumni Gontor untuk menaikkan level usaha pondok alumni dan membangun ekonomi keummatan. (Rezki Aryendi)

loading...