27.9 C
Padang
Senin, Agustus 2, 2021
Beritasumbar.com

Film Porno Perlahan Membunuh Realitas Berpikir Remaja
F

Kategori -

BeritaSumbar.com,-Remaja merupakan salah tahapan perkembangan yang hanya terjadi satu kali seumur hidup manusia. Tahapan remaja merupakan suatu fase yang sering mengalami krisis diri dan permasalahan yang kompleks dalam perkembangan dirinya. Perubahan emosional, kognitif, fisik, dan psikis sering kali menjadi gelombang dalam diri remaja. Salah satu perubahan yang tidak bisa dihindari adalah motivasi dan rasa keingintahuan yang tinggi terhadap berbagai hal yang menimpa dirinya termasuk masalah-masalah yang berhubungan dengan seksualitas.

Kecanggihan teknologi membuat segalanya mudah diakses, salah satunya konten bermuatan seks yaitu pornografi. Sehingga banyak remaja yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi untuk menikmati hal ini sampai-sampai ada yang menjadi candu. Kecanduan pornografi biasanya berawal dari rasa keingintahuan yang besar dan keisengan dalam membuka situs porno. Pornografi sendiri merupakan sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lain melalui berbagai bentuk media komunikasi dan atau pertunjukan di muka umum, yang membuat kecabulan atau eksploitas seksual yang melanggar norma kesusilaan (UU No. 44 Tahun 2008).

Ketika seorang anak kecanduan menonton film porno, hal tersebut akan berpengaruh pada sistem saraf di otaknya. Otak merupakan organ yang menjadi pusat perintah dan sistem saraf manusia kecerdasan, kreativitas, emosi, ingatan,dan banyak hal yang diatur oleh otak. Jika kita ingin melakukan sesuatu, maka otaklah yang memerintah dan mengaturnya dengan cara menerima masukan dari organ sensoris dan mengirimkan output ke otot yang berupa tindakan. Sama seperti narkoba, kecanduan pornografi juga mengakibatkan kerusakan otak yang cukup serius.

Penelitian yang berjudul “Studi Kasus Kecanduan Pornografi pada Remaja” oleh Diana memaparkan seorang pakar adiksi pornografi menyebutkan bahwa pornografi dapat menyebabkan kerusakan di lima bagian otak, terutama pada Pre Frontal corteks (bagian otak yang tepat berada dibelakang dahi). Sedangkan kecanduan narkoba menyebabkan kerusakan pada tiga bagian otak. Solso (2007), menjelaskan bahwa lobus frontal adalah bagian yang terlibat dalam pengendalian impuls, pemecahan masalah, pengendalian dan pelaksanaan perilaku, dan member pertimbangan (Judgement). Bagian otak ini juga berfungsi untuk mengendalikan emosi, memusatkan konsentrasi, memahami dan membedakan benar dan salah, mengendalikan diri, berpikir kritis, membentuk kepribadian dan berprilaku sosial.

Ketika terjadinya kerusakan pada bagian otak ini, akan membuat prestasi akademik anak menurun, anak kesulitan dalam membuat perencanaan, tidak bisa mengendalikan hawa nafsu dan emosi, tidak cermat dalam mengambil keputusan dan berbagai peran eksekutif otak sebagai pengendali impuls-impuls. Diana dalampenelitiannya diatas juga memberikan kesimpulan bahwa kecanduan pornografi pada remaja memberikan sumbangan besar untuk menghancurkan masa depan mereka.

Sasaran utama adalah kemampuan kognitif yang kemudian akan mempengaruhi proses berpikir (thinking), mengingat (memori), dan memanggil kembali (recall) rekaman data yang disimpan diotak. Proses kognitif itu akan terhambat dan memberikan output berupa kelambatan dalam berpikir dan memproses informasi serta sulit dalam berkonsentrasi.

Selaku seorang remaja, dalam tahapan perkembangannya perlu didampingi oleh orang terdekat khususnya orang tua. Orang tua sangat berperan penting dalam mengawasi remaja yang baru beralih dari masa anak-anak. Orang tua harus bersikap tegas dalam mengawasi anak khususnya bagaimana bersosial media yang bijak. Ketika orang tua lengah dalam mengawasi anak, maka dampaknya akan berimbas pada anak itu sendiri. Kelalaian dan ketidaktegasan orang tua akan mempermudah anak dalam mengakses tontonan maupun bacaan berisi konten kekerasan, pornografi, seks, dan lainnya.

Mengajarkan anak mengenai pendidikan seks dini, meperdalam ilmu agama, dan menekankan kepada anak bahwasanya teknologi bisa membunuh secara perlahan jika tidak bisa menggunakan secara bijak. Dalam kasus kecanduan konten yang yang berbau pornografi ini, jelas-jelas dampak utamanya adalah pada fungsi otak. Semakin sering otak dilatih melihat konten berbau porno, selama itu pula otak dilatih untuk menghancurkan saraf-saraf intinya. Jadi, jangan heran jika budak teknologi yang tidak bijak dalam bersosial media benar-benar memiliki otak seorang “budak” karena tontonan yang sangat tidak mendidik ini.

Penulis: Afni Salsabila
Prodi Psikologi Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama-agama UIN Imam Bonjol Padang

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Backdrop Pemimpin Birokrasi

Cerita Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia Seri 8/1000 “Backdrop Pemimpin Birokrasi” Kali ini, kita berbincang tentang “backdrop” atau latar belakang penampilan seorang pemimpin birokrasi yang merujuk...
- Advertisement -

Jadi Lokus Studi Tiru, GTP UIakan Kembali Dikunjungi Pokdarwis se Kabupaten Sijunjung.

Padang Pariaman, beritasumbar.com.,-Nagari Ulakan melalui potensi kawasan Ekowisata dan Edukasi Green Talao Park (GTP) yang dimiliki, kembali menjadi pusat perhatian. Hal itu dibuktikan, dengan adanya kunjungan Studi Tiru ke destinasi wisata ini, yang digagas oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat. Dalam kesempatan kali ini, Dinas Pariwisata Provinsi selaku penyelenggara Pelatihan Sadar Wisata di Kabupaten Sijunjung memboyong seluruh peserta untuk melakukan Studi Tiru ke kawasan Ekowisata dan Edukasi Green Talao Park di Nagari Ulakan Kecamatan Ulakan Tapakih Kabupaten Padang, pada Selasa (27/7).

8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru

Cerita Berseri, Seribu Asa untuk Bahagia #Seri 4/1000 cerita “8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru” Oleh : H. Nofrijal, MA Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e Sebutan 8...
- Advertisement -

617 Siswa SLTP Dan SLTA Dapat Bantuan Beasiswa Dari Program Sijunjung Cerdas

Sijunjung, Berita Sumbar--Sebanyak 617 Orang Siswa SLTP dan SLTA sekabupaten Sijunjung mendapat bantuan biaya pendidikan dari program Sijunjung Cerdas Tahap l tahun 2021, dana untuk Mustahik yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung. Adapun nilai bantuan yang diserahkan hari ini senilai Rp. 186.850.000, (Seratus Delapan Puluh Enam Juta Delapan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah), penyerahaan diberikan oleh Bupati secara simbolis kepada sekolah kata Ketua Baznas Sijunjung H. Hidayattullah, Muaro Sijunjung hari ini.

Tim KKN UNRI Berinovasi, Batu Payuang Pakai Rambu Rambu Penunjuk Jalan

Limapuluh Kota, BeritaSumbar.com,-Kuliah kerja nyata (KKN) merupakan suatu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia. Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu hingga dua bulan yang bertempat di daerah setingkat desa.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Mengenal Politik Praktis & Pragmatisme

Dalam praktik perebutan maupun mempertahankan sebuah kekuasaan Politik Praktis dan Pragmatisme seolah menjadi dua hal yang sulit dipisahkan, khususnya di negara Demokrasi seperti Indonesia.

Filosofi Lidi

Dari filosofi pohon kelapa yang sangat banyak manfaatnya, bahkan hampir seluruh bagian tanaman kelapa tersebut memberi manfaat untuk kehidupan manusia. Manusia sebagai makhluk yang paling sempurna tentu seharusnya juga memberi manfaat dan berperan menjaga bumi dan lingkungan setelah mengambil manfaat untuk kehidupan. Sesuai juga dengan perintah Tuhan dalam ajaran agama bahwa tujuan Tuhan menurun-kan manusia ke muka bumi ini adalah untuk beribadah dan berbuat yang bermanfaat.

Raih Keridhaan Allah melalui Etos Kerja

Dalam Manajemen Pendidikan Islam, etos kerja (semangat/motivasi kerja) dilandasi oleh semangat beribadah kepada Allah Swt. Maksudnya, bekerja tidak sekedar memenuhi kebutuhan duniawi melainkan juga sebagai pengabdian kepada Allah Swt,

Rugi Rasa Untung

Apakah beberapa fenomena terbalik yang terjadi ditengah masyarakat bangsa ini atau mungkin juga ditengah masyarakat dunia adalah pertanda bahwa kiamat sudah dekat ? Wallahu a’lam bishawab hanya Allah pencipta langit dan bumi yang tahu persis.

Mengatur Konflik dengan Teknik Mind Mapping

Konflik. Ketika kita mendengar kata itu, kebanyakan orang akan membayangkan seperti perang, rusuh, gontok-gontokan, atau orang yang berkelahi antarkampung. Tidak, sebenarnya konflik bisa dimulai dari sesuatu yang kecil. Kalau menurut psikologi, konflik itu bisa dimulai dari ketika kita merasa ada perbedaan, entah perbedaan pendapat atau perasaan tentang sesuatu hal.

DPW PTPI Sumbar Buka Bimbel & Bimtes CPNS 2021 Online

Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Trainer Profesional Indonesia Wilayah Sumatera Barat (DPW PTPI Sumbar) resmi membuka kegiatan Bimbingan Belajar (BIMBEL) dan Bimbingan Test CPNS 2021...

BUMN Berburu di Kebun Binatang

Sangat menarik menyimak perjalanan PT POS Indonesia sebuah perusahaan BUMN yang pionir dalam bidang jasa pengiriman barang dan serta pengiriman uang dalam bentuk wesel.

Kita Pancasila

Bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki komitmen dan memahami buah pemikiran dan cara pandang hidup yang disarikan para pendiri bangsa. Mereka telah membuat rumusan atau intisari yang digali dari jiwa bangsa ini, dari ruh bangsa ini, dari sikap hidup bangsa ini, yang berbhineka dan penuh nilai-nilai luhur.

Menanamkan Pendidikan Karakter Kepada Anak Sejak Dini

Pendidikan karakter memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan dan sangat menarik untuk diteliti, terutama karena pendidikan karakter berorientasi pada pembentukan karakter siswa.

Pentingnya Penggunaan Dan Pemanfaatan Teknologi Ditengah Pandemi

Pandemi covid 19 merupakan tantangan bagi kita sampai saat ini bagaimana kita menyikapinya dalam melaksanakan berbagai kegiatan. Mulai dari bidang pendidikan, ekonomi, politik, sosial dan lainnya. Seluruhnya merasakan dampaknya.
- Advertisement -