26 C
Padang
Sabtu, Januari 16, 2021
Beritasumbar.com

Eka Putra Kirim Alat Berat Bantu Warga Benahi Saluran Irigasi
E

Tanah Datar, BeritaSumbar.com,-Lima tahun tak dialiri air, akhirnya irigasi saluran Sangki I Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo, Tanah Datar kembali dialiri air.
Ini setelah bendungan selesai dibangun dan warga bergotong royong membersihkan sedimentasi yang sudah lama mengendap di sepanjang bandar.
Warga dibantu Salah seorang tokoh Lintau yang di gadang gadangkan Bakal maju di pencalonan Bupati Tanah Datar tahun ini.  Eka Putra tokoh muda tersebut dan perantau Pangian kirim alat berat ke lokasi gotong royong.
Informasi yang dihimpun media dilapangan, Bendungan Irigasi Sangki I hancur karena bencana pada 2015 yang lalu. Setelah diperjuangkan, akhirnya dibangun kembali oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V pada tahun 2019 dan selesai di awal tahun 2020.
Namun, irigasi tak kunjung bisa dimanfaatkan karena sedimentasi yang sudah menutupi bandar saluran irigasi. Pemuda menjadi lokomotif berinisiatif menggelar gotong royong bersama seluruh elemen masyarakat nagari dibantu Forkopimca Lintau Buo untuk mengangkat sedimentasi tersebut.
Sehari melaksanakan gotong royong, air mulai mengalir, namun belum lancar karena padatnya sedimen. Warga merasa butuh alat berat untuk mengerjakannya.
Postingan warga tentang hal ini dibaca oleh Kandidat Bupati Tanah Datar, Eka Putra. Dia kemudian berinisiatif untuk mengirimkan alat berat, yaitu ekskavator mini ke lokasi gotong royong.
Lima hari dikerjakan, sedimen di saluran utama sudah berhasil diangkat, air pun mengalir lancar. Warga menyambutnya dengan penuh haru dan gembira.
Warga mulai membersihkan kolam-kolam ikan yang sudah lama kering kerontang. Air pun mulai mengalir ke sawah yang sudah jadi lahan tidur bertahun-tahun. “Insya Allah kami bisa mengisi kolam ikan dan tanam serentak lagi,” ujar Nita, 45, salah seorang warga Pangian.
Ketika dihubungi, Eka Putra mengatakan, dia mengirimkan alat berat ke lokasi karena salut dengan tingginya jiwa gotong royong masyarakat Pangian. “Saya punya utang ke masyarakat Pangian. Perolehan suara saya ketika Pileg 2019 sangat tinggi di sana. Saya coba lakukan apa yang bisa saya lakukan untuk membantu warga,” jelas Eka Putra, Kamis (11/6/2020).
Di sisi lain, kata Eka Putra, irigasi adalah salah satu kunci untuk kehidupan masyarakat. Betapa tidak, dari data yang dia baca saat ini Kecamatan Lintau Buo menjadi kecamatan dengan produksi paling sedikit di Tanah Datar.
Luas sawah di Kecamatan Lintau Buo tidak sebanding dengan produksi padi. Karena irigasi banyak yang tak berfungsi.
“Berdasarkan data BPS yang saya baca, tahun 2019, Kecamatan Lintau Buo hanya menghasilkan 12.282 ton padi, jauh tertinggal dari kecamatan tetangga yang menghasilkan 37.427 ton padi,” ujar Eka Putra.
Artinya, perbaikan irigasi menjadi salah satu hal yang harus dipacu di Kecamatan Lintau Buo. “ke depan, semua harus memikirkan bagaimana masyarakat bisa bertani tanpa kendala. Irigasi harus berfungsi dengan baik, sehingga tidak ada lagi lahan tidur karena tidak ada air,” ujar Wakil Bendahara Umum DPP Partai Demokrat ini.
Tokoh perantau Pangian, Arlon Veristo mengatakan hal senada. Anggota DPRD Batam ini mengatakan, para perantau “badoncek” secara spontan mengirimkan bantuan untuk para masyarakat yang dikomandoi pemuda untuk gotong royong membersihkan sedimen di irigasi.
“Semoga jiwa gotong royong tetap terjaga di tengah masyarakat Pangian. Karena terbukti, sangat banyak permasalahan nagari yang bisa diselesaikan dengan gotong royong,” papar politikus Partai Nasdem ini.
Ketua Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) Nagari Pangian, Syafrizal Amd mengatakan, berdasarkan data dari Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum Tanah Datar, jika aliran air lancer Irigasi Sangki I ini mampu mengairi 449,5 ha lahan di Nagari Pangian dan Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo.
Dia mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang telah membantu lancarnya misi untuk mengeluarkan sedimen menumpuk dari dalam irigasi. “Selanjutnya kepada warga kita imbau untuk menjaga saluran irigasi dan tidak membuang sampah ke dalam bandar,” ujarnya. (Rezki Aryendi)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Diduga Takut Lihat Polisi Patroli, Sopir L 300 Tinggalkan Mobil Bermuatan Kayu

Diduga takut saat melihat anggota Polsek Lengayang melakukan patroli wilayah, mobil L 300 warna bermuatan kayu diduga hasil Ilegal Logging ditinggal sopir ditengah jalan, di simpang Lubuak Bagalung, Nagari Lakitan Induk, Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan.
- Advertisement -

Ini Pesan Dewan Kehormatan PWI Sumbar Didepan Peserta KLW

Sebanyak 35 orang wartawan muda Tanah datar mengikuti kegiatan karya latihan wartawan ( KLW) yang diselenggarakan oleh PWI Tanah datar di pendopo Indojalito Kamis (14/01) kemarin.

Komisi IV DPRD Serta Dinas LH Sumbar Sambangi PLTMH Lintau,Kami Tidak Menemukan Pelanggaran

Anggota Komisi IV DPRD Beserta Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi Sumatera Barat menyambangi Proyek PLTMH Kalo Kalo di Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar,Selasa 12/10/2016.
- Advertisement -

Beberapa Ivent Besar di Disparpora Kota Payakumbuh Terancam Batal Dilaksanakan

Mengingat pandemi covid-19 di Payakumbuh belum sepenuhnya berakhir, beberapa event besar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kota Payakumbuh terancam batal di laksanakan di tahun 2021.

Komisi IV DPRD Serta Dinas LH Sumbar Sambangi PLTMH Lintau,Kami Tidak Menemukan Pelanggaran

Anggota Komisi IV DPRD Beserta Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi Sumatera Barat menyambangi Proyek PLTMH Kalo Kalo di Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar,Selasa 12/10/2016.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Nofrijal Hidupkan Wisata Kuliner Lewat Gowes Wes Wes

Suasana pagi di Kota Padang dihidupkan oleh olahraga bersepeda yang dikenal dengan gowes. Saat ini komunitas bersepeda tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan, dipicu pandemi Covid-19 yang tengah melanda Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya sejak Maret 2020 lalu.

Ini Pesan Dewan Kehormatan PWI Sumbar Didepan Peserta KLW

Sebanyak 35 orang wartawan muda Tanah datar mengikuti kegiatan karya latihan wartawan ( KLW) yang diselenggarakan oleh PWI Tanah datar di pendopo Indojalito Kamis (14/01) kemarin.

PWI Tanah Datar Gelar KLW

Persatuan Wartawan Indonesia Tanah Datar gelar karya latihan wartawan di pendopo Indojalito Kamis (14/01) ini.

Ribuan Guru Di Payakumbuh Telah Ikuti Rapid Tes

Payakumbuh, beritasumbar.com - Ribuan guru di Kota Payakumbuh mengikuti rapid tes antibodi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona disease 2019 (Covid-19) di sekolah. "Sekarang proses belajar...

Payakumbuh Minta Guru Beri Contoh Pada Siswa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan

Payakumbuh, beritasumbar.com -Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal memaparkan perihal pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan, beberapa catatan atau evaluasi yang didapatkan oleh tim gugus...

Hadapi Pemberian Vaksin, Payakumbuh Siapkan 49 Vaksinator

Payakumbuh, beritasumbar.com - Menghadap pemberian vaksin, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat meyiapkan 49 tenaga vaksin. Petugas tersebut yang akan memberikan vaksin...

Komisi IV DPRD Serta Dinas LH Sumbar Sambangi PLTMH Lintau,Kami Tidak Menemukan Pelanggaran

Anggota Komisi IV DPRD Beserta Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi Sumatera Barat menyambangi Proyek PLTMH Kalo Kalo di Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar,Selasa 12/10/2016.

Dilaporkan LSM Ke Kejaksaan,PT.IMP,PT Trifillia Karya Bantah Tudingan Pelapor

Dilaporkan LSM ke Kejaksaan Tanah Datar,PT.Ikhwan Mega Power (IMP),PT.Trifillia Karya selaku pengembang dan pelaksana Proyek PLTMH Kalo Kalo Nagari Lubuk Jantan Kecamatan Lintau Buo,bantah tudingan atas pelanggaran Undang-undang RI nomor 3 tahun 2020 tentang Minerba dan Perda Tanah Datar nomor 6 tahun 2011 tentang pajak Minerba serta merusak lingkungan hidup dan kerusakan jalan di Tanah Datar.

Padang Panjang Siap Laksanakan Belajar Tatap Muka

Padang Panjang, beritasumbar.com- Wakil Walikota Padang Panjang  Asrul menyatakan daerah tersebut siap menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang akan dimulai Senin, 11 Januari. "Kami meninjau...

Pada Usia 17 Tahun, Solok Selatan Alami Berbagai Kemajuan

Padang Aro - Pada usia Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat yang sudah menginjak usia 17 tahun berbagai kemajuan daerah terus akan dicapai. Pejabat Sekdakab Solok...
- Advertisement -