27 C
Padang
Kamis, Januari 20, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Dua Pemuda Pelopor Payakumbuh Dinilai Tim Propinsi
D

Kategori -
- Advertisement -

Dua Pemuda Pelopor Kota Payakumbuh tengah berjuang untuk mendapatkan gelar terbaik tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun ini. Keduanya, Dedet Feri Andesta, SE, dari Kelurahan Koto Baru Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur dan Rahmi, S.PT, MP dari Kelurahan Talang, Kecamatan Payakumbuh Barat. Tim penilaian provinsi telah turun ke Payakumbuh, Jum’at (11/7), guna melakukan penilaian terhadap kedua pemuda pelopor tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Payakumbuh Drs. Syahnadel Khairi, didampingi Kasi Kepemudaan Hj. Yuliar, S.Sos, menginformasikan, Sabtu (12/7), kedua pemuda pelopor itu merupakan sosok pemuda yang punya kreatifitas dalam bidang berbeda. Keduanya punya inovasi dalam mengembangkan dunia usaha rumah tangga dan kelompok usaha.

Baik Dedet dan Rahmi, menurut Syahnadel dan Yuliar, punya peluang untuk merebut gelar terbaik Pemuda Pelopor Sumatera Barat 2014. “Saya optimis kedua tokoh generasi muda ini mampu membawa nama baik Payakumbuh di tingkat provinsi,” kata Syahnadel.

Dedet yang dituakan dalam Keltan Tunas Muda di Koto Baru Payobasung, sekarang ini tengah mempelopori pembudidayaan cabe organik lebih kurang setengah hektar. Cabe tersebut diberi nama cabe rotan. Cabe ini, menurut Dedet lebih baik lagi dari Cabe Kopay, karena buahnya lebih panjang dan dalam 1 Kg hanya berjumlah 40 buah.

Pupuk yang mereka gunakan, berupa pipis kambing, dicampur dengan daun pinang, daun kelapa, pepaya dan sejumlah tanaman lainnya. Tinggi pohonnya mencapai 2 meter lebih. Cabe rotan sangat propfektif dan menguntungkan, kata Dedet.

Sementara itu, Rahmi yang ikut lomba dalam bidang pangan dan kesehatan, punya inovasi dibidang pengolahan nuget, batagor dan bakso serta kerupuk ikan. Omset makanan olahan Rahmi sekali buat nilainya mencapai Rp700 ribu. Rahmi menginspirasi banyak ibu-ibu rumah tangga di Talang, untuk membuka usaha yang sama. Soal bahan baku Rahmi tak cemas, karena populasi ayam di Payakumbuh sangat banyak, katanya.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img