Padang Pariaman, beritasumbar.com,-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Pariaman telah menetapkan sebanyak 282.851 Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilu 17 April 2019 nanti. Kegiatan tersebut berlangsung di Hall Ibu Kota Kabupaten (IKK) Parit Malintang, Senin (20/8). Dan terjadi penambahan pemilih sebanyak 7.006 pemilih dibandingkan dengan DPT Pilkada 2015 yang berjumlah 275.845. Hal itu dikatakan oleh Ketua KPU Padang Pariaman, Zulnaidi kepada beritasumbar.com usai acara penetapan DPT.

Katanya, penambahan jumlah pemilih ini didominasi oleh pemilih pemula dan penduduk yang belum ber-KTP (elektronik) yang saat ini sudah punya KTP. “KPU mengapresiasi Pemda Padang Pariaman cq. Disdukcapil yang telah berhasil mengejar target perekaman pemilih pemula dan penduduk non-KTP elektronik sehingga beberapa hari sebelum penetapan DPT ini sebanyak 7.627 penduduk sudah berKTP dan bisa dimasukkan ke DPT,” ujar Zulnaidi.

Dia menjelaskan, ada sekitar 138.518 pemilih laki-laki dan 144.333 perempuan dalam DPT kali ini. Semuanya tersebar di 17 Kecamatan, 103 nagari dan 1.350 TPS. “Kami meyakini dan berkomitmen data ini adalah data faktual yang kualitasnya bisa kami pertanggungjawaban, karena melewati tahap dan proses yang terus kami kontrol dan koordinir mulai dari tahap pendataan yang benar-benar dilakukan Pantarlih dilapangan, dan selanjutnya diproses secara berjenjang dan terus diperbaiki sesuai dengan perkembangan dan masukan dari banyak pihak,” terang Zulnaidi.

Dengan itu, Ketua KPU menghimbau seluruh komponen lembaga, dan perorangan sesuai peran dan kewenangannya, untuk terus memberikan kontribusi dalam menyukseskan pemilu 2019, terutama membantu memotivasi dan menginformasikan jika masih ada pemilih yang belum rekam KTP, agar segera rekam termasuk calon pemilih pemula yang akan berusia 17 tahun pada tanggal 17 april 2019 esok, karena syarat pemilih bisa mencoblos harus punya KTP elektronik.

Sementara itu, Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur menyampaikan selamat atas kerja keras KPU 4 bulan terakhir ini dalam memastikan data pemilih pemilu 2019 bisa valid dan berkualitas, terutama karena data pemilih adalah komponen penting dalam pemilu. “Tidak ada pemilu bila tidak ada pemilih, karena itu DPT ini adalah komponen utama bisa atau tidaknya pemilu dilaksanakan,” ulas Suhatri Bur. (bus)

loading...