Bukittinggi, beritasumbar.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bukittinggi menyiagakan petugas kebersihan secara ekstra selama penggelaran Iven Pesta Budaya Seni Dagang dan Industri (Pedati) ke Xll dan HUT kota Bukittinggi 238, agar sampah ditimbulkan selama acara dapat diatasi dengan cepat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bukittinggi, Aldi Asnur kepada wartawan, Senin (19/12/2022) menyampaikan, terkait timbulan sampah atas kegiatan Pedati, meski pun tidak begitu tinggi namun petugas tetap disiagakan.
Disampaikan, di beberapa lokasi acara pesta rakyat ini kita telah siagakan petugas, khusus di lapangan kantin petugas telah disiapkan dengan armada becak motor (bentor).
Diiketahui Bukittinggi menghasilkan sampah sekitar 120 ton lebih sehari.
Sampah-sampah tersebut, dibawa ke TPA Regional Payakumbuh. Sebanyak 15 truk pagi dan siangnya juga 15 truk.
Satu unit truk sampah mampu membawa empat ton sampah, untuk dibawa ke TPA Payakumbuh.
Pemko setiap tahun mengalokasikan dana APBD berkisar sebesar Rp17 miliar setahun. Berdasarkan data media ini, senilai Rp17 untuk tujuh item program dan sebanyak 72 kegiatan.
Dana senila Rp17 miliar itu, membayar gaji tenaga operasional 171 orang, yakni per orang Rp2,9 juta per bulan. Juga tenaga di kantor 10 orang, satu bulannya masing-masing dibayarkan Rp2,4 juta.
Selain itu, dikeluarkan Rp20 ribu per ton sampah untuk dibayarkan ke TPA Payakumbuh, biaya BBM, suku cadang dan lembur petugas. (adil)