31 C
Padang
Sabtu, Mei 15, 2021
Beritasumbar.com

Belanja Daerah Payakumbuh Naik 0,59%, WALIKOTA SAMPAIKAN KUPA DAN PPAS 2014
B

Kategori -

Belanja daerah Kota Payakumbuh tidak mengalami kenaikan yang cukup signifikan, hanya mencatat 0,59% atau sebesar Rp5,77 Miliyar. Dari APBD 2014 awal, berjumlah Rp644,29 Miliyar, setelah perubahan menjadi Rp650,06 Miliyar. Gambaran belanja daerah Kota Payakumbuh itu disampaikan Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar, dalam acara rapat paripurna DPRD, dipimpin ketua dewan H. Wilman Singkuan, Sabtu (16/8).

Dalam nota penjelasan Walikota Payakumbuh terhadap Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD 2014 itu, Wawako Suwandel Muchtar, menyampaikan asumsi mendasar perubahan APBD tersebut. Di antaranya, disebabkan kondisi ekonomi makro daerah dan nasional yang terjadi akhir-akhir ini. Nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp11.000 per dolar AS, juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yang kurang menguntungkan.

Dalam kebijakan umum anggaran perubahan itu, Wawako Suwandel Muchtar, menyebutkan terjadi peningkatan pendapatan daerah yang cukup lumayan besar, yaitu mencatat Rp12.845.607.054 (2,19%), dari pendapatan sebelumnya Rp587.035.946.858 menjadi Rp599.881.553.912. Sumber pendapatan ini berasal dari pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Untuk PAD, terjadi kenaikan Rp1.365.584.003 (2,24%). Sebelumnya Rp60.965.911.396 menjadi Rp62.331.495.399. Kemudian, dana perimbangan turun Rp426.129.469 (0,09%). Sebelumnya Rp459.342.842.982 menjadi Rp458.916.713.513. Dana perimbangan ini turun berdasarkan PP dan Permenkeu, tentang bagi hasil pajak/bukan pajak dan bagi hasil PBB.

Sementara itu, lain-lain pendapatan daerah yang sah, mengalami kenaikan Rp11.906.152.520 (17,84%), dari awalnya Rp66.727.192.480, naik menjadi Rp78.633.345.000. Kenaikan disebabkan pendapatan hibah dari pemerintah pusat, tunjangan sertifikasi dan tambahan penghasilan guru, dana bagi hasil pajak provinsi serta bantuan keuangan provinsi.

Terhadap belanja daerah, perubahan yang diusulkan, meliputi belanja tidak langsung dari kondisi awal 53,78%, maka dalam PPAS Perubahan menjadi 51,98%. Belanja langsung dari 46,28% naik menjadi 48,02%. Rinciannya, belanja tidak langsung awalnya dianggarkan Rp346.105.113, turun menjadi Rp342.872.057.842, atau mengalami perubahan Rp3.232.972.271 (0,93%). Sedangkan belanja langsung, sebelumnya Rp298.189.741.827 berubah menjadi Rp307.195.864.925, atau naik Rp9.006.123,098 (3,02%).

Rancangan perubahan belanja daerah total Rp Rp650,06 Miliyar lebih yang diperuntukkan buat belanja langsung 31SKPD itu, disusun berdasarkan urusan wajib dan urusan pilihan. Rincian perubahan anggaran buat 28 SKPD yang menangani urusan wajib itu, masing-masing, Dinas Pendidikan, mengalami kenaikan Rp4,88 Miliyar (16,66%) dari anggaran sebelumnya Rp30,23 Miliyar menjadi Rp35,12 Miliyar.

Dinkes, dari plafon awal Rp13,91 M naik menjadi Rp16,13 M (15,93%), RSU Adnaan WD dari Rp29,15 M turun menjadi Rp28,87 M (0,96%), Dinas PU dari Rp78,08 M turun menjadi Rp76,39 M (2,15%), Dinas Tata Ruang dan Kebersihan dari Rp9,45 M naik menjadi Rp11,43 M (20,99%), Bappeda dari Rp3,83 M naik menjadi Rp4,09 M (6,80%), Dishubkominfo dari Rp6,32 M turun menjadi Rp6,23 M (1,46%), Kantor LH dari Rp1,95 M naik menjadi Rp1,97 M (2,04%), Disdukcapil dari Rp1,47 M turun menjadi Rp1,45 M (1,31%), BPMP-KB dari Rp3,74 M naik menjadi Rp3,77 M (0,90%).

Dinsosnaker dari Rp2,73 M naik menjadi Rp2,81 M (2,72%), Dinas Koperindag dari Rp6,57 M naik menjadi Rp6,74 M (2,67%), BPMPTSP dari Rp2,49 M naik menjadi Rp2,57 M (3,23%), BPBD dari Rp3,21 M naik menjadi Rp3,88 M (20,68%), Kesbangpol dari Rp1,43 M naik menjadi Rp2,65 M (85,03%), Satpol PP dari Rp4,07 M dikurangi hanya Rp7.450, Sekretariat Daerah dari Rp16,51 M naik menjadi Rp16,65 M (0,84%), Sekretariat DPRD dari Rp21,57 M turun menjadi Rp20,56 M (4,67%).

Berikutnya, DPPKA dari Rp18,69 M naik menjadi Rp22,01 M (17,78%), Inspektorat dari Rp1,54 M naik menjadi Rp1,60 M (3,5%), BKD dari Rp3,49 M naik menjadi Rp4,09 M (16,89%), Kecamatan Payakumbuh Barat dari Rp1,84 M naik menjadi Rp2,15 M (17,04%), Kecamatan Payakumbuh Utara dari Rp1,81 M naik menjadi Rp1,84 M (1,47%), Kecamatan Payakumbuh Timur dari Rp1.401 M tidak mengalami perubahan, Kecamata Payakumbuh Selatan dari Rp1,36 M naik menjadi Rp1,39 M (2,68%), Kecamatan Latina dari Rp1,24 M naik menjadi Rp1,26 M (1,59%), Kantor Ketahanan Pangan dari Rp897,63 juta dikurangi Rp100, Kantor Arsip dn Perpustakaan dari Rp821,81 juta naik menjadi Rp832,93 juta (1,3i5%).

Sementara itu, urusan pilihan buat 3 SKPD, masing-masing Dinas Tanaman Pangan, Pekebunan dan Kehutanan, plafon sebelumnya Rp9,15 M, mengalami penurunan menjadi Rp7,81 M (14,58%), Dinas Perikanan dan Peternakan, dari Rp6,93 M turun menjadi Rp6,91 M (0,01%), serta Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga, dari Rp12,09 M turun menjadi Rp9,39 M (22,35%).

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Tapan-Pessel di Rundung Banjir; ‘Sedih, Idul Fitri Di Dahului Banjir’

Tapan-Pessel (11/5/21) Banjir menghantam dan menenggelamkan beberapa nagari di kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Dari informasi di lapangan diketahui empat nagari terparah, yaitu; Binjai...
- Advertisement -

163 Narapidana Lapas Sijunjung Dapat Remisi Idul Fitri 1442 Hijriyah

Sijunjung, beritasumbar.com - Sebanyak 163 narapidana di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas ll B Muaro Sijunjung mendapat remisi Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah. Kepala...

DPC Gerindra Padang Pariaman Gelar Sosialisasi Pemakaian Pupuk Organik

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com,- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerindra Kecamatan Sintuk Toboh Gadang (Sintoga) didampingi DPC Gerindra Kabupaten Padang Pariaman mengadakan sosialisasi pemakaian pupuk organik bersama Eco Farming dan Kelompok Wanita Tani KWT Jaya Abadi serta seluruh kelompok tani KWT yang ada di Sintoga,tentang penyuluhan tata cara bercocok tanam yang baik serta tata cara penggunaan pupuk organik yang dipimpin langsung oleh Leader Sumbar Romi Yanto dan Irwan. Sabtu 8/5/2021
- Advertisement -

Tim KRYD Polres Dan Tim 7 Pemko Payakumbuh Lebih Intensif Dalam Razia Yustisi Prokes Dan Pelanggaran Perda Lainnya

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Pada minggu terakhir bulan ramadhan 1442 H tahun ini, Tim Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) merupakan Tim khusus yang dibentuk polres yang personilnya gabungan dari beberapa satuan kerja di Polres Payakumbuh. Dalam pelaksanaan operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan, tim ini bekerja sama dengan Satpol PP payakumbuh.

Prospek Cerah Usaha Minyak Nilam Untuk Meningkatkan Perekonomian dan Kesejahteraan Petani

Padang Pariaman, beritasumbar.com - Tanaman nilam yang bernama latin Pogostemon  patchouli atau Pogostemon cablin Benth adalah tanaman perdu wangi yang memiliki daun berwarna hijau tipis dan tidak kaku.  Daunnya berbentuk...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Banjir Bandang Tapan-Pessel; TRC BPBD Ingatkan 1078 KK Masih Tetap Waspada & Mengungsi di Rumah-Rumah Saudara Terdekat

Tapan-Pessel (12/5/2021). Sehari pasca banjir bandang yang berasal dari meluapnya sungai Batang Tapan Pesisir Selatan, Tim TCR BPBD masih mengingatkan dan menyarankan warga tetap...

Tapan-Pessel di Rundung Banjir; ‘Sedih, Idul Fitri Di Dahului Banjir’

Tapan-Pessel (11/5/21) Banjir menghantam dan menenggelamkan beberapa nagari di kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Dari informasi di lapangan diketahui empat nagari terparah, yaitu; Binjai...

Jelang Idul Fitri, Gema Sehat Juken BKKBN Sumbar Bagi-Bagi Sembako untuk Kaum Dhuafa di Padang

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Persatuan Juang Kencana Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sumatera Barat (Juken BKKBN Sumbar) melalui Gerakan Amal Sedekah Harian Anggota (Gema Sehat) mendistribusikan paket sembako kepada warga dhuafa di Kota Padang, pada Kamis (6/5/2021).

Serahkan 100 Paket Sembako Untuk Petugas Kebersihan, Wabup Sijunjung: Terima Kasih Emersia Grup

Sijunjung, beritasumbar.com - Wakil Bupati Sijunjung Iradatillah menyerahkan 100 paket sembako bantuan Emersia Grup untuk petugas kebersihan yang ada di Lingkungan Pemkab Sijunjung. Penyerahan paket...

Tujuh OPD Kota Padang Panjang Peroleh Hak Akses Data Perseorangan Penduduk

Padang Panjang, beritasumbar.com - Sebanyak tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang telah memperoleh hak akses terhadap data perseorangan penduduk. "Ini...

Bupati Sijunjung Imbau ASN Hingga Masyarakat Salurkan Zakat Lewat Baznas

Sijunjung, beritasumbar.com - Bupati Sijunjung Beny Dwifa Yuswir mengimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, BUMD di daerah itu supaya menyerahkan zakat kepada  Baznas...

Anggota DPR RI Rezka Oktoberia Tampung Aspirasi, Warga Minta Akses Penghubung Bukik Limbuku-Payobasuang

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Sejumlah tokoh masyarakat Nagari Bukik Limbuku, Kecamatan Harau, Lima Puluh Kota menyampaikan aspirasi kepada anggota DPR RI, Rezka Oktoberia...

Peduli Petani, Pemkab Sijunjung Beri Bantuan 173 Alsintan

Sijunjung, beritasumbar.com - Sebanyak 173 unit alat mesin pertanian (alsintan) diserahkan kepada kelompok tani di Kabupaten Sijunjung guna meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut. Alsintan itu...

Padang Pariaman Bantu Alsintan Untuk 22 Kelompok Tani

Pariaman, beritasumbar.com - Dalam rangka meningkatkan produktifitas para petani, Pemkab Kabupaten Padang Pariaman memberikan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan). Penyerahan bantuan alat pertanian kepada 20...

Shelia Band, Anak Petani Bawang di Alahan Panjang Rilis Lagu Satu Cinta

Anak-anak petani bawang di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat mendirikan grup musik bernama Shelia Band. Meskipun berada di daerah minim fasilitas bermusik, tak jadi kendala bagi mereka untuk berkarya. Terbukti dengan peluncuran single perdana mereka yang berjudul Satu Cinta, dirilis pada Selasa, 27 April 2021 di channel Youtube Trinswara Record.
- Advertisement -