27.9 C
Padang
Senin, Agustus 2, 2021
Beritasumbar.com

Belanja Daerah Payakumbuh Naik 0,59%, WALIKOTA SAMPAIKAN KUPA DAN PPAS 2014
B

Kategori -

Belanja daerah Kota Payakumbuh tidak mengalami kenaikan yang cukup signifikan, hanya mencatat 0,59% atau sebesar Rp5,77 Miliyar. Dari APBD 2014 awal, berjumlah Rp644,29 Miliyar, setelah perubahan menjadi Rp650,06 Miliyar. Gambaran belanja daerah Kota Payakumbuh itu disampaikan Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar, dalam acara rapat paripurna DPRD, dipimpin ketua dewan H. Wilman Singkuan, Sabtu (16/8).

Dalam nota penjelasan Walikota Payakumbuh terhadap Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD 2014 itu, Wawako Suwandel Muchtar, menyampaikan asumsi mendasar perubahan APBD tersebut. Di antaranya, disebabkan kondisi ekonomi makro daerah dan nasional yang terjadi akhir-akhir ini. Nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp11.000 per dolar AS, juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yang kurang menguntungkan.

Dalam kebijakan umum anggaran perubahan itu, Wawako Suwandel Muchtar, menyebutkan terjadi peningkatan pendapatan daerah yang cukup lumayan besar, yaitu mencatat Rp12.845.607.054 (2,19%), dari pendapatan sebelumnya Rp587.035.946.858 menjadi Rp599.881.553.912. Sumber pendapatan ini berasal dari pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Untuk PAD, terjadi kenaikan Rp1.365.584.003 (2,24%). Sebelumnya Rp60.965.911.396 menjadi Rp62.331.495.399. Kemudian, dana perimbangan turun Rp426.129.469 (0,09%). Sebelumnya Rp459.342.842.982 menjadi Rp458.916.713.513. Dana perimbangan ini turun berdasarkan PP dan Permenkeu, tentang bagi hasil pajak/bukan pajak dan bagi hasil PBB.

Sementara itu, lain-lain pendapatan daerah yang sah, mengalami kenaikan Rp11.906.152.520 (17,84%), dari awalnya Rp66.727.192.480, naik menjadi Rp78.633.345.000. Kenaikan disebabkan pendapatan hibah dari pemerintah pusat, tunjangan sertifikasi dan tambahan penghasilan guru, dana bagi hasil pajak provinsi serta bantuan keuangan provinsi.

Terhadap belanja daerah, perubahan yang diusulkan, meliputi belanja tidak langsung dari kondisi awal 53,78%, maka dalam PPAS Perubahan menjadi 51,98%. Belanja langsung dari 46,28% naik menjadi 48,02%. Rinciannya, belanja tidak langsung awalnya dianggarkan Rp346.105.113, turun menjadi Rp342.872.057.842, atau mengalami perubahan Rp3.232.972.271 (0,93%). Sedangkan belanja langsung, sebelumnya Rp298.189.741.827 berubah menjadi Rp307.195.864.925, atau naik Rp9.006.123,098 (3,02%).

Rancangan perubahan belanja daerah total Rp Rp650,06 Miliyar lebih yang diperuntukkan buat belanja langsung 31SKPD itu, disusun berdasarkan urusan wajib dan urusan pilihan. Rincian perubahan anggaran buat 28 SKPD yang menangani urusan wajib itu, masing-masing, Dinas Pendidikan, mengalami kenaikan Rp4,88 Miliyar (16,66%) dari anggaran sebelumnya Rp30,23 Miliyar menjadi Rp35,12 Miliyar.

Dinkes, dari plafon awal Rp13,91 M naik menjadi Rp16,13 M (15,93%), RSU Adnaan WD dari Rp29,15 M turun menjadi Rp28,87 M (0,96%), Dinas PU dari Rp78,08 M turun menjadi Rp76,39 M (2,15%), Dinas Tata Ruang dan Kebersihan dari Rp9,45 M naik menjadi Rp11,43 M (20,99%), Bappeda dari Rp3,83 M naik menjadi Rp4,09 M (6,80%), Dishubkominfo dari Rp6,32 M turun menjadi Rp6,23 M (1,46%), Kantor LH dari Rp1,95 M naik menjadi Rp1,97 M (2,04%), Disdukcapil dari Rp1,47 M turun menjadi Rp1,45 M (1,31%), BPMP-KB dari Rp3,74 M naik menjadi Rp3,77 M (0,90%).

Dinsosnaker dari Rp2,73 M naik menjadi Rp2,81 M (2,72%), Dinas Koperindag dari Rp6,57 M naik menjadi Rp6,74 M (2,67%), BPMPTSP dari Rp2,49 M naik menjadi Rp2,57 M (3,23%), BPBD dari Rp3,21 M naik menjadi Rp3,88 M (20,68%), Kesbangpol dari Rp1,43 M naik menjadi Rp2,65 M (85,03%), Satpol PP dari Rp4,07 M dikurangi hanya Rp7.450, Sekretariat Daerah dari Rp16,51 M naik menjadi Rp16,65 M (0,84%), Sekretariat DPRD dari Rp21,57 M turun menjadi Rp20,56 M (4,67%).

Berikutnya, DPPKA dari Rp18,69 M naik menjadi Rp22,01 M (17,78%), Inspektorat dari Rp1,54 M naik menjadi Rp1,60 M (3,5%), BKD dari Rp3,49 M naik menjadi Rp4,09 M (16,89%), Kecamatan Payakumbuh Barat dari Rp1,84 M naik menjadi Rp2,15 M (17,04%), Kecamatan Payakumbuh Utara dari Rp1,81 M naik menjadi Rp1,84 M (1,47%), Kecamatan Payakumbuh Timur dari Rp1.401 M tidak mengalami perubahan, Kecamata Payakumbuh Selatan dari Rp1,36 M naik menjadi Rp1,39 M (2,68%), Kecamatan Latina dari Rp1,24 M naik menjadi Rp1,26 M (1,59%), Kantor Ketahanan Pangan dari Rp897,63 juta dikurangi Rp100, Kantor Arsip dn Perpustakaan dari Rp821,81 juta naik menjadi Rp832,93 juta (1,3i5%).

Sementara itu, urusan pilihan buat 3 SKPD, masing-masing Dinas Tanaman Pangan, Pekebunan dan Kehutanan, plafon sebelumnya Rp9,15 M, mengalami penurunan menjadi Rp7,81 M (14,58%), Dinas Perikanan dan Peternakan, dari Rp6,93 M turun menjadi Rp6,91 M (0,01%), serta Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga, dari Rp12,09 M turun menjadi Rp9,39 M (22,35%).

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru

Cerita Berseri, Seribu Asa untuk Bahagia #Seri 4/1000 cerita “8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru” Oleh : H. Nofrijal, MA Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e Sebutan 8...
- Advertisement -

Dua Meninggal dan 28 Positif Covid-19 Di Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Angka kematian akibat Covid-19 di Payakumbuh terus meningkat, dimana dalam beberapa hari terakhir ini terdapat masyarakat yang dinyatakan meninggal karena terpapar virus corona.

Penandatangan Kontrak Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji Padang Panjang Barat Terlaksana

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_ Setelah Sukses Penandatangan Kontrak Pembangunan Gedung Kelas Baru MTsN Kota Padang Panjang dua hari yang lalu di Mushalla Kampus II MTsN Kota Padang Panjang, kembali dilaksanakan Penandatangan Kontrak Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji Kecamatan Padang Panjang Barat antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kankemenag Kota Padang Panjang dengan Pemenang Tender dan Pengawas yang disaksikan oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat,
- Advertisement -

Tim KKN UNRI Berinovasi, Batu Payuang Pakai Rambu Rambu Penunjuk Jalan

Limapuluh Kota, BeritaSumbar.com,-Kuliah kerja nyata (KKN) merupakan suatu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia. Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu hingga dua bulan yang bertempat di daerah setingkat desa.

617 Siswa SLTP Dan SLTA Dapat Bantuan Beasiswa Dari Program Sijunjung Cerdas

Sijunjung, Berita Sumbar--Sebanyak 617 Orang Siswa SLTP dan SLTA sekabupaten Sijunjung mendapat bantuan biaya pendidikan dari program Sijunjung Cerdas Tahap l tahun 2021, dana untuk Mustahik yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung. Adapun nilai bantuan yang diserahkan hari ini senilai Rp. 186.850.000, (Seratus Delapan Puluh Enam Juta Delapan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah), penyerahaan diberikan oleh Bupati secara simbolis kepada sekolah kata Ketua Baznas Sijunjung H. Hidayattullah, Muaro Sijunjung hari ini.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Paket Tender Solok Selatan Rp299,2 juta Tanpa Ada Penawar

Padang Aro, beritasumbar.com - Satu paket tender di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Pagu dan Rp299,2 juta dinyatakan gagal karena tidak ada penawaran...

Besok, Belajar Tatap Muka Akan Dimulai Di Kabupaten Sijunjung

Sijunjung,  - Kegiatan proses belajar mengajar tatap muka di Kabupaten Sijunjung akan dimulai pada Senin (12/7), akan tetapi belajar tatap muka akan dilangsungkan 50...

Audiensi Dengan Kepala Sekolah, DPRD Sijunjung Tampung Aspirasi Masalah Pendidikan

Sijunjung, beritasumbar.com - Banyak aspirasi dan permasalahan di dunia pendidikan yang belum terwujud selama ini, maka Kepala Sekolah Paud/TK, SD, dan SLTP se-Kecamatan Koto Vll...

Disdukcapil Lima Puluh Kota Imbau Masyarakat Proaktif Urus Administrasi Kependudukan

Sarilamak, beritasumbar.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lima Puluh Kota mengimbau masyarakat setempat agar proaktif mengurus administrasi kependudukan. Kadis Dukcapil Kabupaten Lima...

Buka Akses Unggan-Pamusian, Jarak Kabupaten Sijunjung-Tanah Datar Bisa Dipangkas

Sijunjung, beritasumbar.com - Dalam waktu dekat ini diperkirakan, hubungan Kabupaten Sijunjung dengan Kabupaten Tanah Datar lewat jalur Unggan ke Pamusian akan terhubung. Perbatasan kedua daerah yang...

Sambut HUT RI ke-76, DHD-BPK 45 Sumbar Buka Pendaftaran Lomba Baca Puisi dan Lagu Perjuangan

Sebagai salah satu bentuk upaya berkesinambungan dalam penanaman nilai-nilai kejuangan 45 pada generasi muda, Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Sumatera Barat (DHD BPK 45 Sumbar) mengadakan Lomba Baca Puisi dan Lagu Perjuangan Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, pendaftaran calon pesertanya resmi dibuka pada Jumat, 2 Juli 2021.

Bantu Para Petani, Pemkab Sijunjung Salurkan 114 Alsintan

Sijunjung, beritasumbar.com - Untuk mempermudah pekerjaan lahan usaha pertanian, mulai dari kegiatan pengolahan lahan dan perawatan tanaman pertanian, maka Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung menyalurkan sebanyak...

Mangombang Nan Talipek, Rang Kampai Nagari Simpang Kapuak Bapanghulu

Limapuluh Kota, beritasumbar.com - Setelah belasan tahun gelar penghulu Datuak Monti Bosa talipek atau tidak dipakainya, Warga Suku Kampai Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka,...

Pimpin Rapat Percepatan Pembangunan Infrastruktur, Wabup Sijunjung Minta Camat-Walnag Jalin Komunikasi Dengan Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Wakil Bupati Sijunjung, Sumatera Barat, Iraddatillah memimpin rapat kerja usaha percepatan penanganan dan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut, Rabu, 30/6. Raker tersebut melibatkan...

Kapolres Padang Pariaman Semprot Disinfektan di Seputar Rumah Warga Isolasi Mandiri

Padang Pariaman,   - Mendengar laporan terkait adanya satu keluarga sedang isolasi mandiri melanggar protokol kesehatan, Kapolres Padang Pariaman AKBP. Dian Nugraha HBWPS. SH. SIK,...
- Advertisement -