Padang Pariaman, Beritasumbar,com.-Hujan deras yang mengguyur Hulu Batang Nareh berdampak banjir di hilir sungai. Perumahan dan lahan pertanian warga di Nagari Sikucua Kecamatan V Koto Kampuang Dalam Padang Pariaman direndam luapan sungai ini pada Senin 24/9 kemaren.

Selain menggenangi perumahan warga juga, 9 ekor kerbau diperkirakan hanyut terbawa arus sungai dan merusak 1 buah jembatan yang terletak di Korong Durian Dangka. Titik terparah terkena banjir tersebut ada di Korong Pulau Batam Lubuk Napa, Nagari Sikucua Tenggah. Warga yang terdampak banjir kini mengungsi untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan.

Walinagari Sikucua tengah, Edwarman yang didampingi Aprinaldi salah seorang tokoh masyarakat Padang pariaman menghimbau kepada masyarakat yang tinggal dipinggiran Sungai agar  tetap waspada agar menghindari adanya korban jiwa. Meskipun banjir sudah surut, namun kita tetap waspada terhadapa banjir susulan dikarenakan dihulu sungai tidak dapat kita prediksi, terkadang dibawah panas dihulu hujan deras juga akan menyebabkan terjadinya banjir.

Badan Penangulangan Bencana Daerah ( BPBD ) telah melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir tersebut dengan mendirikan sebuah tenda dilokasi pengungsian. Budi Mulya kepala BPBD Kabupaten Padang Pariaman masih khawatir akan terjadinya banjir susulan, untuk itu kita tetap waspada tutur Budi Mulya. Kondisi Sunggai Batang Nareh sudah sangat mengkawatirkan terhadap ancaman banjir, mengingat disepanjang pinggiran sungai merupakan lahan pertanian masyarakat, sudah sepatutnya dilakukan Normalisasi Aliran Sungai.

Normalisasi nantinya juga bisa meningkatkan pendapatan masyarakat petani di sepanjang aliran sungai ini. Tidak lagi cemas akan banjir yang sewaktu waktu mengancam lahan pertanian mereka. Karena jika sudah kena banjir alamat gagal panen atau terkendalanya masa bercocok tanam, imbuh kepala BPBD Padang Pariaman tersebut.(Syamsul)

loading...