27 C
Padang
Minggu, Januari 24, 2021
Beritasumbar.com

Akibat Pembalakan Hutan, Populasi “Bilou” Kera Mentawai Menurun
A

Kategori -

Mentawai, Adanya eksploitasi hutan untuk membuka lahan baru, dan prilaku budaya masyarakat Mentawai untuk berburu diduga sebagai penyebab menurunnya populasi kera asal Mentawai.

Keberadaan primata langka yang hanya hidup di hutan Mentawai dan sering disebut Bilou (Hylobares klossii) itu menurut Organisasi Konservasi Faunna dan Flora Internasional(FFI) saat ini hanya tinggal seribu ekor yang diperkirakan masih menghuni diseluruh hutan Mentawai, diluar kawasan hutan Taman Nasional Siberut (TNS).

Charles Nahot Simanjuntak, peneliti dari FFI menyebutkan pada tahun 2005, populasi bilou masih mencapai 25.000 ekor. Namun berdasarkan penelitian FFI terakhir, populasi kera yang menurut masyarakat setempat bisa memberikan tanda akan adanya gejala alam seperti akan terhadinya gempa dan tsunami melalui lengkingan suaranya itu, kini hanya tigga sekitar seribu ekor.

“Ini diluar kawasan TNS, berdasarkan penelitian kami hanya sekitar seribu ekor.” ungkap Charles.

Menurut Charles berkurangnya populasi primata yang dilindungi tersebut, karena adanya ekploitasi hutan baik secara legal maupun ilegal, pembukaan lahan baru, serta prilaku budaya masyarakat Mentawai untuk berburu, padahal kata Charles, tingkat produktivitas kera hutam itu tergolong cukup rendah, karena hanya dapat beranak 3-4 ekor selama 25 tahun.

“Bilou ini baru memasuki tahap produktif saat usia 7 tahun, dan sekali beranak, hanya menghasilkan satu ekor species baru dan uniknya primata ini setia sama pasangannya, jika betinanya mati, akan sangat jarang bilou jantan mencari pasangan baru.”ujar Charles.

Charles menjelaskan, selain bilou, FFI juga melakukan penelitian terhadap empat primata lainnya yang hidup di hutan Mentawai yaitu Simakobu (Simias concolor), Joja (Presbytis potenziani), Bokoi Macaa dan Macaca Siberu.

Penelitian yang dilakukan FFI dengan melibatkan masyarakat setempat itu dilakukan sejak tahun 2010, dengan dua sistem metode penelitian yaitu melalui sisten metode jalur dan metode fix point count. Metode jalur ini dilakukan dengan cara menyusuri jalur-jalur habitat bilou di Siberut, Pagai Utara, Pagai Selatan dan Sipora, sedangakan metode fix point count dilakukan dengan cara pembukaan pos pendengaran terhadap suara primata itu dengan jarak masing-masing 600 meter, kemudian dilakukan dicatat dengan menggunakan kompas dan GPS.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Angka Positif Covid-19 Naik Lagi Di Kalangan Guru, Pemko Payakumbuh Gencar Sidak Sekolah

Masih didominasi tenaga pendidik, Payakumbuh terus mendapatkan peningkatan kasus positif Covid-19. Prediksi dinas kesehatan setempat akan terus bertambah, karena saat ini baru setengah dari target 3600 guru dan tenaga pendidik yang dites swab.
- Advertisement -

Erwin Yunaz Hadiri Pelantikan Pengurus Hipmi 3 Daerah

Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz hadir dalam hari yang teristimewa bagi organisasi Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) 3 daerah di Sumbar. Yakni Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kota Sawahlunto.

Kunjungi Maek, Anggota DPRD Sumbar Siap Bantu Proses Pemekaran Nagari

Limapuluh Kota, beritasumbar.com - Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Muhammad Ridwan kunjungi Nagari Maek, Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (22/1). Kunjungan itu dalam rangka menjemput aspirasi masyarakat...
- Advertisement -

Antisipasi Penyebaran Covid-19 Pemko Payakumbuh Sidak Sekolah

Tingginya kasus positif covid-19 dilingkungan pendidikan beberapa hari terakhir ini, membuat Pemerintah Kota Payakumbuh mengambil langkah cepat dengan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) untuk melihat keadaan sekolah dalam penerapan protokol kesehatan.

Segera ! Kota Payakumbuh Akan Miliki Cagar Budaya Yang Terlindungi Undang-Undang

Guna menjaga dan terlindungi ya cagar budaya kota Payakumbuh kedepannya, Pemerintah kota Payakumbuh melalui Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh laksanakan Focus Group Discussion (FGD) tentang proses penetapan cagar budaya kota Payakumbuh serta sosialisasi Undang-Undang Nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

FPL Pasbar Rilis Buku Antologi Puisi ‘Indonesia Sakti, Pusaka Kusayang’ Karya 75 Pelajar se-Pasaman Barat

Sejak Forum Pegiat Literasi Pasaman Barat (FPL Pasbar) berdiri, aktivitas literasi di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat makin kelihatan, terutama pada generasimudanya. Terbukti dengan peluncuran buku antologi puisi ‘Indonesia Sakti, Pusaka Kusayang’ karya 75 Pelajar se-Pasaman Barat yang dirilis oleh FPL Pasbar lewat sebuah acara yang digelar pada Sabtu sore (23/1) di Cafe Seven, Simpang Empat, Pasaman Barat.

KPU Limapuluh Kota Tunjuk Pengacara Untuk Menghadapi Sidang PHP Di MK

Tanjung Pati, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota menunjuk pengacara Sudi Prayitno,S.H., LL.M. sebagai perwakilannya menghadapi sidang gugatan dari pasangan calon Darman Sahladi-Maskar...

Kunjungi Maek, Anggota DPRD Sumbar Siap Bantu Proses Pemekaran Nagari

Limapuluh Kota, beritasumbar.com - Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Muhammad Ridwan kunjungi Nagari Maek, Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (22/1). Kunjungan itu dalam rangka menjemput aspirasi masyarakat...

Hadir MPP Payakumbuh, PAM Tirta Sago Siap Maksimalkan Pelayanan Kepada Pelanggan

Payakumbuh, beritasumbar.com - Perumda Air Minum Tirta Sago (PAM Tigo) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat telah hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) daerah setempat sehingga...

Lima Kantor Hukum Ajukan Diri Mewakili KPU Lima Puluh Kota di Sidang MK

Tanjung Pati, beritasumbar.com - Menhhadapi sidang persengketaan hasil Pilkada 2020 di Mahkamah Kostitusi, lima kantor hukum mengajukan proposal untuk mewakil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten...

Sidang Di Lokasi Perkara, PN Batusangkar Periksa Objek Sengketa

Tanah Datar, beritasumbar.com - Guna menentukan dan pemeriksaan Objek sengketa,Pengadilan Negeri Batusangkar melakukan sidang di lahan perkara yang terletak di Pinggang Bukik Gunung Seribu...

77 Pejabat Baru Dilantik, Ini Tuntutan Wako Padang Panjang

Padang Panjang, beritasumbar.com - Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano melantik 77 pejabat struktural daerah itu di Hall Lantai III...

Disnakerin Payakumbuh: 51 Paket Pelatihan Akan Diselenggarakan Pada 2021

Payakumbuh, beritasumbar.com- Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Payakumbuh, mengemukakan pada tahun 2021 akan  ada 51 pelatihan keterampilan dari berbagai bidang yang akan...

Polres Payakumbuh Rekonstruksi Pembunuhan Di Situjuah, 40 Adegan Diperagakan

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat melakukan rekonstruksi peristiwa pembunuhan di Jorong Bumbuang, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota yang terjadi saat hari H...

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...
- Advertisement -