27.9 C
Padang
Senin, April 19, 2021
Beritasumbar.com

Akibat Pembalakan Hutan, Populasi “Bilou” Kera Mentawai Menurun
A

Kategori -

Mentawai, Adanya eksploitasi hutan untuk membuka lahan baru, dan prilaku budaya masyarakat Mentawai untuk berburu diduga sebagai penyebab menurunnya populasi kera asal Mentawai.

Keberadaan primata langka yang hanya hidup di hutan Mentawai dan sering disebut Bilou (Hylobares klossii) itu menurut Organisasi Konservasi Faunna dan Flora Internasional(FFI) saat ini hanya tinggal seribu ekor yang diperkirakan masih menghuni diseluruh hutan Mentawai, diluar kawasan hutan Taman Nasional Siberut (TNS).

Charles Nahot Simanjuntak, peneliti dari FFI menyebutkan pada tahun 2005, populasi bilou masih mencapai 25.000 ekor. Namun berdasarkan penelitian FFI terakhir, populasi kera yang menurut masyarakat setempat bisa memberikan tanda akan adanya gejala alam seperti akan terhadinya gempa dan tsunami melalui lengkingan suaranya itu, kini hanya tigga sekitar seribu ekor.

“Ini diluar kawasan TNS, berdasarkan penelitian kami hanya sekitar seribu ekor.” ungkap Charles.

Menurut Charles berkurangnya populasi primata yang dilindungi tersebut, karena adanya ekploitasi hutan baik secara legal maupun ilegal, pembukaan lahan baru, serta prilaku budaya masyarakat Mentawai untuk berburu, padahal kata Charles, tingkat produktivitas kera hutam itu tergolong cukup rendah, karena hanya dapat beranak 3-4 ekor selama 25 tahun.

“Bilou ini baru memasuki tahap produktif saat usia 7 tahun, dan sekali beranak, hanya menghasilkan satu ekor species baru dan uniknya primata ini setia sama pasangannya, jika betinanya mati, akan sangat jarang bilou jantan mencari pasangan baru.”ujar Charles.

Charles menjelaskan, selain bilou, FFI juga melakukan penelitian terhadap empat primata lainnya yang hidup di hutan Mentawai yaitu Simakobu (Simias concolor), Joja (Presbytis potenziani), Bokoi Macaa dan Macaca Siberu.

Penelitian yang dilakukan FFI dengan melibatkan masyarakat setempat itu dilakukan sejak tahun 2010, dengan dua sistem metode penelitian yaitu melalui sisten metode jalur dan metode fix point count. Metode jalur ini dilakukan dengan cara menyusuri jalur-jalur habitat bilou di Siberut, Pagai Utara, Pagai Selatan dan Sipora, sedangakan metode fix point count dilakukan dengan cara pembukaan pos pendengaran terhadap suara primata itu dengan jarak masing-masing 600 meter, kemudian dilakukan dicatat dengan menggunakan kompas dan GPS.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

LAZIS Caturbakti Sumatera Barat Luncurkan Launching Event di Ramadhan 1442 H

Gn.Pangilun-Padang, LAZIS Caturbakti Sumatera Barat mengadakan program Sebarkan Barokah Ramadhan (SABAR) perdana pada Jumat pertama Ramadhan 1442 H hari ini (16/4/2021), kegiatan berlangsung...
- Advertisement -

Sarang Tawon Di Depan SPBU Ngalau Dibasmi Damkar Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Keberadaan sarang tawon di pohon pelindung tepatnya di depan SPBU Ngalau, Jalan Soekarno Hatta sangat meresahkan warga. Hal itu diketahui berawal dari postingan di grup facebook Informasi Payakumbuh dan Limapuluh Kota, ada warga yang mengingatkan pengendara untuk hati-hati dengan adanya keberadaan sarang tawon tersebut pada Sabtu, 10 April 2021 sore.

Satlantas Polres Pariaman Amankan pelaku Balap Liar

Pariaman, beritasumbar.com,-Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pariaman kembali amankan puluhan kendaraan roda dua yang ditunggangi para Anak Baru Gede (ABG) yang hendak melakukan aksi balap liar di kawasan By Pass Kota Pariaman,Sabtu (malam) 17/4/2021.
- Advertisement -

Lagi Patroli, Polsek Pancung Soal Temukan Warga Asyik Main Judi

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Anggota Polsek Pancung Soal saat itu sedang melaksanakan patroli mendapatkan beberapa orang sedang asik bermain judi song atau remi disebuah warung. Tiga pelaku berhasil kabur sedangkan 2 pelaku ditangkap

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

LAZIS Caturbakti Sumatera Barat Luncurkan Launching Event di Ramadhan 1442 H

Gn.Pangilun-Padang, LAZIS Caturbakti Sumatera Barat mengadakan program Sebarkan Barokah Ramadhan (SABAR) perdana pada Jumat pertama Ramadhan 1442 H hari ini (16/4/2021), kegiatan berlangsung...

Luncurkan Program Lumbung Air Wakaf, Wako Payakumbuh Apresiasi ACT

Payakumbuh, beritasumbar.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Lumbung Air Wakaf di Halaman PT. Multi Rezeki Selaras, di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan...

Untuk Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sijunjung Tampung Kritik Dan Saran Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Pada usia yang relatif muda keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung memerlukan perbaikan dan peningkatan dari semua sisi,  guna memberikan...

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan SIK.M.Hum memberikan apresiasi berupa reward/penghargaan berupa sertifikat kepada enam orang masyarakat dan 29 personel polres setempat atas...

Mengintip Pemilihan Legislatif Tingkat Nagari Di Simpang Kapuak Dalam Kabupaten Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Pada Rabu (7/4) puluhan warga Jorong Lobuah Tunggang Nagari Simpang Kapuak berbondong-bondong menuju bangunan Taman Kanak-kanak (TK) yang terletak...

Saat Rampungkam RPJMD, Bupati Minta OPD Sijunjung Himpun Data Ril Ke Lapangan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sijunjung diberi waktu selama dua minggu untuk turun ke lapangan dan menyusun langkah strategis untuk...

Polres Payakumbuh Amankan Tiga Tersangka Terduga Penggelapan Dana Koperasi

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat mengamankan tiga orang tersangka terduga penggelapan dana Koperasi Serba Usaha (KSU) Sutra Ketinggian Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota. Kasat...

Polres Sinjunjung Bekuk Dua Orang Pengedar Narkoba

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepolisian Resos Sijunjung mengamankan dua orang pengedar dan pemakai nakorba jenis yang selama ini beroperasi di wilayah hukum polres tersebut. “Yang bersangkutan berhasil...

Mahyeldi Dukung Pemajuan Kebudayaan Koto Gadang Koto Anau untuk Jadi Destinasi Wisata Dunia

Peninggalan sejarah memiliki potensi besar bagi kemakmuran masyarakatnya. Jika tidak dijadikan cagar budaya, keberadaannya akan mengalami kepunahan. Menyikapi hal tersebut, Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Peneliti di Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) memprakarsai Penyusunan Grand Design Pemajuan Kebudayaan Nagari Koto Gadang Koto Anau yang digelar pada 3 - 4 April 2021 di Depan Balai Adat Nagari Koto Gadang Koto Anau, Kabupaten Solok, Kecamatan Lembang Jaya, Provinsi Sumatera Barat.

Tak Sampai 24 Jam Polres Sinjujung Bekuk Sindikat Pencuri Antar Provinsi, Korban Rugi Puluhan Juta

Sijunjung, beritasumbar.com - Sekitar 12 jam setelah kejadian jajaran Polres Sijunjung berhasil membekuk enam orang pelaku pencurian dengan modus gembos ban dan pecah kaca mobil. “Pelaku...
- Advertisement -