25.1 C
Padang
Thursday, December 3, 2020
Beritasumbar.com

Akar Masalah Rohingya Diskriminasi Oleh Pemerintahan Myanmar
A

Kategori -

Jakarta – Akar permasalahan dari ribuan pengungsi etnis Rohingya yang kabur dari Myanmar untuk mencari penghidupan yang lebih baik di negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara, adalah perlakuan diskriminasi yang dibuat oleh pemerintah Myanmar.

“Akar masalah pengungsi Rohingya sebenarnya bukan ‘human trafficking’ (perdagangan manusia). Mereka tidak akan keluar dari negaranya jika tidak ada diskriminasi dan penindasan,” kata Anggota Komisi I DPR RI Ahmad Zainuddin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Untuk itu, menurut politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, bila Myanmar tidak mengatasi permasalahan ini dengan baik maka ASEAN sudah selayaknya meninjau ulang posisi Myanmar sebagai Ketua di ASEAN saat ini.

Apalagi, ia mengingatkan bahwa Myanmar sebagai Ketua ASEAN saat ini seharusnya bisa menunjukkan tanggung jawab terhadap stabilitas kawasan Asia Tenggara, termasuk dalam isu HAM yang erat kaitannya dengan etnis Rohingya.

“Jangan sampai isu-isu keamanan dan HAM menyandera langkah yang sudah dilakukan ASEAN menuju MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) 2015,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Slamet Effendy Yusuf mengatakan, pemerintah harus tegas kepada Myanmar dan menyatakan bahwa tindakan mereka terhadap etnis Rohingya tidak benar.

“Saya melihat pemerintah Indonesia dan ASEAN masih belum jelas terhadap masalah ini. Indonesia tidak pernah membuat pernyataan yang cukup jelas,” kata Ketua Majelis Ulama Indonesia tersebut pada diskusi publik Nestapa Kemanusiaan, Save Rohingya” di Jakarta, Kamis (21/5).

Karena itu tidak cukup Indonesia, Malaysia dan Thailand hanya memutuskan tentang mau menampung pengungsi Rohingya tapi seharusnya memberi isyarat kepada Myanmar bahwa tindakan mereka tidak benar baik dari sudut prinsip-prinsip penegakan HAM juga dari sistem yang dianut di kawasan ini sebagai kawasan yang harus semakin didemokratisasikan.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan Indonesia dapat mensponsori konferensi internasional masalah rohingya untuk mencari solusi atasi masalah eksistensi suku Rohingya di Myanmar.

“Tragedi kemanusiaan terhadap entis Rohingya seharusnya tidak hanya fokus pada penanganan pengungsi, juga langkah politis dan diplomatis bersama untuk memberikan tekanan kepada Myanmar agar menyelesaikan problem domestik mereka,” kata Yusril Ihza Mahendra melalui pernyataan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (23/5).

Menurut Yusril, masyarakat maupun Pemerintah Myanmar memang cenderung diskriminatif terhadap etnis minoritas baik Rohingya yang beragama Islam maupun Karen yang beragama Katholik.

 

Sumber: Antara/Oleh Muhammad Razi Rahman
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Kelurahan NDB Dikukuhkan Sebagai Kelurahan Bersinar

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Dengan mengusung tagline “#hidup100persen sadar, sehat, produktif dan bahagia”, Pemerintah kota Payakumbuh bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) kota Payakumbuh...

Warga Digemparkan Dengan Api Menyala Di Drainase Belakang SPBU Parit Rantang

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Warga Parit Rantang Payakumbuh Barat sekitar jalan Padang tepatnya belakang SPBU pada Sabtu 28/11 pagi dibuat geger bahkan ada yang histeris....

Rangkaian HUT Kota Payakumbuh, Wako Riza Minta Jajarannya Siapkan Informasi Pelayanan P3K, Minimalisir Keramaian

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi, Rabu (25/11) menyebut telah memberi arahan agar iven peringatan 50 tahun hari jadi Kota Payakumbuh dilaksanakan dengan...

Menanamkan Adaptasi Kebiasaan Hidup Baru (New Normal) Pada Santri TPA di Kota Padang

Padang,BeritaSumbar.com,-Pada hari jum’at (27/11) Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang terdiri dari Pasar Rabu Tani - Koperasi Mandiri Dan Merdeka (PRT - KMDM),...

DPD Hipakad Jambi, Konsisten Jalankan Organisasi dibawah Komando Ketum DPP Hariara Tambunan

JAKARTA - Dengan adanya Informasi yang berkembang, desas desus yang menyatakan Masa periode Ketum DPP Hipakad Hariara Tambunan sudah habis, membuat Ketua...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Mesir Menemukan 27 Sarkofagus Berusia Lebih Dari 2.500 Tahun, Temuan Terbesar Tahun Ini.

Mesir kemarin mengumumkan telah menemukan harta karun kuno berupa 27 sarkofagus dalam keadaan utuh. Penemuan ini diklaim sebagai yang terbesar tahun ini.

Gempa Magnitudo 7 Guncang Turki, BMKG Analisa Gempa Tektonik

Turki,  www.beritasumbar.com- Gempa berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang Provinsi Izmir, Turki pada Jumat (30/10). Hanya saja badan bencana Pemerintah Turki AFAD melaporkan kekuatan...

Biden Jangan Sok Kepedean, Pakar : 2016 Hillary Ungguli Survey, Buntutnya Tumbang

Dalam sejumlah jajak pendapat di Amerika Serikat (AS) jelang presidential election (Pemilihan Presiden) sang petahana Donald Trump masih tertinggal 8 bahkan 9...

Berdalih Karantina COVID-19, Migran Afrika Dibiarkan ‘Membusuk’ di Pusat Penahanan Arab Saudi

Salah satu negara terkaya di dunia, Arab Saudi, menahan ratusan bahkan ribuan Migran Afrika dalam kondisi mengenaskan. Penahanan ini berdalih sebagai upaya untuk menghentikan penyebaran COVID-19....

New Normal, 71 Putra Terbaik dari Berbagai Negara Diwisuda di Yaman

Wisuda atau upacara pengukuhan bagi orang-orang yang menempuh pendidikan merupakan salah satu momentum terpenting yang dinanti-nanti mahasiswa, sebagai tanda resmi selesainya masa...

Bahas Potensi Laut, Universitas Terengganu Malaysia Undang Pakar Maritim Dan Kelautan IPB

Malaysia -Prof Rokhmin Dahuri Pakar Maritim dan Kelautan dari IPB diundang secara khusus oleh Universitas Terengganu Malaysia. Rokhimin Dahuri diundang untuk membahas secara detail...

Muhammad Ja’far Hasibuan Juara Dunia CSITF dan WIIPA di Cina Berharap Bisa Bertemu Presiden

Jakarta,BeritaSumbar.com,-Indonesia pantas berbangga dengan lahirnya ilmuwan muda yang berhasil menggoncangkan dunia lewat penemuannya yang spektakuler yakni, Obat Kulit Bagi Manusia dan Hewan Luar dan Dalam. Sang...

Catatan Professional Fellows on Demand: Religious Freedom & Interfaith Dialogue (1)

Dari sebuah sudut di kamar The Fairfax, sebuah hotel tua di Washington, DC yang berdiri sejak 1921, saya mendapatkan satu kalimat bagus, yang bunyinya...

5 Tokoh Muslim Muda Australia Kunjungi SMART

Jakarta,BeritaSumbar.com,-Jumat (07/02) kemarin, SMART Ekselensia Indonesia (SMART) kedatangan tamu jauh dari seberang benua. Ya, lima orang tokoh muslim muda dari Australia berkunjung ke SMART....

Teknologi Digital adalah Kunci Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Davos, Swiss, 29 Januari 2019 – Luohan Academy – institut riset terbuka yang diinisiasi oleh Alibaba Group Holding Limited (NYSE: BABA) – merilis laporan...
- Advertisement -