Kota Payakumbuh untuk kedua kalinya merebut Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun ini, setelah piala WTN pertama di 2013. Sesuai undangan, Piala WTN untuk ketegori kota sedang itu, akan diserahkan Menteri Perhubungan RI EE. Mangindaan kepada Walikota Payakumbuh Riza Falepi, dalam acara di Ball Room Gedung Smesco Jakarta, Rabu (10/9) lusa. Kota Payakumbuh dinilai sukses dalam bidang ketertiban lalulintas oleh pemerintah pusat.
Penetapan daerah pemenang Piala WTN itu diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 747 Tahun 2014, tanggal 4 September 2014. “Kita baru saja menerima surat keputusan ini, Jum’at (5/9). Masih terasa hangat suratnya,” ucap Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika Payakumbuh Adrian, SH, M.Si, Minggu (7/9).
Selain Payakumbuh, Bukittinggi juga menerima Piala WTN untuk kota sedang. Sementara untuk kategori kota kecil, empat daerah Sumatera Barat lainnya, juga menerima Piala WTN, yaitu Padangpanjang, Pariaman, Painan (Pessel) dan Lubuk Sikaping (Pasaman). Sedangkan, Padang menerima Piala WTN kategori kota besar.
Kota kecil lainnya di Sumatera Barat yang menerima plakat WTN, masing-masing Solok, Arosuka (Kabupaten Solok), Lubuk Basung (Agam), Batusangkar (Tanah Datar), Muaro Sijunjung (Kabupaten Sijunjung) dan Padang Aro (Solok Selatan).
Menteri Perhubungan RI juga menetapkan Provinsi Sumatera Barat sebagai penerima Piala WTN Wiratama 2014, bersama enam provinsi lainnya, masing-masing Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, D.I Yokyakarta, Sumatera Selatan dan Riau.
Untuk menerima Piala WTN itu, Walikota Riza Falepi akan didampingi Kapolresta Payakumbuh AKBP Yuliani, SH, Asisten I Setdako Yoherman, SH, S.Sos, Kadishub dan Komunikasi Adrian, SH, M.Si dan Kasatpol PP Fauzi Firdaus, SP serta Staf Ahli Walikota dr. Hj. Merry Yuliesday. “Piala WTN ini juga milik Kapolresta bersama jajarannya, makanya pak kapolresta ikut hadir dalam penerimaan Piala WTN,” sebut Adrian.
Sukses merebut Piala WTN buat kedua kalinya ini, dikatakan Adrian, tidak lepas dari peran serta masyarakat, terutama para pemakai jalan serta jajaran Polresta Payakumbuh. Sementara itu, tingginya komitmen Pemko dalam membenahi infrastruktur prasarana perhubungan dan transportasi darat serta rambu, juga bagian dari keberhasilan Payakumbuh mendapatkan Piala WTN. Ke depan, peran serta masyarakat tersebut sangat diharapkan untuk mempertahankan Piala WTN 2015, tegas Adrian.