spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

550 Pelajar dari 4 Negara ASEAN Akan Ramaikan Olimpiade STEM di Terengganu
5

Kategori -
- Advertisement -
TERENGGANU, Beritasumbar.com – Sekitar 550 peserta dari empat negara akan menguji kemampuan akademiknya di Universiti Malaysia Terengganu. Namun selama empat hari di Kuala Nerus, mereka tidak hanya berada di ruang perlombaan. Para peserta akan menginap di sekitar 30 homestay, membawa misi lain mengenalkan Kuala Nerus sebagai kawasan pendidikan sekaligus pariwisata.

Para pelajar tingkat Senior High School dari empat negara ASEAN itu akan mengikuti Southeast Asia Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop 2026. Ajang tersebut memadukan kompetisi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dengan lokakarya pariwisata berkelanjutan.

Salah satu unsur penyelenggara, Azmi bin Abdul Aziz, mengatakan persiapan kegiatan telah memasuki tahap akhir. Panitia, kata dia, memastikan seluruh kebutuhan kompetisi dan rangkaian kegiatan pendukung siap digunakan saat peserta tiba di Terengganu.

Panitia Siap Menanti Delegasi

Persiapan juga dimatangkan melalui koordinasi antara Pusat Asasi STEM UMT dan Koperasi Homestay Teluk Ketapang. Pertemuan yang berlangsung kemarin turut dihadiri jajaran pengurusan Pusat Asasi STEM serta Fakultas Teknologi Kejuruteraan Kelautan UMT.

Sejumlah perangkat perlombaan telah disiapkan. Di antaranya English Proficiency Test dan Mathematics Test. UMT juga telah menerbitkan rubrik penilaian untuk setiap cabang perlombaan dan membagikannya kepada peserta dari empat negara.

Pengaturan ruang kompetisi serta penunjukan dewan juri untuk sejumlah kategori, seperti Hafazan, Biology Test, Public Speaking, dan Arabic Speech, juga telah dilakukan.

Untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai jadwal, sekitar 50 relawan UMT mendapat pengarahan khusus. Panitia juga telah menetapkan jumlah medali yang akan diberikan pada masing-masing cabang perlombaan.

Namun, kompetisi akademik bukan satu-satunya sasaran kegiatan tersebut. Panitia ingin menjadikan kedatangan ratusan pelajar mancanegara sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan Kuala Nerus sebagai kawasan pendidikan sekaligus tujuan wisata berbasis masyarakat.

Kampung Stay Siap Tampung Peserta dan Official

Para peserta dari Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Kamboja akan ditempatkan di sekitar 30 kampung stay dan homestay yang telah disiapkan. Pola ini membuat kegiatan peserta tidak seluruhnya berpusat di lingkungan kampus.

Mereka akan berinteraksi langsung dengan masyarakat dan tinggal di kawasan permukiman yang menjadi bagian dari ekosistem pariwisata lokal.

Rangkaian penyambutan peserta bahkan dimulai sejak mereka tiba di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) Terminal 2. Enam anggota Koperasi Homestay Teluk Ketapang dijadwalkan berada di bandara untuk menyambut sekaligus mengarahkan peserta menuju lokasi kegiatan.

Kompetisi Dipusatkan di SMK Ibrahim Fikri

Pembukaan dijadwalkan berlangsung di Dewan Fikri, SMK Ibrahim Fikri, Kuala Nerus, Selasa, 8 September 2026. Menteri Pelancongan, Seni dan Budaya Malaysia dijadwalkan turut hadir dalam pembukaan tersebut.

Bagi penyelenggara, kehadiran sekitar 550 pelajar dari empat negara merupakan peluang untuk memperluas promosi Kuala Nerus. Kawasan itu tidak hanya diposisikan sebagai lokasi kegiatan akademik, tetapi juga sebagai ruang perjumpaan antara institusi pendidikan, masyarakat, dan pelaku pariwisata.

Konsep tersebut sejalan dengan gagasan Kuala Nerus Education Village. Pendidikan dipertemukan dengan sektor pariwisata melalui keberadaan kampung stay dan homestay yang menjadi tempat peserta tinggal selama kegiatan.

Dengan model itu, manfaat kegiatan diharapkan tidak berhenti di lingkungan universitas. Pergerakan ratusan peserta juga membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk terlibat dan memperoleh manfaat dari aktivitas pariwisata.

Panitia berharap konsep Kuala Nerus Education Village berkembang menjadi ekosistem yang mempertemukan institusi pendidikan, pelaku homestay, masyarakat, dan pelajar dari berbagai negara.

Ajang kategori Senior High School ini melanjutkan penyelenggaraan Southeast Asia Olympiad Championship untuk kategori Elementary dan Junior School yang berlangsung di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) pada 17-20 Agustus 2026.

Kegiatan sebelumnya diikuti pelajar dari sejumlah provinsi di Indonesia serta peserta dari Thailand dan Malaysia.***
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img