spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Sambut Indonesia Emas 2045, Mahasiswa PPNP Dorong Lahirnya Perempuan Tangguh dan Merdeka Finansial
S

Kategori -
- Advertisement -

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Usung tema “Pempuan berani bersuara,berdaya dan bersama menginspirasi untuk Negeri” Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (BEM PPNP)melalui Kementerian Pemberdayaan perempuan gelar seminar Perempuan Tangguh Nusantara.

Kegiatan yg dimotori Srimunaazizah selaku Kementerian Pemberdayaan Perempuan BEM PPNP dan diketuai Tasya ini digelar di Gedung Serba Guna Kampus Politani di Tanjung Pati Pada Tanggal 6 Juni 2026 kemaren.

Hadir dalam kegiatan seminar ini Presiden Mahasiswa BEM NKM PPNP, DLM NKM PPNP, delegasi BEM KM UFDK Bukittinggi, serta fungsionaris dan kepanitiaan BEM NKM PPNP

Seminar yang dibuka langsung oleh Wadir 3 Politani Sentot Wahono SP.M.Si membahas isu isu diskriminasi,pelecehan hingga kekerasan seksual pada perempuan dan Anak.

Pada kesempatan tersebut Wadir 3 PPNP mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh kementerian Pemberdayaan Perempuan BEM PPNP.

Seminar ini mendatangkan narasumbar Lailatul Kasdi dari Lembaga Advokasi Kebudayaan Alam Minangkabau yang juga sedang menuntut ilmu di STIH Putri Maharaja.

Kegiatan yang berjalan penuh semangat dan keceriaan ini fokus membahas penguatan perempuan untuk berdaya dan bangkit, mandiri ditengah cepatnya perkembangan zaman dan teknologi. Forum juga mengangkat isu terkini: tren LGBT dan berbagai perilaku menyimpang yg mengancam generasi muda.

Hal itu bisa kita capai dengan cara pengenalan potensi diri, jaga privasi di era digital, berani menolak hal merugikan diri, dan merdeka finansial. “Perempuan bukan sosok lemah. Keistimewaan melahirkan adalah bukti kekuatan yang tak tergantikan. Kalau ingin merdeka, perempuan harus merdeka finansial. Manfaatkan usia sekolah untuk belajar dan asah skill,” terang Lailatul Kasdi dihadapan para peserta seminar.

Seminar juga diisi dengan sesi tanya jawab peserta dan narasumber. Pada sesi ini Perempuan dipaksa nikah diusia muda harus ditinggalkan. Peserta diajak menjadi motor penggerak untuk menggali potensi potensi yang ada di tingkat remaja usia Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) yang ada di Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota guna sukseskan program Indonesia Emas 2045.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img