spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Rail Bus Duku-BIM Dilanjutkan
R

Kategori -
- Advertisement -

Padang – Pembangunan jalur railbus Simpang Duku-Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat tetap dilanjutkan meskipun belum seluruh lahan yang dibutuhkan bisa dibebaskan.

“Pembangunan tetap dilaksanakan pada lahan yang telah dibebaskan karena target kami akhir tahun ini railbus tersebut bisa dimanfaatkan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Amran di ruangkerjanya, Kamis.

Menurutnya, pada jalur Simpang Duku-BIM itu terdapat satu titik yang harus dihubungkan dengan jembatan, dan pembangunannya saat ini telah selesai dilakukan.”Jembatannya telah selesai, tinggal memasang relnya,” kata dia.

Selain pembangunan jalur railbus yang tetap dilanjutkan, sarana pendukung seperti stasiun kereta di BIM juga akan dibangun tahun ini.

“Akhir tahun mudah-mudahan stasiun ini juga sudah bisa dimanfaatkan,” katanya.

Dia mengatakan, untuk pembangunan jalur railbus Simpang Duku-BIM, sarana pendukung dan pembangunan stasiun jalur Padang-Pariaman, sudah tersedia anggaran dari APBN sebesar Rp180 miliar.

Sementara itu Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Mardi mengatakan, proses pembebasan lahan jalur railbus tersebut terus dilanjutkan.

“Prosesnya sudah 83 persen selesai. Hanya tersisa 17 persen lagi yang menunggu untuk dibebaskan,” katanya.
Dia menyebutkan, 17 persen lahan yang masih belum tuntas itu milik 10 orang.

“Kita optimis secepatnya bisa diselesaikan. Jangan sampai berlarut-larut,” katanya.

Pemerintah menyiapkan transportasi railbus untuk bisa memangkas waktu dan mengantisipasi kemacetan jalan raya Padang-Bukittinggi yang semakin padat.

Saat ini, railbus untuk angkutan Padang-BIM sudah siap beroperasi dan ditempatkan di bengkel utama PT Kereta Api Indonesia Divre II Sumbar.

Railbus dengan kapasitas 150 penumpang itu akan beroperasi jika infrastruktur rel yang tersisa selesai dikerjakan.

(Ant/Oleh Agung Pambudi)
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img