Oleh: Ns.Yuanita Ananda, S.Kep., M.Kep
Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Andalas
Tumor paru merupakan keganasan pada jaringan paru. Kanker paru merupakan abnormalitas dari sel-sel yang mengalami proliferasi dalam paru (Underwood, patologi, 2000). Meskipun etiologi sebenarnya dari kanker paru belum diketahui pasti, namun ada beberapa faktor predisposisi terjadinya kanker paru yaitu merokok, radiasi, kanker paru akibat kerja, polusi udara, genetik, diet. Klasifikasi menurut WHO untuk neoplasma pleura dan paru-paru:
- Karsinoma epidermoid (skuamosa)
Kanker ini berasal dari permukaan epitel bronkus. Perubahan epitel termasuk metaplasia, atau dysplasia akibat merokok jangka panjang, secara khas mendahului timbulnya tumor. Terletak sentral sekitar hilus dan menonjol ke dalam bronchi besar. Diameter tumor jarang melampaui beberapa centimeter dan cenderung menyebar langsung ke kelenjar getah bening hilus, dinding dada dan mediastinum
- Karsinoma sel kecil (termasuk sel oat)
Biasanya terletak ditengah disekitar percabangan utama bronnki. Tumor ini timbul dari sel-sel Kulchitsky, komponen normal dari epitel bronkus. Terbentuk dari sel-sel kecil dengan inti hiperkromatik pekat dan sitoplasma sedikit. Metastasis dini ke mediastinum dan kelenjar limfe hilus, demikian pula dengan penyebaran hematogen ke organ-organ distal
- Adenokarsinoma (termasuk karsinoma sel alveolar)
Memperlihatkan susunan selular seperti kelenjar bronkus dan dapat mengandung mucus. Kebanyakan timbul di bagian perifer segmen bronkus dan kadang-kadang dapat dikaitkan dengan jaringan parut lokal pada paru-paru dan fibrosis interstitial kronik. Lesi seringkali meluas pada stadium dini dan secara klinis tetap tidak menunjukkan gejala-gejala sampai terjadinya metastasis yang jauh
- Karsinoma sel besar
Merupakan sel-sel ganas yang besar dan berdiferensiasi sangat buruk dengan sitoplasma yang besar dan ukuran inti bermacam-macam. Sel-sel ini cenderung untuk timbul pada jaringan paru-paru perifer, tumbuh cepat dengan penyebaran ekstensif dan cepat ke tempat-tempat yang jauh
- Gabungan adenokarsinoma dan epidermoid
- Lain-lain
- Tumor karsinoid (adenoma bronkus)
- Tumor kelenjar bronchial
- Tumor papilaris dari epitel permukaan
- Tumor campuran dan karsinosarkoma
- Sarkoma
- Tak terklasifikasi
- Mesotelioma
- Melanoma (Price, Patofisiologi 1995)
Tanda dan gejala awal kanker paru yaitu stridor lokal dan dispnea ringan yang mungkin disebabkan oleh obstruksi bronkus. Dan gejala umum kanker paru adalah batuk, hemoptisis yaitu sputum bertemu darah karena sputum melalui permukaan tumor yang mengalami ulserasi, anoreksia, lelah dan berkurangnya berat badan.
Metastasis Kanker Paru
- Invasi langsung (Direct Invasion)
Tumor bronkial dapat menyebar dengan menginvasi secara langsung dan berkembang untuk membendung bronkus secara parsial atau total. Invasi dinding bronkial atau obstruksi jalan napas dapat juga timbul. Penyebaran pada paru dapat menelan struktur paru-paru yang lainnya alveoli, saraf, pembuluh darah atau pembuluh limfatik.
- Invasi Limfatik
Pola metastasis bergantung kepada tipe sel tumor dan lokasi anatomis dari tumor. Penyebaran ke limfatik biasanya berhubungan dengan embolisasi dari invasi oleh tumor. Mediastinum, paratrakeal dan sentral hillar nodus limfatikus merupakan yang bagian yang sering terkena. Tumor lobus bawah cenderung menyebar secara difus dan epnyebarannya lebih sering melalui jalur limfatik dariapda tumor yang berada pada daerah lain di paru.
- Hematogenous
Metastasis kanker paru terjadi akibat invasi dari sistem vena pulmonal. Tumor emboli menyebar ke daerah yang jauh dari tubuh. Meatstasis yang jauh bisa terjadi pada lower thoracic dan upper lumbar vertebrata, tulang panjang, kelenjar adrenal, CNS, dan hati.
Tanda Bahaya Kanker Paru
- Parau (hoarsenes)
- Perubahan pola napas
- Batuk persisten atau perubahan batuk
- Sputum mengandung darah
- Sputum berwarna kemerahan atau purulen
- Hemoptisis
- Nyeri dada (chest pain)
- Nyeri dada, punggung dan lengan
- Pleura efusi, pneumonia, atau bronkitis
- Dispnea
- Demam berhubungan dengan satu atau dua tanda lain.
- Wheezing
- Penurunan BB
- Clubbing finger
Penatalaksanaan penyakit kanker paru dikategorikan 2 yaitu penatalaksanaan non bedah (Nonsurgical Management) seperti terapi oksigen, terapi obat, kemoterapi, Imunoterapi,terapi radiasi dan terapi laser. Dan penatalaksanaan bedah (surgical Management) yaitu dilakukan pada tumor stadium I, stadium II jenis karsinoma, adenokarsinoma, dan karsinoma sel besar undifferentiated. Dilakukan khusus pada stadium III secara individual yang mencakup tiga kriteria berikut.
- Karakteristik biologis tumor.
- Hasil baik pada tumor dari sel skuamosa dan epidermoid
- Hasil cukup baik pada adenokarsinoma dan karsinoma sel besar undifferentiated.
- Hasil buruk pada oat cell
- Letak tumor dan pembagian stadium klinik
- Untuk menentukan reseksi terbaik
- Keadaan fungsional penderita.