Sawahlunto, Sumbar – Tim penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan, akan mengunjungi Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, untuk melakukan penilaian terkait penyelenggaraan tertib lalu lintas dan pelayanan bidang transportasi di kota itu.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika setempat, M Erman di Sawahlunto, Selasa, mengatakan penilaian itu sekaitan dengan diusulkannya Kota Sawahlunto menjadi salah satu nominasi penerima anugerah WTN oleh pemerintah provinsi, tahun 2015.
“Ini pertama kalinya Kota Sawahlunto diikutsertakan dan langsung lolos menjadi nominasi penerima anugerah tersebut,” kata dia.
Dia mengatakan, selama berada di kota itu, tim tersebut akan menilai penyelenggaraan tertib berlalu lintas, kelengkapan sarana prasarana jalan dan pelayanan publik berupa pengaturan keselamatan bertransportasi bagi masyarakat kota itu.
Menurut dia, sejauh ini kondisi penyelenggaraan transportasi dan kesadaran tertib berlalu lintas oleh masyarakat cukup tinggi. Khusus tentang penyelenggaraan transportasi umum, pihaknya selalu berupaya memastikan semua berjalan aman, selamat dan lancar.
“Hal itu juga didukung oleh seluruh pengusaha dan awak angkutan umum yang selalu melakukan kewajiban uji KIR secara berkala,” jelas dia.
Di samping itu, ketersediaan fasilitas terminal penumpang, pengaturan trayek dan pengadaan fasilitas sarana dan prasarana jalan, juga sudah dilakukan pihaknya, bersama pemerintah daerah.
Dia mengatakan, untuk tahun 2015 pihaknya kembali menganggarkan dana untuk melengkapi kekurangan sarana tersebut, dengan total anggaran mencapai Rp900 juta lebih.
“Dana tersebut digunakan untuk pengadaan rambu-rambu jalan, marka jalan dan lampu lalu lintas,” kata dia.
Terkait inovasi layanan yang dilakukan pihaknya, dia menjelaskan untuk mendukung visi kota itu sebagai kota wisata, pihaknya menerapkan layanan antar dan kawal bagi para pengunjung yang datang ke kota itu.
Di samping untuk memandu pengunjung menuju lokasi objek wisata, layanan tersebut juga bertujuan untuk memberikan keamanan bagi mereka saat berada dijalan.
“Kami sudah menyiapkan armada pendukung, yakni sembilan unit motor, satu mobil patroli dan satu mobil operasional untuk memberikan layanan bagi pengunjung yang berwisata ke kota ini. Bagi pengunjung yang membutuhkan layanan ini,silahkan datang ke kantor dan dijamin tidak dipungut bayaran apapun,” kata dia.
Sumber: Antara/Oleh Eko Fajri