Padang Pariaman, beritasumbar.com,-Jajaran Polres Padang Pariaman berhasil mengamankan 8 orang pelaku pencurian spesialis mobil Pick Up serta satu orang penadah, dan 15 orang pelaku lainnya masih buronan polisi. Hal itu dikatakan Kapolres Padang Pariaman, AKBP Zamroni Wibowo kepada wartawan, Jum’at (27/12) di Mapolres Padang Pariaman.

Dia menjelaskan, setelah Unit Reskrim yang dikepalai oleh Abdul Khadir Jailani mengembangkan kasus tersebut, diketahui semua pelaku berjumlah 24 orang. Katanya, terungkapnya kasus ini berawal dari tertangkapnya salah satu pelaku atas nama DU pada kawasan Kerinci saat akan menjual mobil Suzuki Futura hasil curian di Padang Pariaman.

Dan lagi katanya, pelaku tersebut ditangkap pada Mei 2019. Kemudian dari pelaku dimintai keterangan, ternyata pelaku merupakan salah satu kelompok Garigiak atau yang dikenal dalam dunia kejahatan dengan nama lain Kak Lung. Setelah itu kata Kapolres, Tim Gagak Hitam dari unit Reskrim melakukan operasi dan pengejaran untuk menangkap “Kak Lung” itu.

“Nah pada Agustus 2019 kami berhasil menangkap Ketua Komplotan Ranmor tersebut, yakni Garigiak alias Kak Lung bersama satu orang rekannya atas nama Ali Monden di Pekan Baru,” kata Wibowo.

Setelah itu lanjut Kapolres, pihak Reskrim Polresta Padang Pariaman kembali mengembangkan kasus itu. Dari pengakuan si Garigiak dan Ali Monden, anggota berhasil mengantongi identitas pelaku lainnya. “Tiga bulan setelah itu kami mendapat info kalau pelalu lainnya berada di Jakarta atas nama Hermanto alias Mantoyo,” jelas Kapolres.

Setelah di periksa, Mantoyo membocorkan identitas tersangka lainnya yang merupakan saudara kandung atas nama Saiful Patri dan Saiful Kiri. “Duo Saiful itu baru kami ketahui keberdaanya pada November 2019. Keduanya ditangkap ditempat berbeda, satu diringkus pada kawasan Jambi dan satu lagi di Padang Pariaman,” ungkap Wibowo.

Tidak sampai di situ, setelah tertangkapnya Duo Saiful tersebut, rupanya ada lagi tersangka lainya atas nama Mardison dan Nofriandi. “Mardison dan Nofriandi itu kami tangkap pada Desember 2019 di Pekanbaru. Hingga hari ini baru 8 orang pelaku yang berhasil ditangkap. Namun polisi telah mengantongi 15 identitas pelaku lainnya,” ujar Kapolres.

Terlepas dari itu, satu orang penadah juga berhasil kami amankan atas nama Efi Junaidi alias Yola. Dan penadah tersebut sudah mendekam di lapas kelas II B Solok, Sumatera Barat. Kapolres Wibowo juga menuturkan modus pelaku dalam melancarkan aksi mereka dengan merusak kontak kunci mobil menggunakan kunci T. Bersama pelaku juga diamankan barang bukti berupa 6 mobil L 300, 2 unit pick up Suzuki, serta beberapa buku rekening tabungan. (bus)

loading...