JAKARTA – Memang ada keteledoran Jokowi saat dirinya memecat Rizal Ramli di Menteri Kemaritiman. Beliau seorang menteri yang bersih, berpengalaman bahkan punya prestasi mentereng. Hal itu diungkapkan Pengamat Politik Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie di Jakarta, Selasa (17/4).

Menurut dia, sebuah kesalahan fatal dan blunder memecat Rizal Ramli, harusnya untuk memperkuat barisan ekonomi Jokowi maka RR perlu dipertahankan.

“Bagi saya yang perlu diganti Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Rini Suwandi. Memang Sri menteri terbaik tapi jago utang. Di zaman SBY juga saat dia duduk di Menteri Keuangan, utang Indonesia kala itu bertambah cukup signifikan,” kata dia.

Saat ini ekonomi Indonesia terpuruk sampai 5.02 persen tutur Jerry, jadi Rizal harga mati duduk di Wakilnya Jokowi. Tidak ada ahli ekonomi selain RR.

Pasalnya jika ekonomi tak diperbaiki ujar Jerry, maka dipastikan ekonomi kita bisa melambat maupun jeblok ke 4 persen.

“Menteri BUMN tanpa prestasi contoh, perhotelan dimana sampai kini sulit bersaing gak usah dengan Hotel Marriot, Hotel Mulia, Aston saja masih kalah bersaing,” kata dia.

Kalau Jokowi tidak perkuat ekonominya atau salah pilih pasangan maka GNP kita bisa go down. RR hebatnya di Makro dan Mikro ekonomi apalagi forecast ekonominya yang tidak pernah melesat.

Buying power dan selling power kita tidak stabil bahkan terjadi fluktuatif harga, market condition kita parah, saya nilai RR mampu memperbaiki lewat basic ilmunya dari Boston University.

Untuk menebus kesalahan dan blunder Jokowi maka RR harus dilirik dan dipinang jadi Cawapresnya.

Bicara bukti, fakta dan data Rizal putra asal Sumatera Barat (Sumbar) ini sudah membuktikannya saat menjadi Menteri Perekonomian dan Menteri Keuangan di era mendiang Gus Dur.

“Saat itu ekonomi kita dari minus menjadi plus atau naik signifikan berkat kepiawaian RR mengelolahnya. Pemikirannya mirip mantan Waki Presiden Mohammad Hatta tokoh ekonomi Indonesia dari Padang,” ujarnya.

Untuk itu Jerry menyarankan Jokowi bahkan PDI-P merekrut Rizal dijadikan tandem Jokowi.*)