Wakil Walikota Suwandel Mukhtar, mengingatkan para orang tua dan masyarakat untuk terus mengawasi dan membimbing anak-anak untuk tidak terpengaruh efek negatif lingkungan. Terlebih lagi efek yang ditimbulkan oleh kemajuan teknologi informasi.

Hal ini disampaikan Wakil Walikota Payakumbuh H. Suwandel Mukhtar, saat melepas arak-arakan pawai taaruf khatam Alqur’an Masjid Nurul Huda Payonibuang di Kelurahan Taratak Padang Kampuang, Payakumbuh Utara, Rabu (3/6). Turut hadir Asisten II Amriul Dt. Karayiang, anggota DPRD  Dapil Payakumbuh Utara, seperti  Alhudri Dt. Rangkayo Mulie, Heri Iswandi Dt. Muntiko Alam, dan Ahmad Ridha serta Camat Payakumbuh Utara Nofriwandi.

Wawako berharap, acara khatam Al Qur’an ini menjadi batu loncatan bagi para santri untuk terus mendalami dan mempelajari Al Qur’an. Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi dan membimbing anak-anak. Jangan sampai, kemajuan teknologi dan efek buruk lingkungan, merusak masa depan generasi penerus.

Melalui khatam ini, tambah Wawako, hendaknya menjadi benteng bagi anak-anak dan remaja dalam memerangi kemaksiatan. Selain memelihara budaya dan adat istiadat, khatam Al Qur’an juga bisa menjadi tonggak untuk terus mempelajari ilmu agama.

“Bukan berarti, khatam ini menjadi pelajaran terakhir dalam mempelajari Al Qur’an, namun jadikan ini sebagai jembatan untuk terus mempelajari kandungan ayat suci Al Qur’an lebih dalam lagi” ujar Wawako.

Disampaikan oleh Syafri, ketua panitia, tahun ini Masjid Nurul Huda Payonibuang melangsungkan perayaan khatam Al Qur’an sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1436 H. Peserta khatam berjumlah 66 anak yang terdiri dari 34 anak perempuan dan 32 anak-anak laki-laki. Sedangkan untuk wisuda Iqra, berjumlah 16 orang santri.

Perayaan Khatam Al Qur’an ini telah kita lakukan sejak tanggal 25 Mei yang lalu. Hari ini kita isi dengan pawai taaruf dan nanti malam pembagian hadiah bagi para santri yang berprestasi,  katanya

loading...