spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Walikota, Percepat Zero Persen Lingkungan Kumuh
W

Kategori -
- Advertisement -

Walikota Payakumbuh diwakili Asisten II Setdako H. Amriul Dt. Karayiang, M.Mpd, menegaskan, kota Payakumbuh harus terdepan dalam mengejar target pemerintah pusat berupa 100% pelayanan air bersih, nol atau zero persen kawasan kumuh  serta 100% sanitasi layak atau lebih dikenal dengan program   100-0-100.  SKPD terkait, diminta untuk fokus dengan program tersebut.

Penegasan tersebut disampaikan Asisten II Amriul, ketika membuka Lokakarya Review PNPM Mandiri Perkotaan di aula Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Rabu (4/3). Lokakarya diikuti 60 peserta anggota BKM, Forum Koordinasi BKM, dan Pendamping PNPM Payakumbuh itu, bakal berlangsung selama dua hari, 4-5 Maret 2015.

Selama lokakarya berlangsung, akan menampilkan sejumlah nara sumber, di antaranya, Konsultan Managemen Wilayah (KMC) Sumatera Barat Afriadi, M.Si, Satker Penataan Bangunan Lingkungan Sumatera Barat, Fatmaroza, Kepala Bappeda diwakili Onwilson, ST dan Kabid Cipta Karya Delni Putra, ST.

Lokakarya bertujuan untuk membahas kelanjutan program PNPM Mandiri Perkotaan di Payakumbuh. Makanya, tema yang diambil dalam acara itu, Keberlanjutan Program PNPM Mandiri Perkotaan dan Penanganan Kawasan Kumuh Perkotaan. Seperti disampaikan Roni S, ketua panitia, kegiatan tersebut akan melahirkan rumusan untuk keberlangsungan program ke depan, katanya.

Menurut walikota, program ini akan diperjuangkan daerah untuk dilanjutkan. Karena, Payakumbuh juga punya target zero atau 0% terhadap lingkungan yang kumuh. Sementara itu, terhadap pelayanan air bersih Payakumbuh sudah mencapai 98% dan sanitasi layak sudah mendekati 75%. Untuk itu, peserta lokakarya diminta melahirkan rumusan yang kongkrit untuk kelanjutan program yang akan direkomendasikan pemko ke pemerintah pusat, katanya.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img