26.1 C
Padang
Jumat, Oktober 22, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Wagub Tinjau Kondisi Rencana Jalan Dua Jalur di Koto Baru X Koto
W

Kategori -
- Advertisement -

Arus lalu lintas di Pasar Koto Baru kecamatan X Koto setiap hari pasar selalu macet dan kondisi ini sudah berlangsung lama, jalan ini merupakan jalan nasional yang penanganannya langsung dari Pemda Propinsi. Untuk mengatasi kemacetan pada hari pasar itu direncanakan untuk pembuatan jalan dua jalur di Koto Baru X Koto.

Wakil Gubernur Muslim Kasim, didampingi Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe, Rabu kemaren meninjau kondisi jalan tersebut yang juga telah lama direncanakan, bahkan sebagian rumah masyarakat sudah diganti, saat ini tinggal 13 KK lagi yang akan diganti rugi. Hadir juga pada kesempatan itu Kepala Dinas PU Propinsi Suprapto, Sekda Tanah Datar Hardiman, Asisten Ekonomi Pembangunan Helfi Rahmi Harun, kepala Dinas PU Tanah Datar Ihsanusataruddin serta Kepala SKPD terkait lainnya.

Wagub Muslim Kasim mengharapkan penyelesaian administrasi ganti rugi ini selesai sampai akhir tahun 2014 dan awal tahun 2015 dapat dibayarkan biaya ganti rugi tersebut dan langsung dikerjakan, sehingga tahun 2015 jalan dua jalur ini akan selesai dan kemacetan di jalan negara sekitar Nagari Koto Baru tidak akan terjadi lagi, Jalan dua jalur ini dibangun sepanjang 1,5 KM dan lebar 12 meter , dimulaI dari talago Koto Baru sampai ke Pasar Amor perbatasan dengan kabupaten Agam, asalkan pembebasan tanah selesai pembangunan jalan ini juga segera dilaksanakan, dan Wagub Muslim Kasim juga perintahklan langsung Kepala Dinas PU Propinsi Suprapto untuk segera merealisasikannya, karena ini sudah merupakan isu nasional yang selalu memperlambat perjalanan dari Padang ke Bukittinggi dan kota lain.

Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe menyatakan siap untuk menyelesaikan segera dengan masyarakat untuk pembebasan tanah ini dan segera dirapatkan oleh SKPD terkait di kabupaten termasuk unsur kecamatan dan nagari. Begitu juga masyarakat setempat telah bersedia untuk membebaskan tanah dan bangunan yang terkena oleh pembangunan jalan ini, pernyataan masyarakat ini sudah ditandatangani diatas meterai, ujar tokoh masyarakat Koto Baru B.Dt Pisang didampingi Ketua FKPM X Koto Ramon Zamora.

Biaya yang dibutuhkan untuk ganti rugi sebesar Rp.2,5 milyar dan biaya pembangunan jalan sekitar Rp.15 milyar, biaya ini dapat dianggarkan pada tahun 2015 di APBD Propinsi Sumatera Barat, ujar Wagub Muslim Kasim.

Selanjutnya Wagub Muslim Kasim dan Bupati M.Shadiq Pasadigoe juga meninjau pasar Koto Baru, pasar ini perlu pembenahan dan kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, seperti K.3 yang tidak terurus dan bangunan yang semeraut. Kedepan Wagub minta untuk dibuat Masterplant yang baru bagaimana pasar sebagai pusat perekonomian masyarakat ini aman dan nyaman.

Pasar Koto Baru merupakan pasar sentral sayur karena sekitar kecamatan X Koto umumnya pertanian masyarakat disektor pertanian holtikultura, setiap hari Rabu pasar ini ramai sekali sehingga membuat jalan macet. Menurut Wagub Muslim Kasim pasar ini perlu dibenahi segera silahkan ajukan proposal ke Gubernur, ujarnya. (humas tanah datar)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img