Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan memimpin penyemprotan disinfektan oleh BPBD di Lapas III B Suliki, Senin (23/3/2020). Penyemprotan ini dalam upaya untuk menangkal ancaman wabah virus Covid-19.

Selain itu Wabup juga membagi-bagikan masker dan beberapa selebaran untuk informasi bagaimana cara menangkal penyebaran virus corona dan tanda-tanda penderita pandemi global ini kepada puluhan penghuni lapas yang

“Ini bagian mengantisipasi dan sosialisasi tentang wabah virus Covid-19 kepada warga Binaan Lapas. Walaupun saudara-saudara warga binaan ini terkurung, tidak tertutup kemungkinan bisa terdampak virus mematikan ini,” sebut Wabup.

Disampaikannya, Virus Covid-19 ini sudah menjadi momok bagi masyarakat dan beberapa orang sudah menjadi pantaun dinkes Limapuluh Kota. Walaupun belum ada kasus positif Covid-19 di Limapuluh Kota, tetapi sudah ada indicator sebanyak 282 pemberitahuan. Termasuk 50 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 8 Orang Pasien Dalam Pemantauan (PDP).

“Sampai hari ini, datanya seperti ini. Ada 282 notifikasi, 50 ODP dan 8 PDP,” katanya.

Untuk menekan angka ini, Wabup meminta agar Bupati Limapuluh Kota segera menyediakan anggaran khusus untuk masyarakat yang terdeteksi maupun terindikasi suspect Covid-19. Kemudian membuat alur laporan masyarakat ke Posko Siaga Corona berbasis Online. Agar mudah diakses oleh masyarakat banyak.

Sementara itu, Kalapas Kelas IIIB Suliki, Irdi Rana melalui KPLP, Kadri Mezar menyampaikan pada Kamis, 26 Maret 2020 mendatang pihak Lapas sudah melakukan Lockdown bagi keluarga binaan maupun tamu.

“Kamis besok kami lockdown. Jadi setiap ada urusan bisa dengan video call. Fasilitas ini akan kami sediakan,” ujarnya.(humas)

loading...